Roro Fitria

Dato' Panglima Laksamana Wirha Diraja Kanjeng Raden Ayu Tumenggung Nyai Roro Fitria, (lahir 29 Desember 1989) yang lahir dengan nama Raden Roro Fitria Nur Utami[1] adalah seorang aktris, model, pembawa acara dan DJ berkebangsaan Indonesia. Ia mengawali karier sebagai model sejak masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas.

Roro Fitria
LahirRaden Roro Fitria Nur Utami
29 Desember 1989 (umur 31)
Bendera Indonesia Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Nama lainRoro Fitria
PendidikanSTIE YKPN Yogyakarta
Pekerjaan
Tahun aktif2010–sekarang
Gelar
  • Kanjeng Mas Ayu Nyai Roro Fitria (telah diganti)
  • Kanjeng Raden Ayu Tumenggung Nyai Roro Fitria (2017)
  • Dato' Panglima Laksamana Wirha Diraja (2017)
Orang tua
  • R. Suprapto (bapak)
  • Raden Retno Winingsih Yuliati (ibu)
KeluargaDigie Sigit (kakak)
Situs webwww.rorocongkran.com

KelahiranSunting

Menurut profil yang dimuat di VIVA, Roro lahir pada 1987.[2] Namun, Roro membantah tahun lahir tersebut. Roro menuturkan bahwa ia lahir 2 tahun kemudian, dalam sebuah balasan kepada salah satu warganet yang menanyakannya, sekaligus klarifikasi.[3]

KarierSunting

Roro Fitria pertama berakting di sinetron Islam KTP, dengan berperan sebagai Mpok Tati. Ia melanjutkan kariernya sebagai model majalah dewasa.[4]

Ia pernah menjadi calon legislatif dan terjun ke dunia politik. Ia menyatakan akan menyalonkan diri pada periode pemilihan berikutnya.[5]Namun, ia mengalami kegagalan dalam meraih mimpinya di dunia politik, hingga membuat ibu-nya sakit stroke. Karena sudah menghabiskan dana yang begitu besar, maka Roro Fitria memutuskan untuk ke Jakarta supaya bisa menjadi model beberapa iklan.[6][7]

Ia semakin dikenal sebagai neng geulis yang diceritakan sebagai penari Jaipongan seksi dalam acara Sedap Malam di RCTI.[8]

Gelar kebangsawananSunting

  • Kemudian pada 28 Juli 2017, Ia mendapat gelar sebagai “Dato' Panglima Laksamana Wirha Diraja” dari kerajaan Tiworo Sulawesi.[10]
  • Roro kembali memperoleh gelar kebangsawanan, kali ini datang dari negeri jiran Malaysia, Roro memperoleh gelar dari Kesultanan Melaka dan pin kehormatan dari Masyarakat Adat Nusantara.[11]

Kasus narkotikaSunting

Pada tanggal 14 Februari 2018, Roro Fitria ditangkap polisi terkait kepemilikan sabu seberat 2 gram.[12][13] Pada 18 Oktober 2018, ia dijerat pasal 122 ayat 1 Undang-undang Narkotika dan divonis hukuman penjara 4 tahun dan denda sebesar 800 juta Rupiah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.[14]

Pada April 2020, Roro dibebaskan dari penjara melalui program Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.[15]

FilmografiSunting

FilmSunting

Tahun Judul Peran Produksi
2012 Bangkitnya Suster Gepeng Suster Larasati K2K Production
2014 Street Society Pacar Razak yang Mabuk Ewis Pictures
2017 Gunung Kawi Roro DFM Pictures

SinetronSunting

Tahun Judul Peran Produksi
2009 Lupa- Lupa Lali
2010 Sketsa Tawa Transinema Pictures
2010-2011 Islam KTP Mpok Tati Multivision Plus
2011 Anugerah SinemArt

FTVSunting

  • Sang Dewi
  • Cintamu, Cintaku & Dia
  • Pacarku Tukang Supir

ModelSunting

  • Popular
  • Tabloid Bintang
  • FHM
  • Majalah Gress

PresenterSunting

  • Telkomsel Quiz
  • Bagi-Bagi Rejeki
  • Sedap Malam (RCTI) sebagai Neng Geulis
  • Football Headliners
  • Late Night Show (Trans TV)
  • Mel's Update sebagai Boro Boro (Boneka Roro Bohay Roar Biasa) (antv)

SingelSunting

  • Bawa Aku Melayang
  • Jedag Jedug
  • Culik Aku
  • Ramadhanku (bersama Gilang A.K.)

Prestasi & PenghargaanSunting

  • Juara 1 Miss Novotel 2010
  • Pemenang Singapore Open Dancesport Championship 2011
  • Juara 1 Babes From Net 2012 Majalah Popular

ReferensiSunting

  1. ^ "Ngaku Kelahiran 1989, Sosok Ini Ungkap Umur Asli Roro Fitria! Beda 10 Tahun Loh Aslinya - TribunStyle.com". TribunStyle.com. 2018-02-18. Diakses tanggal 2018-11-26. 
  2. ^ "Roro Fitria". Viva. Diakses tanggal 4 Februari 2018. 
  3. ^ Nurdin, Wahid (ed.) (2 Desember 2017). "Banyak yang Terkecoh, Ternyata Ini Usia Roro Fitria Sebenarnya". Tribunnews. Diakses tanggal 4 Februari 2018. 
  4. ^ "Roro Fitria, Boleh Difoto Asal Jangan Disentuh". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-09-14. Diakses tanggal 23 November 2012. 
  5. ^ "Roro Fitria Berencana Nyaleg di Jogja, Respon Netizen Diluar Dugaan". SuratKabar.ID - Informasi Untuk Negeri. 2017-11-29. Diakses tanggal 2018-02-18. 
  6. ^ "Artis Roro Fitria Koleksi Mobil Sport Mewah". Diakses tanggal 23 Juni 2014. 
  7. ^ "Modal Nyaleg Rp 1 Miliar, Roro Fitria Tetap Gagal". Diakses tanggal 29 April 2013. 
  8. ^ "Roro Fitri Dapat Julukan "Neng Geulis"". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-01-19. Diakses tanggal 14 November 2012. 
  9. ^ "Dianugerahi Gelar Baru, Nama Roro Fitria Semakin Panjang". Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  10. ^ "Wow! Roro Fitria Dapatkan Gelar Kebangsawanan dari Sulawesi Tenggara, Netter: Beli Kali!". Diakses tanggal 3 Agustus 2017. 
  11. ^ "Roro Fitria Sabet Gelar Kebangsawanan dari Malaysia, Warganet Kembali Geger!". Diakses tanggal 12 November 2017. 
  12. ^ "Artis Roro Fitria Ditangkap Polisi Terkait Narkoba". Detik.com. Diakses tanggal 15 Februari 2018. [pranala nonaktif permanen]
  13. ^ "Polisi Sita 2 Gram Sabu Terkait Penangkapan Roro Fitria". Detik.com. Diakses tanggal 15 Februari 2018. [pranala nonaktif permanen]
  14. ^ Antara. "Roro Fitria Divonis Empat Tahun Penjara dalam Kasus Narkotik". cnnindonesia.com. Diakses tanggal 2020-04-17. 
  15. ^ Media, Kompas Cyber. "5 Cerita Kebebasan Roro Fitria, Bareng 30.000 Napi dan Wajib Lapor via Video Call". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-04-17. 

Pranala luarSunting