Buka menu utama

Dalam pragmatika, praanggapan atau presuposisi (presupposition) adalah pengetahuan bersama yang dimiliki oleh penutur dan mitra tutur yang melatarbelakangi suatu tindak tutur [1]. Kesamaan praanggapan akan memperlancar komunikasi, sedangkan perbedaan praanggapan akan menghambat komunikasi. Sebagai contoh, saat menanggapi pernyataan penutur, "Pada waktu itu mobil saya melaju dengan kecepatan tinggi," bila mitra tutur belum mengetahui bahwa penutur memiliki mobil, mitra tutur akan menanggapi, "Kamu punya mobil?" Praanggapan penutur salah dan komunikasi menjadi terhambat [2].

Catatan kakiSunting

  1. ^ Chaer, 2010, hlm. 32
  2. ^ Pranowo, 2014, hlm. 143

BibliografiSunting

  • Chaer, A. (2010), Kesantunan Berbahasa, Jakarta: Rineka Cipta 
  • Pranowo (2014), Teori Belajar Bahasa, Yogyakarta: Pustaka Pelajar