Buka menu utama

Polisi Militer Angkatan Laut Indonesia

Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) merupakan salah satu fungsi teknis militer umum TNI Angkatan Laut dan bagian dari Puspom TNI yang berperan menyelenggarakan bantuan administrasi kepada satuan-satuan jajaran TNI Angkatan Laut sebagai perwujudan dan pembinaan melalui penyelenggaraan fungsi-fungsi Polisi Militer. Sebelumnya satuan ini bernama Dinas Provos TNI AL (Disproval). Mako Puspomal berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Laut
Logo Pomal.JPG
Lambang Puspomal
Aktif20 Februari 1946
NegaraIndonesia
CabangTNI Angkatan Laut
Tipe unitBadan Pelaksana Pusat
Bagian dariTentara Nasional Indonesia
MarkasKelapa Gading, Jakarta Utara
Komandan tempur
DanpuspomalLaksamana Pertama TNI DR. Drs. H. Nazali Lempo, S.H., M.H.,

Daftar isi

Tugas PokokSunting

Pomal yang memiliki tugas pokok sebagai penegak disiplin, tata tertib dan hukum memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam rangka pembangunan Angkatan Laut tersebut.

Polisi Militer TNI AL menyandang fungsi Penyidikan, Penyelidikan Kriminal, Penegakan Disiplin dan Tata Tertib, Penegakan Hukum, Pengamanan Fisik, Pembinaan Tuna Tertib Militer dan Pengurusan Tawanan Perang. Sejak terbitnya Keputusan Panglima TNI tentang pembentukan Puspom TNI dan Keputusan Panglima TNI tentang Pengangkatan dan Penyumpahan Penyidik maka kewenangan yang selama ini berada pada Pomad secara otomatis menjadi kewenangan Pomal dan juga Pomau. Hal ini bukan semata-mata hanya urusan administrasi saja tetapi juga berbagai pekerjaan staf dan lapangan yang sudah tidak lagi ditangani oleh Pomad. Satu paket dengan peresmian Korps Polisi Militer juga peresmian adanya Kejuruan POM bagi Perwira, Bintara dan Tamtama.

Salah satu tugas pokok Pomal adalah melaksanakan sosialisasi tentang keberadaan Korps Pomal, meliputi kedudukan, tugas, fungsi, kewenangan, postur, dan kewenangan serta hal-hal yang berkaitan tentang keberadaan Korps Pomal. Sosialisasi ini harus dilaksanakan diseluruh strata jajaran TNI AL sehingga seluruh prajurit TNI AL memahami persis apa peran Korps Pomal. Sosialisasi ini juga harus dilaksanakan di lingkungan Mabes TNI, Satuan TNI lain dan terhadap masyarakat luas.

SejarahSunting

Polisi Militer TNI AL yang lahir dan berkembang bersama-sama dengan badan-badan perjuangan lainnya untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, mempunyai nama dan sebutan yang berganti-genti mengikuti perkembangan dan kebijakan pamimpin di lingkungan TNI. Semula pada masa dibentuknya BKR Laut di beberapa tempat tugas pengamanan diberi sebutan seksi keamanan. Kemudian secara berturut-turut sebutannya adalah Polisi Tentara Laut (PTL), Dinas Polisi KKO-AL (DP KKO-AL),Dinas Polisi Angkatan Laut (DP-AL),Polisi Militer Angkatan Angkatan Laut (POMAL) dan terakhir berdasarkan instruksi Men Hankam?pangab No.Ins/A/51/X/1971 dan surat Keputusan Kasal No.Skep/5401.[1]

Makna Pembentukan Korps Polisi Militer di Angkatan LautSunting

Menengok sejarah terbentuknya TNI AL pada awal-awal revolusi mempertahankan kemerdekaan, Korps Polisi Militer Angkatan Laut telah ada dan merupakan bagian dari Korps yang ada di lingkungan ALRI serta turut dan ikut serta mempertahankan kemerdekaan, hal ini dapat diketahui pada tanggal 19 Juli 1946 Markas Besar Angkatan Laut menetapkan organisasi Pangkalan ALRI secara Umum yakni:

  • Staf Pangkalan.
  • Unsur Tempur terdiri dari ; Kesatuan Navigasi, Kesatuan Corps Marinir (CM), Kesatuan Polisi Tentara Laut.
  • Unsur Pembinaan terdiri dari bagian Kesehatan, Pendidikan dan Persenjataan.

Dalam pembinaan personel dianut sistem Korps yaitu :

  1. Korps Laut terdiri dari Korps Navigasi dan Korps MSD (Machine Stoom Dienst)
  2. Korps Marinir (CM).
  3. Korps Polisi Tentara Laut (PTL).
  4. Korps Perhubungan.

Sesuai dengan sifat tugas Kepolisian Militer, diperlukan kecakapan teknis yang tinggi dan menuntut pembinaan kemampuan profesional prajurit Polisi Militer yang berbeda dengan prajurit lainnya, tugas penegakan hukum tidak pernah berhenti dan Polisi Militer harus menjalankan tugas dan wewenang setiap waktu dan tempat dengan menggunakan hukum sebagai alat utamanya sehingga dapat mewujudkan jati diri Polisi Militer Angkatan Laut yang profesional, tertib, disiplin, tegas, lugas dan berwibawa. Sehingga sebagai suatu Korps yang berdiri sejajar dengan Korps-korps yang sebelum telah ada di lingkungan TNI AL, maka diharapkan personel Korps Polisi Militer akan lebih profesional dalam melaksanakan tugas pokoknya.

Komandan PuspomalSunting

Pejabat lainSunting

  1. Danpuspomal: Laksamana Pertama TNI DR. Drs. H. Nazali Lempo, S.H., M.H.,
  2. Wadanpuspomal: -
  3. Dirbinlidkrimpamfik : Letkol Laut (PM) Budi Kuncoro
  4. Dirbingaktib : Letkol Laut (PM) Muhammad Firdaus
  5. Dirbingakkum : Kolonel Laut (PM) Totok Saparianto S.H., M.H.
  6. Danpusdik Pomal : Kolonel Laut (PM) Fuad, S.H.
  7. Pomal Kewilayahan:
    1. Danpom Koarmada I : Kolonel Laut (PM) Samista.
      1. Danpomal Lantamal I Belawan: Letkol Laut (PM) Cholid Bambang Wahyudi
      2. Danpomal Lantamal II Padang: Letkol Laut (PM) Muh. Darwin Dalemunte.
      3. Danpomal Lantamal III: Kolonel Laut (PM) Ade Permana
      4. Danpomal Lantamal IV Tanjungpinang: Letkol Laut (PM) Didik Wahyudi
      5. Danpomal Lantamal XII Pontianak: Letkol Laut (PM) Hendri Sinaga, S.H.
    2. Danpom Koarmada II : Kolonel Laut (PM) Drs. Ady Pentarjo.
      1. Danpomal Lantamal V Surabaya: Letkol Laut (PM) Joko Tri Sunanto
      2. Danpomal Lantamal VI Makassar: Letkol Laut (PM) Ahmad Junaedi
      3. Danpomal Lantamal VII Kupang: Letkol Laut (PM) Hari Subagiyo, A.Md, S.H.
      4. Danpomal Lantamal VIII Manado: Letkol Laut (PM) Deddy P.
      5. Danpomal Lantamal XIII Tarakan: Letkol Laut (PM) Triono A.S
    1. Danpom Koarmada III :
      1. Danpomal Lantamal IX Ambon: Letkol Laut (PM) Candra H
      2. Danpomal Lantamal X Jayapura: Letkol Laut (PM) Feber Simandalahi, S.H.
      3. Danpomal Lantamal XI Merauke: Letkol Laut (PM) Agus Muntoni, S.H.
      4. Danpomal Lantamal XIV Sorong: Letkol Laut (PM) Hotmatua,S.H,M.H.
  1. Dansatlak Puspomal: Letkol Laut (PM) Budi Kuncoro, S.H.,
  2. Kadisprov Kolinlamil : Letkol Laut (PM) Aman Kurniawan
  3. Dandenprov Kobangdikal: Letkol Laut (PM) Hendarwan Setiawan.
  4. Kasatprov Seskoal: Mayor Laut (PM) Dedy Ary Yuanto, SAP
  5. Kasatprov AAL: Mayor Laut (PM) Daniel DH

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Sejarah Pomal" Situs pomal.wordpress.com