Monumen pipa air di Mytishchi (Rusia).

Pipa air adalah pipa atau selang yang kebanyakan terbuat dari karet sintesis yang membawa air bersih dari satu tempat ke tempat lain.

Tipe-tipe pipa airSunting

Berikut adalah beberapa tipe pipa air yang sering ditemui:[1]

  • Pipa PVC (Poly Vinyl Chloride): Pipa tipe ini adalah yang paling sering dipakai. Biasanya berwarna putih, dan umumnya digunakan untuk mengalirkan air bersih, drainase, dan lain-lain.
  • Pipa CPVC (Chlorinate Poly Vinyl Chloride): Karena pipa ini bisa menahan suhu hingga 1800 derajat selsius, pipa ini cocok untuk mengalirkan air panas.
  • Pipa air tembaga: Pipa ini tahan panas dan juga tahan dingin.
  • Pipa PEX: Nama lainnya adalah "Cross-linked polyetylene". Memiliki sifat yang sama dengan pipa air tembaga. Pipa ini juga memiliki sistem penyambungan yang sederhana.
  • Pipa air galvanis: Terbuat dari besi-seng yang berlapis baja. Pipa ini punya proses pemasangan yang rumit, namun akurasinya tinggi.
  • Pipa air HDPE: Karena bentuknya yang lentur dan elastis, cocok untuk dipakai di area bekas bencana.
  • Pipa air PP-R: Pipa ini bisa menyalurkan air dengan tekanan atau suhu tinggi. Pipa ini juga memiliki banyak sekali keunggulan.
  • Terakhir, ada dua varian pipa PVC, yaitu pipa AW dan pipa D.

ReferensiSunting

  1. ^ "9 Jenis Jenis Pipa Air dan Fungsinya. Pas Pakai yang Mana?". 2019-11-23. Diakses tanggal 2020-03-26.