Buka menu utama

Pertobatan (bahasa Inggris: repentance)[a] adakah sebuah istilah teologis yang mendeskripsikan suatu tahap keselamatan Kristen yang di dalamnya umat beriman berpaling dari dosa. Sebagai suatu tahap tersendiri dalam ordo salutis, posisinya menjadi bahan perbedaan pendapat; sejumlah tradisi teologis berpendapat bahwa pertobatan terjadi sebelum iman dan tradisi teologis Reformed berpendapat bahwa pertobatan terjadi setelah iman.[1] Dalam teologi Katolik Roma, pertobatan adalah bagian dari konsep teologis penitensi atau silih yang lebih luas cakupannya.[2] Dalam Perjanjian Lama, istilah pertobatan umumnya bersumber dari kelompok kata Ibrani yang artinya "berpaling dari".[3]:1007 Kelompok kata tersebut terkadang digunakan untuk meminta suatu pembalikan dari tindakan berdosa (Yeremia 8:6). Dalam Perjanjian Baru, kelompok kata μετανοέω/metanoeo dapat berarti menyesal namun umumnya diterjemahkan sebagai berpaling dari dosa (Matius 3:2).[3]:1007 'Pertobatan' secara teologis, yakni berpaling dari dosa, dihubungkan dengan suatu pembalikan yang sesuai kepada iman akan Allah.[3]:1008

Lihat pulaSunting

CatatanSunting

  1. ^ Dalam bahasa Inggris, kata repentance sering disamakan artinya dengan remorse atau contrition yang umumnya diterjemahkan menjadi penyesalan dalam bahasa Indonesia.

ReferensiSunting

  1. ^ Bruce Demarest, The Cross and Salvation: The Doctrine of Salvation (Wheaton: Crossway, 1997): 38-39.
  2. ^ Demarest, The Cross and Salvation, 37.
  3. ^ a b c T.C. Mitchell, 'Repentance' New Bible Dictionary (Leicester: Inter-Varsity Press, 1996): 1007–8.