Pertempuran Taierzhuang

Pertempuran Taierzhuang (Hanzi: ; Pinyin: Tái'érzhūang Huìzhàn) adalah bagian dari Perang Tiongkok-Jepang Kedua pada tahun 1938, antara tentara Republik Tiongkok dengan Kekaisaran Jepang. Pertempuran ini merupakan kemenangan besar pertama Tiongkok dalam rangkaian perang tersebut, yang mempermalukan pihak militer Jepang dengan reputasinya sebagai kekuatan yang tak terkalahkan, sementara bagi pihak Tiongkok kemenangan dalam perang ini merupakan dorongan moril yang luar biasa bagi pasukannya.

Pertempuran Taierzhuang
Bagian dari Perang Tiongkok-Jepang Kedua
Taierzhuang.jpg
Pertempuran dari rumah ke rumah di Taierzhuang
Tanggal24 Maret – 7 April 1938
(2 minggu)
LokasiTaierzhuang (Shandong), Pizhou (Jiangsu)
Hasil Tiongkok menang[1]
Pihak terlibat

 Republik Tiongkok

 Kekaisaran Jepang

Tokoh dan pemimpin
Li Zongren
Pang Bingxun
Sun Lianzhong
Han Deqin
Bai Chongxi
Sun Zhen
Tang Enbo
Wang Mingzhang 
Zhang Zizhong
Guan Linzheng
Rensuke Isogai (Divisi ke-10)
Itagaki Seishiro (Divisi ke-5)
Pasukan
Tentara Revolusioner Nasional

Tentara Jepang di Wilayah Utara Tiongkok, Angkatan Darat ke-2

Kekuatan
100.000–288.000[1] Tentara dalam 10 divisi militer[2] 40.000–70.000 tentara dalam 2 divisi[2][1]
80+ tank
Korban
20.000[3] Jepang mengklaim: 11.198 tewas[4]
Tiongkok mengklaim: 24.000 tewas[4]
719 ditawan[5]
30 tank rusak[3][5][6]

Taierzhuang terletak di tepi timur Kanal Besar Tiongkok dan merupakan garnisun perbatasan di timur laut Xuzhou, selain juga merupakan terminal kereta api cabang dari Lincheng. Xuzhou sendiri merupakan persimpangan jalur kereta api Tianjin-Pukou dan Lanzhou-Lianyungang serta markas dari zona perang Tentara Revolusioner Nasional Kuomintang ke-5

Dilaporkan oleh surat kabar asing bahwa pertempuran itu mengakibatkan banyak korban dan kerugian besar di pihak Jepang. Klaim Jepang mereka menderita total 11.918 tentaranya yang tewas,[4] sementara Tiongkok mengklaim telah menewaskan 24.000 tentara Jepang,[4] selain berhasil menghancurkan sekitar 30 tank. Tiongkok juga menahan 719 tentara Jepang sebagai tawanan perang, dan merebut sejumlah besar pasokan militer, termasuk 31 buah artileri, 11 mobil lapis baja, 8 kendaraan tempur lapis baja, 1.000 senapan mesin serta 10.000 pucuk senapan biasa.[6][5]

ReferensiSunting

  1. ^ a b c 《国殇1937—1945年中日战争正面战场纪实》 第十五集:徐州会战(上)
  2. ^ a b Page 190, Mao Zedong - Selected Works Volume II
  3. ^ a b ShenZhen TV Documentary 'Solving mysteries: Against the common enemy - The War of Resistance Against Japanese Aggression' https://www.youtube.com/watch?v=jfEO6j-mmVc&feature=relmfu The Tai'erzhuang Campaign
  4. ^ a b c d 《国殇1937—1945年中日战争正面战场纪实》 第十六集:徐州会战(下)
  5. ^ a b c Baike Encyclopedia Article: The victory of Tai'erzhuang http://baike.baidu.com/view/52810.htm
  6. ^ a b 中国历史常识 Common Knowledge about Chinese History pp 185 ISBN 962-8746-47-2
  • Hsu Long-hsuen and Chang Ming-kai, History of The Sino-Japanese War (1937-1945) 2nd Ed., 1971. Translated by Wen Ha-hsiung, Chung Wu Publishing; 33, 140th Lane, Tung-hwa Street, Taipei, Taiwan Republic of China. Pg. 221-230. Map. 9-1
  • Taierzhuang Campaign

Pranala luarSunting