Buka menu utama

Persatuan supranasional adalah sejenis persatuan politik multinasional yang menyerahkan kuasa tiap negara anggotanya kepada pemerintah yang berada di atasnya. Konsep persatuan supranasional kadang digunakan untuk menyebut Uni Eropa (UE) sebagai jenis badan politik baru.[1] UE adalah satu-satunya badan yang melaksanakan pemilihan umum internasional dan mendobrak integrasi politik yang normalnya diatur dalam perjanjian internasional. Istilah "supranasional" biasanya digunakan dalam makna longgar dan kadang menggantikan kata internasional, transnasional, atau global. Cara pengambilan keputusan lainnya dalam organisasi internasional adalah intergovernmentalisme; dalam intergovernmentalisme, pemerintah negara anggota memainkan peran yang lebih penting.

Daftar isi

Organisasi internasional terintegrasiSunting

 
Peta beberapa organisasi kawasan dengan keanggotaan yang tidak tumpang tindih

Satu-satunya persatuan yang diakui berhasil mencapai status persatuan supranasional adalah Uni Eropa.[2]

Terdapat sejumlah organisasi kawasan lain yang mengadopsi atau mau mengadopsi kebijakan yang mengarah ke integrasi kawasan.

Organisasi lain yang mulai membahas integrasi kawasan meliputi:

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Kiljunen, Kimmo (2004). The European Constitution in the Making. Centre for European Policy Studies. hlm. 21–26. ISBN 978-92-9079-493-6. 
  2. ^ Bauböck, Rainer (2007). "Why European Citizenship? Normative Approaches to Supranational Union". Theoretical Inquiries in Law. Berkeley Electronic Press. 8 (2, Article 5). doi:10.2202/1565-3404.1157. ISSN 1565-3404. Diakses tanggal 2009-08-01. A normative theory of supranational citizenship will necessarily be informed by the EU as the only present case and will be addressed to the EU in most of its prescriptions 

Pranala luarSunting

"Towards Unity". Diakses tanggal 5 July 2009.  "Robert Schuman and supranational union of Europe". Diakses tanggal 15 November 2009.  "Supranational Alliance". Diakses tanggal 20 February 2011.