Perjanjian Mataram-VOC tahun 1705

Perjanjian Mataram-VOC tahun 1705 adalah suatu perjanjian yang dibuat antara raja Pakubuwana I dari Mataram dan VOC, di mana VOC setuju untuk menghapuskan hutang Mataram yang bertumpuk sejak VOC membantu raja Amangkurat I untuk menumpaskan pemberontakan Trunajaya yang meletus tahun 1675. Sebagai imbalan, Mataram setuju untuk:

  1. Mengulangi pengakuaannya atas batas wilayah Batavia, di mana termasuk Priangan;
  2. Mengakui Cirebon sebagai protektorat VOC;
  3. Melepaskan paruh Madura bagian timur, termasuk Sumenep dan Pamekasan;
  4. Membenarkan kekuasaan VOC atas Semarang;
  5. Hak VOC untuk membangun benteng di mana pun di Jawa;
  6. Hak VOC untuk membeli beras sebanyak maunya;
  7. Pembenaran monopoli VOC atas impor candu dan wastra;
  8. Pengiriman beras dari Mataram kepada VOC sebanyak 800 koyan (sekitar 1 300 ton) setiap tahun dengan cuma-cuma selama 25 tahun;
  9. Penempatan kembali suatu garnisun VOC di Kartasura yang dibiayai Susuhunan;
  10. Larangan untuk orang Jawa berlayar ke sebelah timur Lombok, ke sebelah utara Kalimantan dan ke sebelah barat Lampung.

SumberSunting