Buka menu utama

Dalam ilmu linguistik, pengisi adalah sebuah suara atau kata yang diucapkan sebagai jeda untuk berpikir tanpa memberikan kesan bahwa pembicaraan telah diakhiri.[1] Kata tersebut tak sama dengan nama pengisi tempat, seperti thingamajig, whatsamacallit, whosawhatsa dan whats'isface, yang merujuk kepada objek atau orang yang namanya terlupakan untuk sementara waktu, tidak relevan, atau tidak diketahui.

Terdapat berbagai macam suara yang dapat menjadi pengisi, tergantung pada bahasan. Contohnya, dalam bahasa Inggris yang sering dipakai adalah "um", "er", atau "ah",[1] sementara dalam bahasa Indonesia kata anu adalah salah satu pengisi yang paling umum digunakan.

ReferensiSunting

  1. ^ a b Juan, Stephen (2010). "Why do we say 'um', 'er', or 'ah' when we hesitate in speaking?", accessed online here

Pranala luarSunting