Pemerintahan Seluruh Palestina

Pemerintahan Seluruh Palestina (bahasa Arab: حكومة عموم فلسطينḤukūmat ‘Umūm Filasṭīn) didirikan oleh Liga Arab pada tanggal 22 September 1948 selama Perang Arab-Israel 1948 untuk memerintah wilayah Gaza yang dikendalikan oleh Mesir. Pemerintahan ini diakui oleh semua anggota Liga Arab kecuali Yordania. Walaupun yurisdiksi pemerintahan ini secara de jure mencakup seluruh bekas wilayah Mandat Palestina, secara de facto yurisdiksinya hanya terbatas di Jalur Gaza.[1] Perdana Menteri Pemerintahan Seluruh Palestina adalah Ahmed Hilmi Pasha, sementara presidennya adalah Hajj Amin al-Husseini.[2]

Pemerintahan Seluruh Palestina
bahasa Arab: حكومة عموم فلسطين
Flag of Hejaz 1917.svg
Lambang Pemerintahan Seluruh Palestina
Informasi
Didirikan22 September 1948
NegaraProtektorat Seluruh Palestina
PemimpinPerdana Menteri Seluruh Palestina
Ditetapkan olehPresiden Seluruh Palestina
Bagian badanKabinet
Kementrian12
Bertanggung jawab
untuk
Liga Arab (1948–52)
Republik Mesir (1952–59)
Kantor pusatKota Gaza, Protektorat Seluruh Palestina (Sep.–Des. 1948

Kairo, Kerajaan Mesir (Des.1948–1952)

Kairo, Republik Mesir (1952–1959)

Tidak lama sesudahnya, Konferensi Yerikho menamai Raja Abdullah I dari Transyordania sebagai "Raja Palestina Arab".[3] Raja Abdullah kemudian memutuskan untuk menganeksasi Tepi Barat, tetapi negara-negara anggota Liga Arab lainnya menentang keputusan sang raja.

Pemerintahan Seluruh Palestina dianggap sebagai upaya pertama untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka. Pemerintahan ini dilindungi oleh Mesir,[1] dan dampaknya hanya bersifat politis dan simbolis.[1] Kepentingan pemerintahan ini mulai berkurang setelah mereka harus pindah dari Gaza ke Kairo akibat serangan Israel pada akhir tahun 1948. Walaupun Jalur Gaza masih dikendalikan oleh Mesir, Pemerintahan Seluruh Palestina tetap berada di pengasingan di Kairo.

Pada tahun 1959, Pemerintahan Seluruh Palestina secara resmi digabung dengan Republik Arab Bersatu dan Jalur Gaza kemudian diperintah oleh militer Mesir. Status Pemerintahan Seluruh Palestina sendiri dipertanyakan karena pemerintahan ini sangat bergantung kepada bantuan militer, politik, dan ekonomi dari Mesir.

Catatan kakiSunting

  1. ^ a b c Gelber, Y. Palestine, 1948. hlm. 177–78
  2. ^ Spencer C. Tucker, Priscilla Mary Roberts. The Encyclopedia of the Arab–Israeli Conflict: A Political, Social, and Military History: A Political, Social, and Military History hlm. 464
  3. ^ See Jericho Declaration, Palestine Post, December 14, 1948, Front page[pranala nonaktif permanen]

Bacaan lanjutSunting

  • Shlaim, Avi (1990). "The rise and fall of the All-Palestine Government in Gaza." Journal of Palestine Studies. 20: 37–53.[1]
  • Shlaim, Avi (2001). "Israel and the Arab Coalition." In Eugene Rogan and Avi Shlaim (eds.). The War for Palestine (pp. 79–103). Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 0-521-79476-5