Pembuahan internal

Pembuahan internal (fertilisasi internal) adalah meleburnya sel sperma dan sel telur yang terjadi di dalam tubuh betina selama proses reproduksi seksual. Fertilisasi internal umumnya terjadi pada hewan darat, namun beberapa hewan air juga menggunakan metode ini. Fertilisasi internal memiliki keuntungan yaitu melindungi telur atau embrio yang dibuahi dari keringnya daratan. Embrio dapat terlindungi dari predator di luar karena embrio berkembang di dalam tubuh betina. Tingkat kelangsungan hidup dengan metode ini lebih tinggi daripada fertilisasi eksternal, walaupun keturunan yang dihasilkan melalui fertilisasi internal lebih sedikit. [1]

Taksa yang berkembang biak dengan fertilisasi internal umumnya adalah gonochoric.[2] Pada mamalia, reptil, dan kelompok hewan tertentu, fertilisasi internal dilakukan dengan senggama, dimana  organ intromiten pada jantan dimasukkan ke dalam vagina atau kloaka. [3] [4]

ReferensiSunting

  1. ^ "43.2A: External and Internal Fertilization". Biology LibreTexts (dalam bahasa Inggris). 2018-07-17. Diakses tanggal 2021-09-01. 
  2. ^ Leonard, Janet; Cordoba-Aguilar, Alex (2010-07-16). The Evolution of Primary Sexual Characters in Animals (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-971703-3. 
  3. ^ Hyman, Libbie Henrietta (1992-09-15). Hyman's Comparative Vertebrate Anatomy (dalam bahasa Inggris). University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-87013-7. 
  4. ^ Austin, Colin R. (1984-01-01). "Evolution of the copulatory apparatus". Bollettino di zoologia. 51 (1-2): 249–269. doi:10.1080/11250008409439463. ISSN 0373-4137.