Buka menu utama

Pembangkit Listrik Tenaga Air Selorejo

PLTA Selorejo adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air yang berada di Kabupaten Malang, Jawa Timur. dibangun pada tahun 1970 bertempat di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang di kaki Gunung Kelud dan mulai beroperasi sejak 24 Juli 1973 dengan kapasitas 4,5 Mega Watt (MW).

Dinamai sesuai nama Waduk Selorejo, PLTA ini diresmikan oleh Presiden kedua, Soeharto. Pada tahun 2014, PLTA terkena dampak erupsi Gunung Kelud yang menutup kompleks Bendungan Selorejo sehingga pengoperasiannya turut terhent. Aliran listrik yang dihasilkan dari PLTA Selorejo dikirim melalui jaringan transmisi 70 kV untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan daerah Malang.

PLTA Selorejo ini memanfaatkan air Waduk Selorejo yang bersumber dari mata air Gunung Anjasmoro dan Gunung Argowayan. Aliran sungai ini juga dipergunakan oleh PLTA Mendalan dan PLTA Siman. Ketiganya berada di wilayah Kabupaten Malang. Seperti yang tertera dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2014 - 2015, disebutkan potensi tenaga air di Indonesia menurut Hydro Power Potential Study (HPPS) pada tahun 1983 adalah 75.000 MW, dan angka ini setara dengan Hydro Power Inventory Study pada tahun 1993.

Pranala luarSunting