Buka menu utama

Dayak SamihimSunting

Dayak Samihim mendiami kecamatan Pamukan Utara (no. 2), Pamukan Barat (no. 3) dan Sungai Durian (no. 4)

Dayak Samihim (kode: mhy-sam[1]) adalah subetnis suku Dayak yang mendiami daerah timur laut Kalimantan Selatan. Kekerabatan bahasa Samihim dengan bahasa Maanyan sekitar 80%. Kekerabatan bahasa Samihim dengan bahasa Dayak Labuhan sekitar 45%. Kekerabatan bahasa Samihim dengan bahasa Bajau sekitar 46%. Kekerabatan bahasa Samihim dengan bahasa Bakumpai sekitar 51%. Kekerabatan bahasa Samihim dengan bahasa Bukit sekitar 59%.[2] Sebagian Dayak Samihim yang beragama Kristen (Gereja Kalimantan Evengelis) mendiami desa Mangka di bawah pendeta pertamanya Aaron Bingan.[3] Desa lain kediaman suku Dayak Samihim adalah desa Buluh Kuning, Betung dan lain-lain.

Dayak Samihim memiliki seni musik yang khas yaitu kukurung.

Catatan kakiSunting

  1. ^ http://multitree.org/codes/mhy-sam
  2. ^ (Indonesia) Kawi, Djantera (2002). Penelitian kekerabatan dan pemetaan bahasa-bahasa daerah di Indonesia: Provinsi Kalimantan Selatan. Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 44. ISBN 9796851334.  ISBN 9789796851331
  3. ^ (Indonesia) Ukur, Fridolin (2000). Tuaiannya sungguh banyak: sejarah Gereja Kalimantan Evanggelis sejak tahun 1835. BPK Gunung Mulia. hlm. 42. ISBN 9789799290588.  ISBN 979-9290-58-9

Pranala luarSunting

  •   Video di YouTube Nikah adat wilayah Dayak Samihim Kalsel
  •   Video di YouTube Berburu babi ala panglima wawei dayak samihim
  •   Video di YouTube Kukurung dan Tarian Dayak Dalam Ritual Adat Menanam Padi Suku Dayak Samihim
  •   Video di YouTube Tradisi Panen Padi Suku Dayak Samihim
  •   Video di YouTube TARIAN ADAT DAYAK SAMIHIM 1
  •   Video di YouTube TARIAN ADAT DAYAK SAMIHIM 2
  •   Video di YouTube TARIAN ADAT DAYAK SAMIHIM 3
  •   Video di YouTube TARIAN ADAT DAYAK SAMIHIM 4
  •   Video di YouTube Tarian Mandau dan Atraksi Dayak - Festival Pesona Budaya Borneo 2017