Sekte Nasrani ( dari bahasa Ibrani Notzrim נוצרים, Inggris: Nazarene, Aramaik: nāṣrāyā), digunakan dalam Alkitab,

Sebutan "Nasrani" diterapkan pada pengikut ajaran-ajaran Yesus Kristus yang diambil dari kata Nazaret, dikarenakan Yesus berasal dari kota Nazaret maka pengikutnya dinamakan Nasrani.[1][2][3] Kata "ia" di ayat 5 di atas itu merujuk kepada Rasul Paulus. Konteks kisahnya dia sedang didakwa di dalam sebuah pengadilan Romawi[4][5]. Jadi sang pendakwa, meyakini bahwa Rasul Paulus adalah salah satu pemimpin sekte Yahudi Kristen ini. Kata "Nasrani" ini melekat pada awalnya hanya untuk komunitas Yahudi pengikut Yesus, baru di kemudian hari banyak diadopsi oleh komunitas non Yahudi. Selain Nasrani, diyakini oleh para sarjana dan Bapa Gereja bahwa masih ada satu lagi komunitas Yahudi pengikut Yesus, yaitu Ebionit[6]. Yang membedakan di antara keduanya adalah Kaum Ebionit ini menolak Keilahian Yesus[7], sementara Nasrani mengimani hal ini. Perhatikan pernyataan Paulus di ayat berikut ini yang direkam di dalam naskah Aramaik:

ܘܟܠ ܠܫܢ ܢܘܕܐ ܕܡܪܝܐ ܗܘ ܝܫܘܥ ܡܫܝܚܐ ܠܫܘܒܚܐ ܕܐܠܗܐ ܐܒܘܗܝ (Filipi 2:11 Peshitta[8], terjemahan: dan semua lidah akan mengaku bahwa Yesus adalah Marya, untuk kemuliaan Alaha Bapa).

Dari referensi Peshitta ini akan didapati tentang keilahian Yesus sebab nama YHWH atau Tettragramaton itu disalin jelas menjadi Marya. Kata Marya adalah kependekan dari Mar (Tuan/Pemilik/Tuhan) dan Ya(h), Yah atau Yahweh adalah Nama suci-Nya. Sedangkan kata "Alaha" artinya adalah Tuhan (Inggris: God, Ibrani: Eloah/Elohim, Yunani: Theos). Nama YHWH ini tidak disalin di dalam naskah PB Yunani, oleh karena itulah catatan tertulis tentang Yesus adalah YHWH hanya didapati melalui tafisran.Inilah mengapa Umat Kristen saat ini suah banyak yang mempelajari naskah Peshitta untuk meneropong pengajaran Nasrani awal.

Banyak yang meyakni bawha Para Rasul adalah bagian dari Sekte Nasrani ini karena mereka berdarah Yahudi juga. Seperti Paulus, mereka mengimani Yesus adalah YHWH atau Tuhan yang menjelma menjadi manusia[9]. Namun demikian, tidak akan kesepakatan bahwa nama komunitas pengikut Yesus itu hanya satu dan harus Nasrani.

Paska pengikut Nasrani atau Para Rasul awal ini semua wafat, nama komunitas Yesus yang tersebar di banyak daerah sejak abad 1 baik yang ada di wilayah Romawi, maupun yang berada di luarnya. Dari banyaknya jemaat yang didirikan oleh Para Rasul, terbilang hanya ada 1 komunitas yang memiliki tradisi menyebut dirinya adalah Nasrani[10][11], yaitu jemaat Nasrani di India yang didirikan oleh Rasul Thomas[12][13][14][15]. Pada umumnya komunitas-komunitas pengikut Yesus menyebut dirinya Kristen (Aramaik: Mshikaye, Ibrani: Mshikiyim, Yunani: Kristianos) yang pertama kali dipelopori oleh komunitas di Antiokia[16].

Etimologi dan TerminologiSunting

Nama Nazaret diyakini berasal dari akar kata Ibrani "נצר" (netzer; = "Tunas" atau "taruk yang tumbuh"). Huruf "z" pada "Nazaret" dalam bahasa Ibrani ditulis dengan huruf "צ" (tsade [TS atau TZ]), seperti pada "netzer" (= bahasa Indonesia "tunas; taruk"), bukanlah huruf "ז" (zayin [Z]) yang membentuk kata "nazar" (= bahasa Indonesia "kaul"). Hal ini dikuatkan dengan penyebutan kota Nazaret dalam teks rabbinik Yahudi dari abad ke-4 M, misalnya "Midrash Qoheleth", yang menggunakan ejaan "N-TS-R" (menguatkan rujukan Matius 2:23 kepada Yesaya 11:1). Penemuan sebuah tulisan Ibrani di Kaisarea pada tahun 1962 juga menguatkan ejaan "N-TS-R". Meskipun tulisan dari Kaisarea ini bertarikh ~ 300 M, isinya memuat catatan penugasan sebuah keluarga imam ke kota Nazaret pada tahun ~ 150 M, yang menunjukkan bahwa pengejaan nama kota ini jauh lebih tua dari catatan itu sendiri.[17]

Yesus Kristus dibesarkan di Nazaret, sehingga dikenal dengan sebutan "Yesus orang Nazaret". Kata Ibrani "נצר" (netzer; ="Tunas" atau "taruk yang tumbuh") mungkin merupakan akar kata dari nama Nazaret. Yesus disebut sebagai "orang Nazaret" (Matius 2:23; bahasa Yunani: Ναζωραῖος, Nazōraios; bahasa Ibrani: נצרי, netzeri) yang bisa berarti "orang dari Nazaret" atau "sang Tunas". Dia akan timbul sebagai Tunas dari tunggul Isai, yaitu ayah Daud,[18] sebagaimana dinubuatkan oleh nabi Yesaya dalam kitabnya pasal 11:1:

"Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah."[19]

Dengan demikian sebutan di atas kayu salib INRI, yang biasanya diartikan: "Yesus orang Nazaret raja orang Yahudi" dapat pula diartikan: "Yesus, sang Tunas, Raja orang Yahudi" (bahasa Ibrani: Yeshua Ha-nozri Wu-melekh Ha-yehudim).

Nasrani - Mengacu kepada semua orang Kristen IndonesiaSunting

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri diartikan bahwa Nasrani adalah "Kristen".[20][21] Walaupun tidak semua Umat Kristen setuju menyatakan diri sebagai Nasrani, namun di Indonesia, kata "Nasrani" mengacu kepada semua pengikut Yesus. Bagi mereka yang menolak disebut Nasrani, salah satu alasan kuatnya adalah masuknya Sekte Nasrani ini ke dalam tulisan Bapa Gereja Epifanius dari Salamis (315-403). Beliau menyalin banyak sekte Kristen dengan ajaran menyimpang ke dalam bukunya, Panarion[22] (Melawan Ajaran-ajaran Menyimpang) bagian 29[23][24]. Karena mereka ini berdarah Yahudi dan masih melestarikan sebagian ajaran Musa seperti disunat, mungkin inilah yang menjadi penyebab Bapa Epifanius memasukkannya ke dalam kategori menyimpang.

Di Indonesia telah berdiri banyak aliran gereja dengan beragam nama. Namun hanya ada 1 nama gereja yang menyematkan nama "nasrani" ini, yaitu Gereja Nasrani Indonesia. Biasanya komunitas-komunitas Mesianik Kristen juga menyebut jemaatnya adalah Nasrani.

Bacaan lainSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Matius 2:23, "Setibanya di sana iapun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret."
  2. ^ Matius 21:11, "Dan orang banyak itu menyahut: "Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea."
  3. ^ Markus 10:47, "Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!"
  4. ^ Kis 24:1-2 TB LAI: Lima hari kemudian datanglah Imam Besar Ananias bersama-sama dengan beberapa orang tua-tua dan seorang pengacara bernama Tertulus. Mereka menghadap wali negeri dan menyampaikan dakwaan mereka terhadap Paulus. Paulus dipanggil menghadap dan Tertulus mulai mendakwa dia, katanya: "Feliks yang mulia..."
  5. ^ Edward Hare, The principal doctrines of Christianity defended, 1837, hal 318 "The Nazarenes of ecclesiastical history adhered to the law of their fathers ; whereas when Tertullus accused Paul as "a ringleader of the sect of the Nazarenes," he accused him as one who despised the law, and " had gone about to the temple," Kis 24:5,6 "
  6. ^ F. D. Wellem. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994, halaman 86
  7. ^ A. Heuken SJ.1993, Ensiklopedi Gereja. Jakarta: Cipta Loka Caraka. Hlm. 93.
  8. ^ "Peshitta". Peshitta. Diakses tanggal 5/23/2020. 
  9. ^ Injil Yohanes 1:1, 14 "Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Alaha, dan Sang Firman adalah Alaha. Sang Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita..."
  10. ^ The Jews of India: A Story of Three Communities by Orpa Slapak. The Israel Museum, Jerusalem. 2003. hal. 27. ISBN 965-278-179-7.
  11. ^ "THE SYRO MALABAR CHURCH: AN OVERVIEW". SYRO MALABAR CHURCH. Thomas St. Thomas (Nasrani). Gereja Siro-Malabar adalah Gereja Apostolik yang melacak asal-usulnya ke St Thomas, Rasul, yang mendarat di Cranganore (Muziris) pada tahun 52 M dan mendirikan tujuh komunitas Kristen di Kerala, di Palayur, Cranganore, Kokkamangalam, Kottakavu (Parur), Quilon, Niranam, dan Chayal. St. Thomas mati syahid pada tahun 72 M. di Mylapore, dekat Chennai/Madras. Komunitas Kristen awal di India dikenal sebagai St. Thomas Christians. Mereka juga disebut Nasrani, yang berarti mereka yang mengikuti jalan Yesus dari Nazaret. Diakses tanggal 5/20/2020.  line feed character di |others= pada posisi 30 (bantuan);
  12. ^ Kisah Rasul Thomas 1-3 "Karena itu, dari pengundian, India jatuh kepada Yehuda Thomas, yang juga disebut si kembar: tetapi dia tidak mau pergi, dengan mengatakan bahwa karena kelemahan daging dia tidak dapat melakukan perjalanan, dan 'Aku adalah orang Ibrani; bagaimana saya bisa pergi di antara orang-orang India dan memberitakan kebenaran?' Dan ketika dia beralasan dan berbicara, Juruselamat menampakkan diri kepadanya pada malam hari dan berkata kepadanya: 'Jangan takut, Thomas, pergilah ke India dan berkhotbah di sana, karena kasih karunia-Ku ada bersamamu'. Tetapi dia tetap tidak mau menurut, dengan mengatakan: Ke mana engkau akan mengutus Aku, utuslah aku, tetapi di tempat lain, bagi orang-orang India aku tidak akan pergi. 2 Dan sementara dia berbicara dan berpikir, kebetulan ada seorang pedagang datang dari India yang bernama Abbanes, yang dikirim dari Raja Gundaphorus [Gundaphorus adalah tokoh sejarah yang memerintah atas sebagian wilayah India pada abad pertama setelah Mesias . Koinnya bertuliskan namanya dalam bahasa Yunani, sebagai Hyndopheres], dan memiliki perintah dari dia untuk membeli seorang tukang kayu dan membawanya kepadanya. Sekarang Tuan melihat dia berjalan di pasar pada siang hari berkata kepadanya: Apakah engkau akan membeli tukang kayu? Dan dia berkata kepadanya: Ya. Dan Tuan berkata kepadanya: Saya memiliki seorang budak yang adalah seorang tukang kayu dan saya ingin menjualnya. Kemudian Dia menunjukkan Thomas jauh dari padanya, dan setuju dengan dia untuk tiga litra perak tidak terhalang, dan menulis akta penjualan, mengatakan: Saya, Yesus, putra Yusuf tukang kayu, mengakui bahwa saya telah menjual budak saya, Yudas dengan nama, kepadamu Abbanes, seorang pedagang Gundaphorus, raja orang India. Dan ketika perbuatan itu selesai, Juruselamat mengambil Yehuda Thomas dan membawanya pergi ke Abbanes si pedagang, dan ketika Abbanes melihatnya, dia berkata kepadanya: Apakah ini tuanmu? Dan rasul itu berkata: Ya, dia adalah Tuanku. Dan dia berkata: Aku telah membelimu dari Dia. Dan rasulmu menjaga kedamaiannya. 3 Dan pada hari berikutnya rasul itu bangun pagi-pagi, dan setelah berdoa dan memohon kepada Tuan, dia berkata: Aku akan pergi ke mana pun engkau pergi, Tuhan Yesus: kehendakmu yang terjadi. Dan dia pergi ke Abbanes si saudagar, tidak membawa apa pun selain menghemat harganya. Karena Tuhan telah memberikannya kepadanya, dengan mengatakan: Biarlah harga dirimu juga bersamamu, bersama dengan rahmat-Ku, ke mana pun engkau pergi. Dan rasul itu menemukan Abbanes membawa barang bawaannya di atas kapal; jadi dia juga mulai membawanya naik bersamanya. Dan ketika mereka naik ke kapal dan diturunkan, Abbanes menanyai sang rasul, dengan mengatakan: Apa keahlian yang kamu tahu? Dan dia berkata: Di kayu aku bisa membuat bajak, kuk, dan auger (lembu-rawa, Syr.), Dan perahu dan dayung untuk kapal, tiang, dan katrol; dan di batu, pilar dan kuil serta rumah pengadilan untuk raja. Dan Abbanes si pedagang berkata kepadanya: Ya, dari pekerja seperti itulah yang kita butuhkan. Mereka mulai berlayar ke rumah; dan mereka mendapat angin yang baik, dan berlayar dengan makmur sampai mereka mencapai Andrapolis, sebuah kota kerajaan."
  13. ^ Fahlbusch, Erwin; Bromiley, Geoffrey William; Lochman, Jan Milic; Mbiti, John; Pelikan, Jaroslav (2008). The Encyclodedia of Christianity. Vol. 5. Wm. B. Eerdmans. ISBN 978-0-8028-2417-2.
  14. ^ Slapak, Orpa, ed. (1995). The Jews of India: A Story of Three Communities. Muzeon Yisrael. ISBN 978-965-278-179-6 – via University Press of New England.
  15. ^ Medlycott, Adolphus E. (1905). India and the Apostle Thomas: An Inquiry, with a Critical Analysis of the Acta Thomae. London: David Nutt.
  16. ^ Kis 11:26 TB LAI "...Dan, banyak murid itu disebut Kristen untuk yang pertama kali, di Antiokia"
  17. ^ Michael. Avi-Yonah, “A List of Priestly Courses from Caesarea.” Israel Exploration Journal 12 (1962):137-139.
  18. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  19. ^ Yesaya 11:1
  20. ^ KBBI Daring.Nasrani/Nas·ra·ni/ n Kristen
  21. ^ KBBI Dari melalui kemdikbud.go.id.
  22. ^ "Panarion karya EPIPHANIUS". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 5/23/2020. 
  23. ^ Panarion 29, 5.4 "disebut Yeshuaye, untuk waktu yang singkat setelah kenaikan Juruselamat dan setelah Markus berkhotbah di Mesir, beberapa lagi memisahkan diri. Mereka memang disebut pengikut para rasul, tetapi saya pikir mereka adalah orang-orang Nazarena yang saya gambarkan di sini. Mereka adalah Yahudi sejak lahir dan mendedikasikan diri mereka pada hukum [Musa] dan menjalankan sunat" . .
  24. ^ Petri Luomanen, Recovering Jewish-Christian Sects and Gospels, hal 55.