Prof. Dr. Hj. Siti Musdah Mulia, MA lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 3 Maret 1958; umur 61 tahun) adalah seorang aktivis perempuan, peneliti, konselor, dan penulis di bidang keagamaan (Islam) di Indonesia.

Siti Musdah Mulia
Siti Musdah Mulia at the International Conference on Feminism, 2016-09-23.jpg
Informasi pribadi
Lahir3 Maret 1958 (umur 61)
Bone, Sulawesi Selatan

Musdah Mulia merupakan Ketua Lembaga Kajian Agama dan Jender (LKAJ), Sekretaris Jendral ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace), pernah menjabat sebagai Ahli Peneliti Utama Bidang Lektur Keagamaan, Badan Penelitian dan Pengembangan Agama, Departemen Agama. [1].

Musdah Mulia tergabung dalam tim ahli yang menghasilkan Undang-undang Hukum Pidana Indonesia yang merekomendasikan tentang pelarangan perkawinan anak[2]

Dr. Siti Musdah Mulia terkenal sebagai salah satu feminis yang berani berbicara. Dia memperoleh penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun 2008[3].

PendidikanSunting

PenghargaanSunting

  • Doktor terbaik IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1997)[4]
  • Tokoh versi Majalah Tempo (2004)[4]
  • PeKa (Perempuan untuk Perdamaian dan Keadilan)(2004)[4]
  • Kelirumologi (2005)[4]
  • Tokoh Wanita Indonesia versi Majalah Gatra (2006)[4]
  • Tokoh Wanita Indonesia versi Majalah FEMINA (2007)[4]
  • International Woman of Courage Award, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (2007)[4]
  • Tokoh Perdamaian versi Majalah MADINA (2008)[4]
  • Tokoh Perempuan Indonesia, MURI (2008)[4]
  • Yap Thiam Hiem Human Rights Award (2008)[4]
  • International Woman of the Year, Premio Internazionale La Donna Dell'anno, Italia (2009)[3][4]
  • The Ambassador of Global Harmony, The Anand Ashram Foundation (2014)[4]

ReferensiSunting

  1. ^ (Indonesia) Situs pengarang Gramedia
  2. ^ "Honorees". 2001-2009.state.gov. Diakses tanggal 2018-03-10. 
  3. ^ a b "Siti Musdah Mulia". tirto.id. Diakses tanggal 2018-03-10. 
  4. ^ a b c d e f g h i j k l Wahono, Bonardo Maulana (2019-05-17). "Apa yang anda cari, Ibu Musdah Mulia?". https://. Diakses tanggal 2019-06-08. 

Pranala luarSunting