Buka menu utama

Mulyadi (politisi)

politisi Indonesia

Ir. H. Mulyadi (lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, 13 Maret 1963; umur 56 tahun) adalah seorang politisi berkebangsaan Indonesia. Ia terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan 2014-2019 melalui Partai Demokrat. Oleh partainya ia ditempatkan di Komisi V.[1] Mulyadi mengawali kariernya sebagai konsultan bidang lingkungan. Di Partai Demokrat, dia dipercaya mengurusi Divisi Hubungan Eksternal, Luar Negeri dan LSM.

Ir. H. Mulyadi
Mulyadi DPR RI.jpg
Lahir13 Maret 1963 (umur 56)
Bendera Indonesia Bukittinggi, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
AlmamaterUniversitas Trisakti, Jakarta
PekerjaanPolitikus, konsultan
Dikenal atasAnggota DPR-RI
Partai politikPartai Demokrat

Pada 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mulyadi terkait kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP). Ia diperiksa sekaitan jabatannya sebagai anggota Komisi V DPR RI saat proyek pengadaan e-KTP bergulir. Sebelumnya, sejumlah petinggi DPR dinyatakan terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, salah satunya Setya Novanto. Mulyadi sendiri menjadi saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi (keponakan Setya Novanto) dan Made Oka Masagung (pengusaha).[2][3][4]

Daftar isi

PendidikanSunting

KarierSunting

  1. DPR RI, Sebagai: Wakil Ketua Komisi VII. Tahun: 2014 - 2019
  2. DPR RI, Sebagai: Kapoksi V FPD. Tahun: 2013 - 2013
  3. DPR RI, Sebagai: Wakil Ketua BKSAP. Tahun: 2013 - 2014
  4. PT. Adicitra Mulyata, Sebagai: Komisaris Utama. Tahun: 2009 - 2010
  5. DPR RI, Sebagai: Wakil Ketua Komisi V. Tahun: 2009 - 2013
  6. PT. Adicitra, Sebagai: Direktur Utama. Tahun: 1996 - 2009
  7. PT. Teifin Prima Rekayasa, Sebagai: Direktur. Tahun: 1995 - 1996[6]
  8. Konsultan Bidang Lingkungan

OrganisasiSunting

  • Partai Demokrat, Sebagai: Kadiv Logistik. Tahun: 2013 - 2013
  • PERKINDO, Sebagai: Ketua Dewan Pembina. Tahun: 2012 - Sekarang
  • Partai Demokrat, Sebagai: Kadiv.Hubungan Eksternal LN. Tahun: 2010 - 2012
  • Partai Demokrat, Sebagai: Wakil Sekretaris Fraksi. Tahun: 2009 - 2012
  • KADIN, Sebagai: Wk.Ketua Komite Tetap Bidang Konstruksi dan Konsultasi. Tahun: 2008 - 2010
  • PERKINDO, Sebagai: Ketua Umum. Tahun: 2006 - 2012
  • Partai Demokrat, Sebagai: Sekretaris Balitbang. Tahun: 2005 - 2010
  • INKINDO, Sebagai: Wakil Ketua Umum. Tahun: 2002 - 2006

ReferensiSunting

  1. ^ "Profil Singkat Mulyadi" Merdeka.com. Diakses 10-5-2014.
  2. ^ "Mulyadi Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik KPK". Rmol.co. Diakses tanggal 2019-05-08. 
  3. ^ Okezone. "Periksa Mulyadi, KPK Selisik Aliran Duit E-KTP ke Marzuki Alie : Okezone News". https://news.okezone.com/. Diakses tanggal 2019-05-08.  Hapus pranala luar di parameter |website= (bantuan)
  4. ^ moses, Mustafa (2016-06-29). "Daftar Kader Partai Demokrat yang Terlibat Korupsi". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-05-08. 
  5. ^ "MULYADI - CALON ANGGOTA DPR-RI" Komisi Pemilihan Umum. Diakses tanggal 21 Mei 2015
  6. ^ RI, Setjen DPR. "Anggota DPR RI - Dewan Perwakilan Rakyat". www.dpr.go.id. Diakses tanggal 2018-09-06.