Messier 30

Gugus bola di rasi bintang Kaprikornus

Messier 30 (dikenal juga sebagai M30 atau NGC 7099) adalah sebuah gugus bola yang terletak di rasi bintang Kaprikornus. Gugus ini ditemukan oleh Charles Messier pada Agustus 1764.[9] Gugus ini dapat dilihat dengan mudah menggunakan binokular 10×50 sehingga memperlihatkan sekumpulan cahaya redup dengan lebar 4 menit busur.[10] Dengan peralatan yang lebih besar, dapat terlihat masing-masing bintang dan gugus akan terlihat dalam sudut 12 menit busur.[11] Waktu yang paling baik untuk mengamati adalah bulan Agustus.[10]

Messier 30
M30 NASA.jpg
Open cluster Messier 30 in Capricornus
Data pengamatan (J2000 epos)
KelasV[1]
Rasi bintangKaprikornus
Asensio rekta 21j 40m 22.12d[2]
Deklinasi –23° 10′ 47.5″[2]
Jarak2.714 ± 065 kly (830 ± 20 kpc)[3][4]
Magnitudo tampak (V)7.2[5]
Dimensi tampak (V)12'.0
Karakteristik fisik
Massa1,6×105[6] M
Perkiraan umur12.93 Gyr[7]
Nama lainM30, NGC 7099, GCl 122[8]
Lihat pula: Gugus bola, Daftar gugus bola
Peta yang menunjukkan lokasi Messier 30

M30 berpusat 27.100 tahun cahaya dari Bumi dengan margin kesalahan sekitar 2,5%,[4] dan lebarnya sekitar 93 tahun cahaya.[11] Usia diperkirakan sekitar 12,9 miliar tahun[7] dan membentuk massa sekitar 160.000 kali massa Matahari (M☉).[6] Gugus mengikuti orbit mundur (melawan arus umum) melalui halo galaksi bagian dalam, menunjukkan bahwa ia diperoleh dari satelit galaksi daripada terbentuk di dalam Bima Sakti.[7] Pada zaman ini 22,2 kly (6,8 kpc), dari pusat galaksi, dibandingkan dengan perkiraan 26 kly (8,0 kpc) untuk Matahari.[12]

Gugus tersebut telah melewati proses dinamis yang disebut keruntuhan inti dan kini memiliki konsentrasi massa pada intinya sekitar satu juta kali massa Matahari per kubik parsec. Ini menjadikannya salah satu daerah dengan kepadatan tertinggi di galaksi Bima Sakti. Bintang-bintang dalam jarak sedekat itu akan mengalami interaksi tingkat tinggi yang dapat menciptakan sistem bintang biner, serta jenis bintang yang disebut pengelana biru yang terbentuk melalui perpindahan massa.[3] Sebuah proses massa mungkin telah menyebabkan wilayah pusat memperoleh proporsi yang lebih besar dari bintang bermassa lebih tinggi, menciptakan gradien warna dengan kebiruan yang meningkat ke arah tengah gugus.[13]

Lihat jugaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Shapley, Harlow; Sawyer, Helen B. (August 1927), "A Classification of Globular Clusters", Harvard College Observatory Bulletin, 849 (849): 11–14, Bibcode:1927BHarO.849...11S. 
  2. ^ a b Goldsbury, Ryan; et al. (December 2010), "The ACS Survey of Galactic Globular Clusters. X. New Determinations of Centers for 65 Clusters", The Astronomical Journal, 140 (6): 1830–1837, arXiv:1008.2755 , Bibcode:2010AJ....140.1830G, doi:10.1088/0004-6256/140/6/1830. 
  3. ^ a b Lugger, Phyllis M.; et al. (March 2007), "Chandra X-Ray Sources in the Collapsed-Core Globular Cluster M30 (NGC 7099)", The Astrophysical Journal, 657 (1): 286–301, arXiv:astro-ph/0606382 , Bibcode:2007ApJ...657..286L, doi:10.1086/507572 
  4. ^ a b Kains, N.; et al. (2016), "Estimating the parameters of globular cluster M 30 (NGC 7099) from time-series photometry", Astronomy and Astrophysics, 555 (1): 36–50, arXiv:1305.3606 , Bibcode:2013A&A...555A..36K, doi:10.1051/0004-6361/201321819 
  5. ^ "Messier 30". SEDS Messier Catalog. Diakses tanggal 28 April 2022. 
  6. ^ a b Vande Putte, D.; Cropper, Mark (January 2009), "Detecting the effect of globular cluster impacts on the disc of the Milky Way", Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, 392 (1): 113–124, arXiv:0811.3106 , Bibcode:2009MNRAS.392..113V, doi:10.1111/j.1365-2966.2008.14072.x 
  7. ^ a b c Forbes, Duncan A.; Bridges, Terry (May 2010), "Accreted versus in situ Milky Way globular clusters", Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, 404 (3): 1203–1214, arXiv:1001.4289 , Bibcode:2010MNRAS.404.1203F, doi:10.1111/j.1365-2966.2010.16373.x 
  8. ^ "M 30". SIMBAD. Centre de données astronomiques de Strasbourg. 
  9. ^ "Globular Cluster Messier 30". Deep⋆Sky Corner. Diakses tanggal 30 Desember 2022. 
  10. ^ a b Bone, N. M. (2008), "Sky notes, 2008 August & September", Journal of the British Astronomical Association, 118 (4): 231–232, Bibcode:2008JBAA..118..231B  Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "jbaa118_4_231" didefinisikan berulang dengan isi berbeda Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "jbaa118_4_231" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  11. ^ a b O'Meara, Stephen James (1998), The Messier objects, Deep-sky companions, Cambridge University Press, hlm. 108, ISBN 0-521-55332-6  Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "omeara1998" didefinisikan berulang dengan isi berbeda Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "omeara1998" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  12. ^ Dinescu, Dana I.; et al. (January 1999), "Space Velocities of Southern Globular Clusters. II. New Results for 10 Clusters", The Astronomical Journal, 117 (1): 277–285, Bibcode:1999AJ....117..277D, doi:10.1086/300699  
  13. ^ Howell, Justin H.; Guhathakurta, Puragra; Tan, Amy (March 2000), "Radial Color Gradient and Main-Sequence Mass Segregation in M30 (NGC 7099)", The Astronomical Journal, 119 (3): 1259–1267, arXiv:astro-ph/9912002 , Bibcode:2000AJ....119.1259H, doi:10.1086/301270 

Pranala luarSunting

Koordinat:   21h 40m 22.03s, −23° 10′ 44.6″