Buka menu utama

Merenre Nemtyemsaf I /mɛrən.rɑː nɛmti.ɛm.sɑːf/ (bertakhta 2287-2278 SM) merupakan raja keempat Dinasti keenam Mesir. Nomennya, teoforistis merujuk pada Anti, sebelumnya dibaca sebagai Antyemsaf, sebuah pembacaan yang sekarang diketahui tidak benar.

BiografiSunting

Merenre adalah putra Pepi I Meryre dan Ankhesenpepi I, dan cucu wazir wanita Nebet dan suaminya Khui.

Sementara Merenre Nemtyemsaf diduga menjadi pemangku takhta singkat ayahandanya Pepi I Meryre sebelum memutuskan dengan haknya sendiri, penerbitan dokumen tawarikh Prasasti Saqqara Selatan pada tahun 1995 oleh Vassil Dobrev dan Michel Baud menunjukkan bahwa Merenre langsung menggantikan ayahandanya berkuasa tanpa interregnum atau atau menjadi rekan pemimpin. Dokumen yang rusak parah itu menyimpan catatan tahun terakhir Pepi I yang ke-25 dan lengsung masuk ke hitungan tahun pertama Merenre[1] Merenre berbagi minat ayahandanya dengan Nubia dan terus mengeksplorasi jauh ke wilayah ini. Ia juga mulai mengonsolidasikan kerajaan, menunjuk Weni sebagai gubernur pertama seluruh Mesir Hulu dan memperluas kekuatan beberapa gubernur lainnya. Ia pernah dianggap meninggal pada usia dini, penemuan arkeologi baru-baru ini mengecewakan teori ini. Dua benda kontemporer menunjukkan bahwa pemerintahan Merenre berlangsung sedikit lebih dari satu dekade. Tawarikh Prasasti Saqqara Selatan mempertahankan tahunnya setelah Hitungan ke-2[2] sedangkan Tahun Merenre setelah Hitungan ke-5 (Tahun 10 jika jumlahnya dua tahunan) dibuktikan dalam prasasti dari Hatnub No.6, menurut Anthony Spalinger.[3]

Prasasti Saqqara Selatan – yang diciptakan selama masa pemerintahan Pepi II – memberikan Merenre dengan masa bertakhta minimal 11 sampai 13 tahun, namun (berdasarkan hitungan dua tahunan), yang akan meningkatkan masa pemerintahan Merenre dari jumlah yang lebih tradisional dari 5 sampai 6 tahun.[4] Egiptolog Inggris Ian Shaw dan Paul Nicholson di dalam buku tahun 1995 mengangkat masa bertakhta Merenre I dari tradisional 6 tahun sampai 9 tahun.[5] Namun mereka tidak mengetahui isi Prasasti Saqqara Selatan yang diterbitkan pada tahun yang sama Baud & Dobrev dan menunjukkan bahwa Merenre bertakhta minimal 11 tahun tanpa menjadi rekan-pemimpin ayahandanya, Pepi I. Perlu dicatat bahwa jumlah ternak tidak selalu dua tahunan; contohnya, 18 dilakukan pada tahun ke-30 masa pemerintahan Pepi I. Oleh karena itu sangat mungkin Merenre bertakhta kurang dari 11 tahun.

Segel kerajaan Dinasti Keenam dan blok batu yang ditemukan di Saqqara menunjukkan bahwa bibi Merenre, Ratu Ankhesenpepi II, adalah istri dari baik Pepi I dan kemudian Merenre sendiri. Karena Prasasti Saqqara Selatan menunjukkan bahwa pemerintahan Merenre terganggu di antara Pepi I dan Pepi II dan berlangsung minimal selama lebih dari satu dekade, ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa Merenre I sesungguhnya adalah ayahanda Pepi II, daripada Pepi I seperti yang dianggap secara tradisional. Putri Merenre adalah Ankhesenpepi III, calon istri Pepi II.

ReferensiSunting

  1. ^ Michel Baud, Vassil Dobrev, De nouvelles annales de l'Ancien Empire égyptien. Une "Pierre de Palerme" pour la VIe dynastie, BIFAO 95 (1995), pp.23-92
  2. ^ Baud & Dobrev, BIFAO 95 (1995), pp.23-92
  3. ^ Anthony Spalinger, Dated Texts of the Old Kingdom, SAK 21 (1994), p.307
  4. ^ Baud & Dobrev, BIFAO 95 (1995), pp.23-92
  5. ^ Ian Shaw and Paul Nicholson, The Dictionary of Ancient Egypt, London, 1995, p.220

Pranala luarSunting