Buka menu utama

Masjid Faisal (bahasa Urdu: فیصل مسجد) adalah masjid terbesar di Pakistan. Berada di kaki bukit Margalla di Islamabad, desainnya terinspirasi dari tenda Suku Badui dipadu-padankan dengan garis-garis kontemporer.[2] Masjid ini menjadi daya tarik wisata utama di Pakistan dan dianggap sebagai karya kontemporer dan berpengaruh dari arsitektur Islam.[3][4]

Masjid Faisal
فیصل مسجد
The Shah Faisal Mosque, Islamabad.jpg
Masjid Faisal, masjid terbesar sekaligus masjid nasional Pakistan
Informasi umum
LetakIslamabad
Bendera PakistanPakistan
Koordinat geografi33°43′48″N 73°02′18″E / 33.729944°N 73.038436°E / 33.729944; 73.038436Koordinat: 33°43′48″N 73°02′18″E / 33.729944°N 73.038436°E / 33.729944; 73.038436
Afiliasi agamaIslam
Cabang/tradisiSunni Islam
Deskripsi arsitektur
ArsitekVedat Dalokay
Jenis arsitekturMasjid
Gaya arsitekturIslam kontemporer
Didirikan1987
Biaya pembangunan120 juta USD
Spesifikasi
Kapasitas100.000 di dalam ruangan,[1] sekitar 200.000 di area halaman, total 300.000
Luas interior5.000 m²
Menara4
Tinggi menara90 m (300 ft)

Pembangunan Masjid Faisal dimulai pada 1976, menghabiskan biaya sebesar $120 dari bantuan Raja Faisal dari Arab Saudi, yang namanya sekaligus disandangkan untuk masjid. Desainnya dirancang oleh arsitek Turki Vedat Dalokay hasil sayembara internasional.[5] Tanpa ciri khas kubah, masjid ini mengadopsi bentuk tenda Suku Badui, dikelilingi oleh empat menara setinggi 79 meter. Ruang salatnya berupa bangunan berbentuk empat sisi atap segitiga yang dapat menampung 100.000 jemaah, sementara jika dihitung hingga area halaman dapat menampung hingga 200.000 lebih.[6][7]

Berada di atas ketinggian, bangunan Masjid Faisal menghiasi pemandangan langit Islamabad.[8] Lokasinya terletak di sebelah utara kota dengan latar belakang bukit Margalla, yang merupakan kaki paling selatan Pegunungan Himalaya. Selain tercatat sebagai masjid terbesar di Pakistan, Masjid Faisal pernah menjadi masjid terbesar di dunia dari 1986 hingga 1993. Saat ini, Masjid Faisal merupakan masjid dengan kapasitas jemaah keempat terbesar di dunia.[9]

Daftar isi

SejarahSunting

 
Masjid Faisal dari udara

Dorongan untuk memulai pembangunan masjid muncul ketika Raja Faisal bin Abdul-Aziz memberi dukungan terhadap inisiatif Pemerintah Pakistan untuk membangun masjid nasional saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Pakistan pada 1966.

Pada 1969, sayembara internasional yang diikuti arsitek dari 17 negara menghasilkan 43 proposal rancangan. Arsitek Turki Vedat Dalokay berhasil memenangkan sayembara.[10] Pembangunan mulai dikerjakan pada 1976 oleh National Construction of Pakistan di bawah pimpinan Azim Khan. Keseluruhan dana pembangunan ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi, sebesar 130 juta Riyal Saudi (sekitar 120 juta USD hari ini). Peran Raja Faisal bin Abdul Aziz dalam pendanaan membuat namanya diabadikan untuk masjid berikut jalan raya menuju masjid setelah ia terbunuh 1975. Selesai dibangun pada 1986, Masjid Faisal sekaligus difungsikan sebagai markas International Islamic University. Banyak Muslim konservatif mengkritik desainnya yang tak lazim dan ketiadaan fitur kubah dalam struktur masjid tradisional.[11]

KapasitasSunting

 
Interior masjid

Masjid Faisal meliputi ruangan seluas 5.000 m². Sekitar 10.000 jemaah dapat ditampung di ruang salat utama,[1] 40.000 di portico, dan 50.000 di halaman. Dengan menggabungkan halamannya, masjid ini tercatat sebagai masjid dengan kapasitas terbesar ketiga di dunia setelah Masjid al-Haram di Mekkah dan Al-Masjid al-Nabawi di Madinah.[12] Masing-masing dari empat menara memiliki tinggi 80 m (260 ft) tinggi, menjadikannya menara masjid tertinggi di Asia Selatan.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Faisal Mosque". Archnet Digital Library. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-05-03. Diakses tanggal 2011-02-09. 
  2. ^ "Three Pakistani mosques make it to 'world's most beautiful mosques' list - The Express Tribune". The Express Tribune (dalam bahasa Inggris). 2015-08-03. Diakses tanggal 2016-11-17.  Lebih dari satu parameter |work= dan |newspaper= yang digunakan (bantuan)
  3. ^ "King of All Mosques - Faisal Mosque". HOPES (dalam bahasa Inggris). 2015-11-06. Diakses tanggal 2016-11-17.  Lebih dari satu parameter |work= dan |newspaper= yang digunakan (bantuan)
  4. ^ "Faisal Mosque attracts visitors from all over country". www.thenews.com.pk. Diakses tanggal 2016-11-17. 
  5. ^ Mass, Leslie Noyes (2011). Back to Pakistan: A Fifty-Year Journey. Rowman & Littlefield. hlm. 157. ISBN 978-1-4422-1319-7. 
  6. ^ "Faisal Mosque - Islamabad, Pakistan". www.sacred-destinations.com. Diakses tanggal 2016-11-17. 
  7. ^ "KING OF ALL MOSQUES – FAISAL MOSQUE". Diakses tanggal 1 August 2018. 
  8. ^ "Faisal Mosque". Atlas Obscura. Diakses tanggal 2016-11-17. 
  9. ^ Planet, Lonely. "Shah Faisal Mosque in Islamabad & Rawalpindi". Lonely Planet. Diakses tanggal 2016-11-17.  Lebih dari satu parameter |work= dan |newspaper= yang digunakan (bantuan)
  10. ^ Rengel, Marian (2004). Pakistan: A Primary Source Cultural Guide. Rosen. hlm. 71. ISBN 978-0-8239-4001-1. 
  11. ^ "Construction of Faisal Mosque begin in 1976". www.slideshare.net. Diakses tanggal 4 June 2018. 
  12. ^ "Capacity of Shah Faisal Mosque". lunyr.com. Diakses tanggal 30 May 2018. 

Pranala luarSunting