Buka menu utama

Korvet kelas Bung Tomo merupakan kapal patroli lepas pantai jenis korvet. Kapal ini sebelumnya dibuat khusus untuk Angkatan Laut Kesultanan Brunei Darussalam. Kontrak dimulai sejak 1995, dan diluncurkan berturut-turut pada Januari 2001, Juni 2001 hingga Juni 2002. Sesuai kontrak, kapal ini seharusnya sudah dipindahtangankan pada Brunei pada Juni 2007. Namun, pemerintah Brunei memutus perjanjian dengan alasan kekurangan personel, mereka kemudian menghubungi perusahaan German Lürssen untuk mencari pembeli baru.

Zanazys0902e.jpg
KRI Bung Tomo, KRI John Lie dan KRI Usman-Harun
Tentang kelas
Pembangun:BAE Systems Marine
Operator: Angkatan Laut Brunei
 Angkatan Laut Indonesia
Jumlah:3
Selesai:3
Ciri-ciri umum
Jenis: F2000 Korvet
Berat benaman: 1,940 ton
Panjang: 89,9 m (295 ft) LWL, 95 m (312 ft) LOA
Lebar: 12,8 m (42 ft)
Daya muat: 3,6 m (12 ft)
Pendorong:
Kecepatan: 30 knot (56 km/h)[1]
Jangkauan: 5000 mil laut (9000 km) at 12 knot (22 km/h)[2]
Awak kapal: 79 (room for an additional 24)
Sensor dan
sistem pemroses:
  • Ultra Electronics/Radamec Series 2500 electro-optic weapons director.
  • Thales Underwater Systems TMS 4130C1 hull-mounted sonar.
  • BAE Systems Insyte AWS-9 3D E- and F-band air and surface radar.
  • BAE Insyte 1802SW I/J-band radar trackers.
  • Kelvin Hughes Type 1007 navigation radar.
  • Thales Nederland Scout radar for surface search.[2]
  • Thales Sensors Cutlass 242 countermeasures.[2]
Senjata:
  • 1 x Oto Melara 76mm gun.
  • 2 x MSI Defence DS 30B REMSIG 30mm guns
  • 16 VLS for MBDA (BAE Systems) MICA surface-to-air missile launcher.
  • 2 x 4 Quad MBDA (Aerospatiale) Exocet MM40 Block II missile launchers.
  • 2 x triple BAE Systems 324mm torpedo.
  • Pesawat yang
    diangkut:
    1 x S-70B Seahawk
    Fasilitas penerbangan: Flightdeck, tanpa hangar

    Selang lima tahun, Indonesia menyatakan tertarik membeli ketiga kapal itu dan diharapkan dapat beroperasi dalam kurun 2013-2014. Ketiga kapal ini adalah KRI Bung Tomo (357), KRI John Lie (358) dan KRI Usman-Harun (359), dimana nama kapal terakhir ini mendapat penolakan cukup keras dari pemerintah Singapura.

    Kapal-kapal di kelas iniSunting

     No   No Lambung   Nama   Pabrikan   Diluncurkan   Mulai bertugas   Status 
    1 357 (30) KRI Bung Tomo (ex KDB Jerambak) BAE Systems Marine, Scotstoun 22 Juni 2002[3] 18 Juli 2014 [4] Bertugas
    2 358 (28) KRI John Lie (ex KDB Nakhoda Ragam) BAE Systems Marine, Scotstoun 13 Januari 2001[5] 18 Juli 2014 [4] Bertugas
    3 359 (29) KRI Usman-Harun (ex KDB Bendahara Sakam) BAE Systems Marine, Scotstoun 23 Juni 2001[6] 4 Desember 2014[7] Bertugas

    ReferensiSunting