Kawasan Industri Wijayakusuma

PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) atau biasa disingkat menjadi KIW, adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang pengelolaan kawasan industri. Hingga tahun 2020, Pemerintah Indonesia memegang 51,09% saham perusahaan ini, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Cilacap masing-masing memegang 40,39% dan 8,52% saham perusahaan ini.[3]

PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero)
Sebelumnya
PT Kawasan Industri Cilacap (Persero)
Badan usaha milik negara
IndustriKawasan industri
Didirikan7 Oktober 1988; 33 tahun lalu (1988-10-07)
Kantor
pusat
Semarang, Indonesia
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh
kunci
Ahmad Fauzie Nur[1]
(Direktur Utama)
Prasetyo Aribowo[1]
(Komisaris Utama)
Jasa
  • Penyewaan dan penjualan lahan dan bangunan
  • Penyediaan air bersih
  • Pengolahan air limbah
  • Pengembangan fasilitas pendukung
PendapatanRp 102,340 milyar (2020)[2]
Rp 23,217 milyar (2020)[2]
Total asetRp 389,562 milyar (2020)[2]
Total ekuitasRp 291,121 milyar (2020)[2]
PemilikPemerintah Indonesia
Karyawan
57 (2020)[2]
Anak
usaha
PT Putra Wijayakusuma Sakti
Situs webwww.kiw.co.id

Perusahaan ini memiliki tanah industri seluas 250 hektar dan 175 hektar tanah yang digunakan untuk infrastruktur pendukung, fasilitas sosial, dan fasilitas lingkungan.

SejarahSunting

1988 - 1997Sunting

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 7 Oktober 1988 dengan Akta Notaris Soeleman Ardjasasmita, SH Nomor: 10 dan disahkan dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Kehakiman Repoblik Indonesia pada tanggal 23 Januari 1989 Nomor: C2-708. HT.01.01, dengan nama PT Kawasan Industri Cilacap (Persero) (KIC) berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 3 tahun 1986, dan berlokasi di Jl. MT Haryono, Lomanis, Cilacap Tengah, Cilacap.[4]

1998 - sekarangSunting

Selanjutnya berdasarkan akta Notaris Notaris Ny Asmara Noer SH tanggal 31 Maret 1998 Nomor 33 dan 34 disahkan oleh Menteri Kehakiman Nomor: C2.11.420.HT.01.04 Tahun 1998. Tanggal 14 Agustus 1998 diadakan perubahan anggaran dasar perusahaan, yang antara lain perubahannya adalah nama perusahaan menjadi "PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero)" (PT KIW) dengan kantor pusat di JL. Raya Semarang - Kendal Km 12 Semarang.

Terakhir sesuai dengan Akta Notaris Prof. Dr. Liliana Tedjosautro, SH,MH. Nomor: 68 tanggal 15 Desember 2009 diadakan perubahan terhadap modal yang ditempatkan dan disetor.

DenahSunting

 

Penghargaan Proper BiruSunting

 
KIW PROPER

PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) pada tahun 2012 - 2013 untuk pertama kalinya mengikuti pragram PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) dan mendapat peringkat BIRU. Informasi tersebut diumumkan pada tanggal 10 Desember 2013 oleh Kementerian Lingkungan Hidup melalui KEPMEN LH No 349 tahun 2013.

PT KIW (Persero) adalah satu - satunya pengelola Kawasan Industri di Jawa Tengah yang telah memperoleh penghargaan PROPER BIRU. Kategori penghargaan proper biru adalah telah mengelola Lingkungan sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Kreteria penilaian PROPER melalui dua tahap: 1. Tahap Ketaatan (Hitam, Merah, Biru) 2. Tahap yang telah dipersyaratkan (Hijau, Emas)

Untuk mendapatkan peringkat Hijau suatu perusahaan persyaratanya harus mendapat Program Biru berturut-turut selama 3 tahun periode penilaian.

BisnisSunting

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang Nur Jannah mengatakan tahun ini merupakan realisasi pembangunan pabrik yang pada 2014 telah disurvei baik lokasi dan proses perizinan. Menurut dia, ketertarikan pengusaha garmen mengembangkan bisnis di Kota Atlas tinggi dengan alasan upah buruh lebih murah. Saat ini, tercatat ada dua investor garmen bersiap membangun pabrik di Kawasan Industri Wijayakusuma dengan investasi total Rp100 miliar.[5]

Empat industri di Kawasan Industri Wijayakusuma akan mendapat pasokan CNG sebanyak 60 ribu meter kubik per bulan dari Perusahaan Gas Negara. Pengembangan jaringan di Wijayakusuma akan diangkut melalui moda transportasi truk dalam bentuk gas bumi terkompresi (CNG) untuk kemudian dapat disalurkan kepada pelanggan.[6]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Komisaris & Direksi". PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero). Diakses tanggal 6 November 2021. 
  2. ^ a b c d e "Laporan Tahunan 2020". PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero). Diakses tanggal 6 November 2021. 
  3. ^ "Profil Perusahaan". PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero). Diakses tanggal 6 November 2021. 
  4. ^ "Peraturan Pemerintah nomor 3 tahun 1986" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 6 November 2021. 
  5. ^ http://www.solopos.com/2015/01/03/investasi-semarang-2-investor-siap-bangun-pabrik-garmen-di-wijayakusuma-tahun-ini-564805
  6. ^ http://ekbis.sindonews.com/read/1011985/34/pgn-siapkan-pengembangan-cluster-baru-di-kiw-1434106497

Pranala luarSunting

Koordinat: 6°58′S 110°19′E / 6.967°S 110.317°E / -6.967; 110.317