Lomanis, Cilacap Tengah, Cilacap

kelurahan di Kabupaten Cilacap

Lomanis adalah kelurahan agamais dan produktif di Jawa Tengah, Indonesia.

Lomanis
Kelurahan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KotaCilacap
KecamatanCilacap Tengah
Kodepos53221
Luas742.775 km²
Jumlah penduduk5.018 jiwa
Kepadatan148 jiwa/km²

A. Kondisi Geografis Kelurahan Lomanis merupakan salah satu kelurahan dari 4 wilayah kelurahan di wilayah Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap.Lokasinya disebelah paling selatan dan paling barat di Kecamatan Cilacap Tengah. Kelurahan Lomanis terdiri dari 6 dusun di bagi menjadi 6 Rukun Warga (RW) dan 22 rukun tetangga (RT). Batas-batas wilayah Kelurahan Lomanis adalah: Sebelah Utara: Kelurahan Karang Talun Sebelah Selatan: Kelurahan Donan Sebelah Timur: Kelurahan Sidanegara dan Donan Sebelah Barat: Sungai Bengawan Donan.

Mengenai iklim dan curah hujan di KelurahanLomanis antara 2015 sampai 2016 mm/ tahun, sedangkan suhu udara di KelurahanLomanis antara 280 C – 320C.Sedangkan keadaan tanahnya cukup subur dan sebagan besar wilayah Kelurahan Lomanis berupa lahan sawah dan sisanya tanah perkebunan dan ladang. Wilayah Kelurahan Lomanis selain daerah pesawahan, perkebunan dan ladang juga berdekatan dengan kawasan industri, misalnya Pertamina UP 4 Cilacap, Pabrik Semen Holcim, Pabrik Pemotongan Kayu, Pabrik Pupuk Sriwjaya, Pabrik Tepung, Pengalengan ikan dan lain-lan. Keadaan wilayah

Kelurahan Lomanis cukup luas. Adapun data wlayah Kelurahan Lomanis seperti pada data dibawah ini: Luas wilayah Kelurahan Lomanis seluas: 742,775 KM2 Luas Pemukiman: 361.905 M2 Luas Persawahan: 91.977 M2 Luas Perkebunan: - Luas Kuburan: - Luas Pekarangan: 10.700 M2 Luas Taman: 1.350 M2 Luas Perkantoran: 2.302 M2 Luas Prasarana Umum lainnya: 274.541 M2

Jumlah total penduduk Kelurahan Lomanis sesuai dengan data yang kita peroleh yaitu data Monografi Kelurahan Lomanis adalah 5.018 jiwa. Dengan perincian sebagai berkut: 1. Penduduk laki-lakinyasebanyak 2.554 jiwa dan 2. Penduduk perempuannya sebanyak 2.464 jiwa 3. Penduduk seluruhnya sebanyak 5.018 jiwa

Kelurahan Lomanis merupakan kelurahan terkaya akan hasil buminya dibandingkan dengan kelurahan lain di Kecamatan Cilacap Tengah yaitu kelurahan Donan, kelurahan Sidanegara, dan kelurahan Lomanis.Hasil bumi Kelurahan Lomanis anara lain: 1. Tanaman Padi dapat panen 3 kali dalam setahun 2. Tanaman Jagung sebagai tanaman selingan setelah tanaman padi 3. Tanaman Kedelai sebagai hasil tanaman perkebunan 4. Tanaman Kelapa sebagai hasil tanaman perkebunan 5. Tanaman Ketela pohon sebagai tanaman di ladang 6. Tanaman Sayuran sebagai tanaman perkebunan.

B. KondisiBudayadan Agama Kondisi budaya agama warga Lomanis Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap sebelum KH. Drs. Imam Mudaris mendirikan pondok pesantren Darul Muttaqin sebenarnya warga Kelurahan Lomanis sudah cukup banyak yang beragama Islam bahkan mayoritas warga Lomanis sudah cukup banyak yang beragama Islam, namun sayangnya kebanyakan hanya sebatas Islam KTP saja atau belum menjalankan ajaran agama Islam dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya. Warga Kelurahan Lomanis waktu itu masih banyak yang tingkah lakunya sehari-hari selalu menyimpang dari ajaran atau sareat agama Islam misalnya: 1. Masih banyak warga Kelurahan Lomanis yang suka bermabuk-mabukan baik di rumah maupun di tempat-tempat terbuka. 2. Masih banyak warga Kelurahan Lomanis yang terbiasa berjudi dengan taruhan uang serta beradu nasib taruahan dengan menggunakan burung merpati atau burung dara. 3. Masih banyak warga Kelurahan Lomanis yang melakukan adat-istiadat yang menympang dengan ajaran Islam seperti sadranan, sedekah laut, sedekah bumi, dan lain-lain. Setelah di wilayah Kelurahan Lomanis berdiri sebuah Pondok Pesantren yang didirikan oleh KH. Drs. Imam Mudaris yaitu Pondok Pesantren Darul Muttaqin akhirnya warga Kelurahan Lomanis sudah mulai mengenal ajaran agama Islam lebih mendalamkarena sudah banyak warga Kelurahan Lomanis yang belajar ajaran agama Islam di Pondok Pesantren Darul Muttaqin sehingga: 1. Warga Kelurahan Lomanis yang dulunya suka bermabuk-mabukan sepanjang harikini sudah berangsur-angsur mulai berkurang, 2. Warga Kelurahan Lomanis yangdulunya suka berjudi dalam bentuk apapun kini sudah berangsur-angsur mulai berkurang, 3. Warga Kelurahan Lomanis yang dulunya gemar melakukan adat-istiadat seperti melakukan sedekah laut, sedekah bumi, kini sudah berangsur-angsur mulai berkurang dan alhamdulillah sekarang warga Kelurahan Lomanis sudah dapat dikatakan tidak ada lagi warga yang berkelakuan menyimpang dari ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari seperti sebelum ada Pondok Pesantren Darul Muttaqin. Budaya, tingkat pendidikan, serta kehidupan beragama masyarakat Kelurahan Lomanis semenjak adanya Pondok Pesantren Darul Muttaqin sekarang termasuksudah cukup maju.Halini dapat dilihatdari pola kehidupan masyarakat Kelurahan Lomanis sudah banyak yang mapan dan teraur, serta selalu mentaati perauran yang ada di Kelurahan Lomanis serta menjalakan ajaran agama Islam dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya.

C. Tingkat pendidikan Tingkat pendidikan warga Kelurahan Lomanis umumnya berpendidikan tinggi, warga sudah dapat dikatakan tidak ada yang tidak bersekolah bahkan warganya sudah tidak ada yang buta pendidikan dan buta huruf.Tingkat pendidikan di Kelurahan Lomanis sudah semakin berkembang, rata-rata penduduknya bersekolah hingga tamat tingkat SMA bahkan ada yang tamat sampai tingkat Perguruan Tinggi.Sarana pendidikannya sudah cukup berkembang dengan adanya 1. Tempat kursus-kursus 2. Sekolah TamanKanak-kanak 3. Sekolah Dasar 4. Sekolah Menengah Pertama 5. Sekolah Menengah Atas 6. Perguruan Tinggi

Di bidang agama warga Kelurahan Lomanis adalah warga yang 

agamais.Rumahibadahnyasudah cukup banyak dantersebardibeberapatempat wlayah Kelurahan Lomanis, sedangkan keadaanrumah penduduk rata-rata layakhuni, bahkan banyak yang bagus-bagus. Islam merupakan agama mayoritas penduduk di Kelurahan Lomanis, sehingga tidak jarang disetiap jalan terdapat banyak mushola dan masjid. Meskipun ada sebagian kecil yang beragama non Islam tetapi warga mayarakat Kelurahan Lomanis tetap hidup rukun. Berdampingan, dan selalu bekerjasama dalam menentukan kemajuan wilayah Kelurahan Lomanis. Pola kehidupan masyarakat desa masih memegang teguh adat istiadat yang mencerminkan watak serta kebiasaan yang dilakukan dalam menjalin hubungan antar manusia, antar umat beragama maupun antar warga negara yang baik. Gotong royong merupakan salah satu kebiasaan warga Kelurahan Lomanis yang terlihat sangat terjaga dengan baik, walaupun pengaruh kehidupan kota sudah menjalar pada segi-segi kehidupan masyarakat, namun masyarakat tetap tidak terpengaruh dengan kehidupan yang serba bebas seperti di kota-kota besar. Gotong royong tersebut misalnya dalam hal memperbaiki rumah warga yang perlu diperbaki atau sudah tidak layak huni, kerja bakti membangun jalan, memperbaiki jembatan yang rusak, membersihkan lingkungan dan lain sebaganya. Demikian pula tradisi yang sudah ada sejak dulu seperti selamatan setelah ada orang yang meninggal sudah mulai ditinggalkan. Kegiatan lainnya misalkan kegatan ibu-ibu PKK, kegiatan di Posyandu sangat digiatkan. Semuanya berkembang dengan baik dan berjalan lancar. Kondisi budaya masyarakat Kelurahan Lomanis dahulu sangat kental dengan kegiatan sadranan juga sudah mulai ditinggalkan. Semua diganti dengan kegiatan keagamaan misalnya saling bersilahturrahmi dengan cara saling membagi-bagikan makanan antar warga.

Kelurahan Lomanis iniwarganya sudah banyak yang meninggalkan

kebiasaan tradisi-tradisi Jawa, misalnya, upacara sedekah laut, upacara adat perkawinan, upacara adat kematian, dan upacara adat kelahiran. Tetapi setelah KH.Drs. Imam Mudaris mendirikan Pondok Pesantren Darul Muttaqin di kelurahan Lomanis dan warganya banyak yang mengaji di Pondok Pesantren sekarang tradisi yang demikian sudah mulai hilang. Dengan uraian tersebut diatas menunjukkan bahwa warga Lomanis dan sekitarnya sudah banyak yang mengamalkan ajaran agama Islam dengan daik dan benar sehngga mulai meninggalkan kebiasaan yang menyimpang ajaran agama Islam, karena warganya sudah banyak yang mengaji di Pondok Pesantren Darul Muttaqin yang didirikan oleh KH. Drs. Imam Mudaris. C. Kondisi Sosial Ekonomi Kelurahan Lomanis luas wilayahnya merupakan lahan pertanian, perkebunan dan ladang. Tanahnya yang sangat subur, sehingga sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian dengan cara bercocok tanam atau bertani, dalam setahun merekadapat panen padi sampai 3 kali, jika di musim kemarau para petani tetap dapat memanen hasil pertanian diluar tanaman pokok yaitu tanaman palawijo seperti kedelai, kacang tanah, bayam, kangkung, dan lain-lain. Kegiatan bertani bukan hanya menjadi pekerjaan para petani saja, tetapi banyak juga pegawai swasta, karyawan pabrik, dan Pegawai Negeri Sipilbanyak yang memiliki lahan pertanian, sehingga mereka juga bercocok tanam juga. Meskipun petani diKelurahanLomanis sudah cukup makmur akan tetapi mereka tidak hanya mengandalkan hasil pertanian saja tetapi juga bekerja yang lainnya (wawancara dengan Slamet tanggal 14 maret 2016) Mayoritas pendudukan Kelurahan Lomanis pekerjaannya bermata pencaharian sebagai petani atau bercocok tanam, mereka menggarap sawah, menanam di kebun dan di ladang. Di sawah mereka menanam padi yang dapat dipanen 3 kali dalam setahun.Di kebun mereka menanam kelapa, mangga, Jambu, pepaya dan lain-lain yang dapat dijual dengan para pedagang.Di ladang mereka menanam tanaman palawija seperti tanaman kedelai, jagung, kacang tanah dan tanaman sayuran yang dapat dijual dengan para pedagang. Sedangkan sebagian lainnya bekerja sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) seperti guru, perawat, kantor pemerntahan, karyawan Pertamina, karyawan Semen Holcim,bekerja sebagi wiraswasta, dan bekerja sebagai buruh dan mash banyak yang lainnya. Tanaman

pertanian yang ada di KelurahanLomanis diantaranya tanaman padi yang tersebar

di sebagan besar wilayah Kelurahan Lomanis, tanaman kelapa juga banyak terdapat di Kelurahan Lomans, tamanan palawija dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sumber: Imam Mudaris: Profil…, Maharani Dwi Santika, FKIP UMP, 2016