Kaum Meletian adalah salah satu kelompok denominasi besar dalam sejarah Gereja perdana. Hal yang mendasari keterpisahan mereka dengan Gereja adalah mengenai kemudahan bagi umat Kristen yang telah murtad untuk kembali ke dalam Gereja.[1] They were named after Meletius of Lycopolis.

Konsili Nicea pada tahun 325, yang dihadiri Konstantinus, berupaya untuk merangkul kembali kaum Meletian ke dalam kesatuan Gereja. Konsili tersebut sepakat untuk memberikan para imam Meletian "keistimewaan klerikal sepenuhnya" jika mereka bersedia untuk melepaskan diri dari skisma dan "mengakui otoritas Aleksander dari Aleksandria."[2]

ReferensiSunting

  1. ^ History of the Christian Church, Volume II: Ante-Nicene Christianity. A.D. 100-325. | Christian Classics Ethereal Library
  2. ^ T. D. Barnes; Constantine and Eusebius (Harvard University Press, 1981), pp.217