Kadipaten Pommern

Kadipaten Pommern (bahasa Jerman: Herzogtum Pommern, bahasa Polandia: Księstwo Pomorskie) adalah sebuah kadipaten di pesisir selatan Laut Baltik yang dipimpin oleh adipati dari Wangsa Pommern (Gryfici). Kadipaten ini berdiri dari abad ke-12 hingga tahun 1637.

Kadipaten Pommern

Herzogtum Pommern,
Księstwo Pomorskie
1121–1637
{{{coat_alt}}}
Lambang (1530–1637)
Pommern di bawah penguasa Griffin terakhir
Pommern di bawah penguasa Griffin terakhir
StatusVasal
Ibu kotaSzczecin, Demmin, Wolgast
PemerintahanKadipaten feudal
Era SejarahAbad Pertengahan
1121
• Dibagi menjadi Wolgast dan Stettin
1295
• Bersatu kembali di bawah Bogislaw X
1478
• Bergabung dengan Lingkar Sachsen Hulu
1512
• Terbagi lagi menjadi P.-Wolgast dan P.-Stettin
1532
• Diduduki oleh Gustavus Adolphus dari Swedia
1630
• Kematian Adipati Bogislaw XIV
10 Maret 1637 1637
Didahului oleh
Digantikan oleh
Księstwo rugijskie COA.svg Kepangeranan Rugia
Keuskupan Cammin Kammin-Bistum1.PNG
Pommern Swedia Naval Ensign of Sweden.svg
Provinsi Pommern (1653–1815) Wappen Mark Brandenburg.png
Sekarang bagian dari Polandia
 Jerman

Kadipaten ini bermula dari wilayah milik Wartislaw I, seorang adipati Pommern Slavik, dan kemudian diperluas dengan menyerap Tanah Schlawe dan Stolp pada tahun 1317, Kepangeranan Rügen pada tahun 1325, dan Tanah Lauenburg dan Bütow pada tahun 1455. Pada abad pertengahan akhir, kadipaten ini juga mencakup wilayah Neumark dan Uckermark serta Circipania dan Mecklenburg-Strelitz.

Adipati Pommern menjadi vasal Polandia dari tahun 1122 hingga 1138, vasal Kadipaten Sachsen dari tahun 1164 hingga 1181, vasal Denmark dari tahun 1185 hingga 1227, dan vasal Kekaisaran Romawi Suci dari tahun 1181 hingga 1185 dan dari tahun 1227 hingga 1806, termasuk periode sebagai vasal Margraviat Brandenburg. Kadipaten ini dipimpin oleh adipati-adipati Griffin yang mengakibatkan pembagian internal. Setelah adipati Griffin terakhir meninggal selama Perang Tiga Puluh Tahun pada tahun 1637, wilayah kadipaten ini dibagi-bagi oleh Brandenburg-Prusia dan Swedia.

BibliografiSunting

  • Piskorski, Jan Maria (1999). Pommern im Wandel der Zeiten (dalam bahasa German). Zamek Ksiazat Pomorskich. ISBN 8390618486. 
  • Buchholz, Werner, ed. (2002). Pommern (dalam bahasa German). Siedler. ISBN 3-88680-780-0. 
  • Krause, Gerhard; Balz, Horst Robert; Müller, Gerhard (1997). Theologische Realenzyklopädie. Walter de Gruyter. ISBN 3-11-015435-8. 
  • Herrmann, Joachim (1985). Die Slawen in Deutschland (dalam bahasa German). Berlin: Akademie-Verlag. ISBN 3-515-07671-9. 
  • Inachin, Kyra (2008). Die Geschichte Pommerns (dalam bahasa German). Rostock: Hinstorff. ISBN 978-3-356-01044-2. 
  • Addison, James Thayer (2003). Medieval Missionary: A Study of the Conversion of Northern Europe Ad 500 to 1300. Kessinger Publishing. ISBN 0-7661-7567-7. 
  • Nicklas, Thomas (2002). Macht oder Recht: frühneuzeitliche Politik im Obersächsischen Reichskreis (dalam bahasa German). Franz Steiner Verlag. ISBN 3-515-07939-4. 
  • Buske, Norbert (1997). Pommern (dalam bahasa German). Schwerin: Helms. ISBN 3-931185-07-9. 
  • Köbler, Gerhard (2007). Historisches Lexikon der Deutschen Länder: die deutschen Territorien vom Mittelalter bis zur Gegenwart (dalam bahasa German) (edisi ke-7). C.H.Beck. ISBN 3-406-54986-1. 
  • Palmer, William (2005). A Compendioius Ecclesiastical History from the Earliest Period to the Present Time. Kessinger Publishing. ISBN 1-4179-8323-X. 
  • Calhoun, Craig J.; Gerteis, Joseph; Moody, James; Pfaff, Steven; Virk, Indermohan (2002). Contemporary Sociological Theory. Blackwell Publishing. ISBN 0-631-21350-3. 
  • Zientara, Benedykt; Smolka, Stanisław; Loew, Peter Oliver (2002). Heinrich der bärtige und seine Zeit: Politik und Gesellschaft im mittelalterlichen Schlesien (dalam bahasa German). Oldenbourg Wissenschaftsverlag. ISBN 3-486-56615-6. 
  • Willoweit, Dietmar; Lemberg, Hans (2006). Reiche und Territorien in Ostmitteleuropa: Historische Beziehungen und politische Herrschaftslegitimation (dalam bahasa German). Oldenbourg Wissenschaftsverlag. ISBN 3-486-57839-1. 
  • Boockmann, Hartmut (1992). Die Anfänge der ständischen Vertretungen in Preussen und seinen Nachbarländern (dalam bahasa German). Oldenbourg Wissenschaftsverlag. ISBN 3-486-55840-4. 
  • du Moulin Eckart, Richard (1976). Geschichte der deutschen Universitäten (dalam bahasa German). Georg Olms Verlag. ISBN 3-487-06078-7. 
  • Köhne, Boris Vasilyevich (1842). Koehne's Zeitschrift für Münz-, Siegel- und Wappenkunde (dalam bahasa German) (edisi ke-2). E.S. Mittler. 
  • Grote, Hermann (1862). Münzstudien (dalam bahasa German). Akademische Druck- u. Verlagsanstalt. 
  • Spiess, Karl-Heinz; Auge, Oliver (2003). Medien der Kommunikation im Mittelalter (dalam bahasa German). Franz Steiner Verlag. ISBN 3-515-08034-1. 
  • Maclear, George Frederick (1969). Apostles of Mediaeval Europe. Ayer Publishing. ISBN 0-8369-2803-2. 
  • Medley, D. J. (2004). The church and the empire. Kessinger Publishing. ISBN 1-4191-5673-X.