Buka menu utama

Jalaludin Rakhmat (lahir di Bandung, 29 Agustus 1949; umur 70 tahun) adalah cendekiawan dan politisi dari PDI-P. Setelah lama menjadi dosen di Universitas Padjajaran, pada tahun 2014 dia terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2014-2019. Di DPR dia menjadi anggota Komisi VIII (agama dan sosial).

BiografiSunting

Jalaludin Rakhmat mendapatkan gelar master komunikasi dari Iowa State University dan doktor ilmu politik dari Australian National University[1]. Sejak tahun 1978 dia bergabung dengan Universitas Padjajaran sebagai staf pengajar. Setelah pensiun sebagai dosen, pada tahun 2013 dia memutuskan terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PDI-P. Dia memilih partai tersebut karena menurutnya hanya PDI Perjuangan yang membela kaum minoritas.[1]

Jalaludin muda dibesarkan di kalangan Nahdatul Ulama, dan kemudian aktif di gerakan Muhammadiyah. Pada saat ini dia lebih dikenal sebagai tokoh Syiah di Indonesia. Dia ikut membidani salah satu organisasi Syiah di Indonesia, yaitu Jamaah Ahlulbait Indonesia (Ijabi) pada awal Juli 2000.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ a b KH Jalaluddin Rakhmat: Hanya PDI Perjuangan yang Membela Kaum Minoritas dan Mustadhafin Rakyat Merdeka Online 4 Mei 2013. Diakses 22 Februari 2018.
  2. ^ Jalaludin Rakhmat memilih jalan tasawuf BBC Indonesia, 20 Agustus 2013. Diakses 22 Februari 2018

Pranala luarSunting