Buka menu utama
Pedagang kaki lima di tepian jalan Jakarta, mereka menjual jajanan jalanan

Jajanan jalanan atau makanan jalanan adalah makanan atau minuman siap santap yang dijual oleh penjaja jalanan, pedagang asongan, warung, atau kedai di tempat umum, misalnya di tepi jalan umum, pasar, pasar malam, atau pekan raya. Jajanan jalanan biasanya dijajakan di kios makanan,[1] gerobak makanan, atau truk makanan dan dimaksudkan sebagai makanan segera dikonsumsi. Beberapa makanan jalanan bersifat lokal, beberapa jenis makanan lebih populer dan melampaui batas wilayah tradisional mereka. Beberapa jajanan jalanan diklasifikasikan sebagai camilan dan makanan cepat saji, dan rata-rata lebih murah daripada harga makanan di rumah makan. Menurut penelitian yang digelar pada 2007 study dari Food and Agriculture Organization, 2,5 miliar orang mengkonsumsi jajanan jalanan setiap hari.[2]


ReferensiSunting

  1. ^ Artemis P. Simopoulos, Ramesh Venkataramana Bhat. Street Foods. Karger Publishers, 2000. hlm. vii. Diakses tanggal 18 April 2011. 
  2. ^ "Spotlight: School Children, Street Food and Micronutrient Deficiencies in Tanzania". Rome, Italy: Food and Agriculture Organization of the United Nations. February 2007. Diakses tanggal 2008-02-20. 

Pranala luarSunting