Buka menu utama

Perubahan

386 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
{{tanpa_referensi|date=7 Juni 2012}}
'''Sumatera Thawalib''' merupakan sekolah Islam modern pertama di Indonesia dan masih Berdiri sampai sekarang. Sumatera Thawalib, yang berarti Pelajar Sumatera, berdiri pada tanggal 15 Januari 1919 dari hasil pertemuan antara pelajar Sumatera Thawalib ([[Padang Panjang]]) dengan pelajar Parabek. Hasil pertemuan ini adalah dibentuknya sebuah persatuan antara kedua pelajar lembaga pendidikan itu, yang dinamai "Sumatera Thawalib (Siswa-Siswa Dari Sumatera)", dengan tujuan memperdalam ilmu dan mengembangkan agama Islam.
 
== Sejarah ==
Setelah surau Jembatan Besi mengalami banyak perubahan dan pembaharuan, maka pada tahun 1918 Haji Rasul memperkenalkan sistem kelas pada Sumatera Thawalib dan semenjak itu sistem pendidikan surau yang selama ini dianut oleh surau Jembatan Besi sudah berubah menjadi Sumatera Thawalib yang mempergunakan sistem sekolah. Sesudah sistem pendidikannya berubah, maka Haji Rasul menyusun kembali kurikulum, metode mengajar, dan buku yang akan dipergunakan pada Sumatera Thawalib dengan memasukkan mata pelajaran umum.
 
Sementara itu surau Parabek yang didirikan oleh Syekh [[Ibrahim Musa]], bergerak ke arah pembaruan dalam bidang pendidikannya yang di ikuti pula oleh beberapa surau lainnya.
 
=== Pertemuan Parabek ===
 
Parabek Yang Awalnya Bernama Muzakaratul Ikhwan (Jamiatul Ikhwan)  Sebuah Halaqoh Di Masjid Jami' Parabek Yang Didirikan Oleh Syekh Ibrahim Musa (Inyiak Parabek) Pada Tanggal 20 September 1910. Pada tanggal 15 Januari 1919, dengan mengambil tempat di surau [[Muhammad Jamil Jambek]] di Bukittinggi, diadakan pertemuan antara pelajar Sumatera Thawalib dengan pelajar Parabek. Hasil pertemuan ini adalah dibentuknya sebuah persatuan antara kedua pelajar lembaga pendidikan itu, yang dinamai "Sumatera Thawalib", dengan tujuan memperdalam ilmu dan mengembangkan agama Islam.
 
Pada tahun 1921, Syekh Ibrahim Musa memperkenalkan sistem madrasah pada surau Parabek seperti yang dilaksanakan pada Sumatera Thawalib, dan semenjak itu surau Parabek sudah berubah namanya menjadi Sumatera Thawalib Parabek. Selanjutnya surau di Padang Japang, Maninjau, dan Batusangkar juga mengubah nama dengan Sumatera Thawalib seperti yang dilakukan oleh surau Jembatan Besi dan surau Parabek.
 
=== Pergerakan Politik ===
 
== Alumni ==
Dengan sistem pendidikan tersebut, tamatan Sumatera ThalibThawalib banyak yang menjadi pemimpin Islam yang kuat pendiriannya dan berpegang teguh pada ajaran Islam. Kebanyakan di antaranya diangkat menjadi guru pada sekolah agama yang tersebar di Sumatera Barat. Tahun 1930, Sumatera Thawalib membutuhkan hal yang baru terutama untuk menghadapi Belanda dalam pergerakan kebangsaan.
 
Prof.DR.H.HAMKA & H.Adam Malik
 
== Pranala luar ==
* [http://ramadan.detik.com/read/2013/07/03/101543/2291067/1523/sumatera-thawalib-parabek-tempat-ngaji-mantan-wapres-ri-adam-malik?r992203625 ''Sumatera Thawalib Parabek, Tempat Ngaji Mantan Wapres RI Adam Malik''] detikcom, 3 Juli 2013. Diakses 15 September 2013.
* [https://groups.google.com/forum/#!msg/rantaunet/Pa_EK20jD4U/8HV3Qb0udvoJ ''Penyebar .... Soematera Thawalib''] R@ntau-Net, 5 Juni 2008. Diakses 15 September 2013.
* Website Sumatera Thawalib Parabek thawalib-parabek.sch.id/.Diakses 16 Mei 2015
 
[[Kategori:Minangkabau]]
Pengguna anonim