Proklamasi Pendirian Negara: Perbedaan antara revisi

76 bita dihapus ,  11 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Rintojiang memindahkan halaman Upacara Pendirian Negara ke Proklamasi Pendirian Negara: lebih cocok dengan padanan Indonesia)
Tidak ada ringkasan suntingan
'''Proklamasi Pendirian Negara''' ([[Pinyin]]: ''Kāiguó Dàdiǎn'', {{lang-zh|开国大典}}) adalah sebuah [[lukisan minyak]] yang dibuat pada tahun 1953 oleh seniman Tiongkok [[Dong Xiwen]] (董希文). Lukisan tersebut menggambarkan [[Mao Zedong]] dan para pemimpin [[Partai Komunis Tiongkok|Komunis]] lainnya sedang mengumumkan pendirian [[Republik Rakyat Tiongkok]] di [[Lapangan Tiananmen]] pada 1 Oktober 1949. Sebagai sebuah contoh penting dari karya [[realisme sosialis]], lukisan tersebut merupakan salah satu lukisan yang paling banyak diproduksi ulang di Republik Rakyat Tiongkok. Karya tersebut berulang kali direvisi, dan sebuah lukisan republik dibuat untuk mengakomodasikan perubahan-perubahan tambahan, karena para pemimpin yang digambarkan jatuh dari kekuasaan dan kemudian [[Rehabilitasi politik|direhabilitasi]].
 
Setelah Komunis [[Revolusi Komunis Tiongkok|merebut]] Tiongkok, mereka mengenang pencapaian mereka melalui karya-karya seni. Dong ditugaskan untuk membuat sebuah rekaman visual dari upacara tanggal 1 Oktober, yang ia hadiri. Ia menganggapnya penting bahwakarena lukisan tersebut menampilkan baik rakyat dan para pemimpinnya. Setelah mengerjakannya selama tiga bulan, ia menyelesaikan lukisan minyak tersebut dalam gaya [[seni foklor]], dengan menggambarkannya atas dasar sejarah seni Tiongkok untuk tema kontemporer. Kesuksesan lukisan tersebut dijamin saat Mao melihatnya dan menyukainya, dan diproduksi ulang dalam jumlah besar untuk dipajang di rumah.
 
Disingkirkannya [[Gao Gang]] dari pemerintah pada tahun 1954, mengakibatkanmembuat Dong diperintahkan untuk disuruhmenghilangkan menghilangkannyaGao dari lukisan tersebut. Kepergian Gao bukanlah yang terakhir; Dong juga menghilangkan [[Liu Shaoqi]] pada tahun 1967. ArusModifikasi nasibyang politikbermotif berlanjutpolitis padatersebut pengubahan, danberlanjut reproduksidengan dilukisdikerjakan oleh seniman lainnya pada tahun 1972 untuk mengakomodasikan penghapusan lainnya. Replikanya dimodifikasi pada 1979 untuk memasukkan kembali orang-orang yang disingkirkan, yang telah direhabilitasi. Kedua kanvas tersebut disimpan di [[Museum Nasional Tiongkok]], Beijing.
 
== Latar belakang ==
Setelah pendirian Republik Rakyat pada 1949, Komunis dengan cepat mengambil alih kesenian di Tiongkok. [[Realisme sosialis]] yang merupakan karakteristik kesenian Soviet dengan cepat mempengaruhi seni di Republik Rakyat. Pemerintahan baru mengusulkan serangkaian lukisan, utamanya berbahan minyak, untuk mengenang sejarah [[Partai Komunis Tiongkok]] (PKT), dan masa puncaknya pada 1949. Untuk mewujudkannya, pada Desember 1950, pejabat kesenian Wang Yeqiu meminta agar Deputi Menteri Budaya [[Zhou Yang (pakar teori kesusastraan)|Zhou Yang]] untuk mengadakan pameran kesenian pada tahun berikutnya untuk memperingati peringatan ke-30 pendirian Partai tersebut di Tiongkok. Wang telah menjelajahi Uni Soviet dan mengamati keseniannya, yang sangat ia jiwai, dan ia mengusulkan agar patung-patung dan lukisan-lukisan yang dipamerkan menggambarkan sejarah PKT, untuk kemudian dimasukkan dalam Museum Revolusi Tiongkok yang direncanakanakan dibangun. Sebelum mengambilmerebut alihkendali atas negara tersebut secara bulat, PKT telahsudah menggunakan kesenian sebagai propaganda, sebuah teknik yang secara khusus efektif karena sebagian besar penduduk Tiongkok saat itu buta huruf. Usulan Wang disetujui pada Maret 1951, dan sebuah komite, yang meliputi kritikus seni dan pejabat [[Jiang Feng (artis)|Jiang Feng]], ditunjuk untuk menentukan seniman-seniman yang layak.{{sfn|C. Hung 2007|pp=785–786}} Meskipun hampir 100 lukisan diproduksi untuk pameran tahun 1951 tersebut, tidak semuanya dianggap layak, dan pameran itu ditunda.<ref name = "cn19">{{cite web|title =《开国大典》油画曾四次修改 哪些人被删除了?(''Founding Ceremony'' painting has been modified four times: who was deleted?|publisher=ifeng.com|date=January 4, 2011|accessdate=January 23, 2017|language=zh|author=Wu Jijin|url=http://news.ifeng.com/history/zhongguoxiandaishi/detail_2011_01/04/3933709_0.shtml}}</ref>
 
[[Berkas:Founding Ceremony B.jpg|jmpl|kiri|''Upacara Pendirian Negara'' dipamerkan bersama dengan artefak-artefak dari upacara 1 Oktober 1949. Museum Nasional Tiongkok. Difoto pada tahun 2018.]]
Penggunaan lukisan minyak untuk mengenang peristiwa-peristiwa dan membuat pernyataan politik bukanlah hal baru; contoh-contoh abad ke-19-nya meliputi lukisan-lukisan [[John Trumbull]] pada [[United States Capitol]] dan ''[[Pelantikan Napoleon]]'' karya [[Jacques-Louis David]].{{sfn|C. Hung 2007|p=785}} Lukisan minyak membolehkanmampu untukmenghasilkan mencampurwarna nada-nada untuk memproduksi serangkaian besar warnayang realistis dan atraktif, tidak seperti lukisan tinta dan kuas Tionghoa tradisional.{{sfn|C. Hung 2007|p=789}} Di museum-museum Moskwa, Wang mempelajari bagaimana karier [[Lenin]] dikisahkan dan dapat diakses oleh masyarakat melalui artefak-artefak yang disertai dengan lukisan-lukisan minyak yang menampilkan peristiwa-peristiwa penting dalam karier pemimpin Komunis tersebut. Ia dan para penjabat di tingkat yang lebih tinggi memutuskan untuk menggunakan teknik yang sama sesuai yangdengan saat mereka merencanakan Museum Revolusi Tiongkok. Kemudian, mereka mengumpulkan informasi-informasi sejarah Partai tersebut dan menuangkannya dalam bentuk karya-karya. Lukisan-lukisan yang direncanakan diletakkan di musimmusium tersebut belum ada dan belum dibuka sampai 1961.{{sfn|C. Hung 2007|pp=790–792}} Para pemimpin Tiongkok bersikukuh untuk dipersembahkan dalam lukisan-lukisan tersebut, menunggu pencurahan mereka sebagai tokoh-tokoh utama dalam peristiwa-peristiwa dalam sejarah negara tersebut.{{sfn|Wu Hung 2005|pp=171–172}}
 
Tak ada karya yang awalnya ditujukan terhadap museum tersebut yang menggambarkan peristiwa upacara di [[Lapangan Tiananmen]] pada 1 Oktober 1949, saat [[Mao Zedong]] memproklamasikan Republik Rakyat. Para pejabat menuntut karya khusus semacam itu.<ref name = "cn1" /> Dong Xiwen, sebagai seorang seniman tersohor dan melek politik, dan seorang profesor di [[Akademi Seni Rupa Pusat Tiongkok|Akademi Seni Rupa Pusat]] (ASRP) di Beijing, menjadi seorang kandidat yang cocok.{{sfn|C. Hung 2007|pp=790–792}} Dong telah hadir di upacara 1 Oktober; dan hubungan pribadinya dengan peristiwa tersebut membantunyamenjadikan membuatia pilihansebagai orang yang ditentukantepat tersebutuntuk mengabadikannya.<ref name = "cn3" /> Meskipun Dong kemudian mempermasalahkan ketiadaan kebebasan memilih secara bulat dalam kariernya sesuai dengan subyek-subyek lukisannya,{{sfn|C. Hung 2007|p=783}} ''Pendirian Negara'' membuatnya terkenal<ref name = "cn19" />
 
== Subyek dan teknik ==
[[Berkas:Founding Ceremony original.jpeg|jmpl|ka|Lukisan asli Dong]]
 
Lukisan tersebut menggambarkan upacara pendirian Republik Rakyat Tiongkok pada 1 Oktober 1949. Fokusnya adalah pada Mao, yang berdiri di balkon [[Gerbang Tiananmen]], sedang membacakan proklamasinya menggunakan (aslinya) dua mikrofon.{{sfn|Andrews|p=81}} Dong mendapatkan beberapa kekuasaan dalam menampilkan Gerbang Tiananmen, membuka latar di depan Mao untuk memberi pemimpin tersebut hubungan lebih langsung dengan rakyatnya,{{sfn|C. Hung 2007|p=809}} yang terkadang disalahartikan bahwa [[Liang Sicheng]] yang dikira sebagai pembangunnya, namun brilian secara artistik.<ref name = "cn19" /> Lima merpati terbang di angkasa di sebelah kanan Mao. Di belakangnya, para penjaga kehormatan dan para anggota organisasi patriotik dijejerkan menurut urutan pangkat, dengan beberapa memegang spanduk. [[Qianmen]], gerbang di ujung selatan lapangan tersebut, yang terlihat, seperti halnya gerbang [[Yongdingmen]] (yang terlihat di kiri Mao).{{sfn|Andrews|p=81}} Tembok kota tua pada masa itu menutupi lapangan tersebut (kemudian dirubuhkan pada 1950-an), kota Beijing terlihat, dan warna hijau mewakili negara Tiongkok, dengan pemandangan tambahan berada di bawah sinar matahari dan awan-awan.{{sfn|C. Hung 2007|p=810}} 1 Oktober telah menjadi hari penting di Beijing; Dong mengambil lisensi artistik dengan cuaca.<ref name = "cn3" />
 
Di sebelah kiri Mao terlihat para letnannya dalam barisan Komunis. Dalam lukisan asli, barisan depan, yang diurutkan menurut pangkat, terdiri dari (dari kiri) Jenderal [[Zhu De]], [[Liu Shaoqi]], Madame [[Song Qingling]] (janda [[Sun Zhongshan]]), [[Li Jishen]], [[Zhang Lan]] (dengan jenggot), dan paling kanan, Jenderal [[Gao Gang]]. [[Zhou Enlai]] berada di bagian paling kiri di barisan kedua, disampingnya adalah [[Dong Biwu]], dua pria yang identitasnya belum jelas, dan yang paling kanan, [[Guo Moruo]]. [[Lin Boqu]] berada di paling kiri di barisan ketiga.{{sfn|Andrews|p=81}} Para pemimpin berjejer berdekatan satu sama lain, meskipun berjauhan dari Mao. Hal ini menandakan keutamaannya, karena pada kenyataannya ia ditampilkan lebih tinggi ketimbang para letnannya.{{sfn|Wu Hung 2005|pp=172–173}} Sudut pandang pengamatannya berada di samping balkon, dimana sebagian besar lapangan terlihat pada sisi tersebut. Dalam rangka hanya memperlihatkan Mao dan langit, Dong memanipulasi pandangannya, meningkatkan horizon dan mengedepankan balkonnya. Selain itu, hanya para pejabat dan bukannya kerumunan di bagian bawah yang terwakili sebagai orang-orang; sejarawan seni Wu Hung menyatakan bahwa "massa yang berpawai di Lapangan tersebut diperkuat dari anonmitas kolektif. Kombinasi keduanya—bagian atas dan bagian bawah, para pemimpin dan rakyat—menonjolkan perwakilan komprehensif dari Tiongkok Baru."{{sfn|Wu Hung 2005|p=173}}