Kalimantan Barat: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Simon Liem (bicara | kontrib)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Simon Liem (bicara | kontrib)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 58:
== Sejarah ==
[[Berkas:Borneo1945.png|jmpl|kiri|Provinsi Borneo saat masa awal kemerdekaan, tahun 1945.]]
Bakulapura atau [[Tanjungpura]] merupakan taklukan [[Kerajaan Singhasari]]. Wilayah kekuasaan Tanjungpura membentang dari [[Tanjung Dato]] sampai [[Tanjung Sambar]]. Pulau Kalimantan kuno terbagi menjadi 3 wilayah negara kerajaan induk: Borneo (Brunei), [[Sukadana, Kayong Utara|Sukadana]] (Tanjungpura) dan Banjarmasin (Bumi Kencana). Tanjung Dato adalah perbatasan wilayah mandala Borneo (Brunei) dengan wilayah mandala Sukadana (Tanjungpura), sedangkan Tanjung Sambar batas wilayah mandala Sukadana/Tanjungpura dengan wilayah mandala Banjarmasin (daerah Kotawaringin).<ref>{{en}} {{cite book|pages=713|url=http://books.google.co.id/books?id=xmH3o3vZk2AC&dq=Tanjong%20Dato%20Tanjong%20Sambar&pg=PA713#v=onepage&q=Tanjong%20Dato%20Tanjong%20Sambar&f=false|title=Encyclopædia metropolitana; or, Universal dictionary of knowledge|first=Edward|last=Smedley|year=1845}}</ref><ref name="Malayan miscellanies">{{en}}{{cite book|author=Malayan miscellanies|pages=7|url=http://books.google.co.id/books?id=fBYIAAAAQAAJ&dq=Tanjong%20Dato%20Tanjong%20Sambar&pg=RA3-PA7#v=onepage&q=Tanjong%20Dato%20Tanjong%20Sambar&f=false|title=Malayan miscellanies|year=1820}}</ref> Daerah aliran Sungai Jelai, di Kotawaringin di bawah kekuasaan Banjarmasin, sedangkan sungai Kendawangan di bawah kekuasaan Sukadana.<ref>{{nl}} {{cite book|pages=220|url=http://books.google.co.id/books?id=PJMKAAAAYAAJ&dq=Iets%20Over%20De%20Munten%20Van%20Bandjarmasin%20En&pg=PA220#v=onepage&q=Iets%20Over%20De%20Munten%20Van%20Bandjarmasin%20En&f=false|title=Tijdschrift voor Nederlandsch Indië|volume=52|first=Wolter Robert|last=Hoëvell|publisher=Ter Lands-drukkerij|year=1861}}</ref> Perbatasan di pedalaman, perhuluan daerah aliran sungai Pinoh (Lawai) termasuk dalam wilayah [[Kerajaan Kotawaringin]] (bawahan Banjarmasin)<ref>{{nl}} {{cite book|url=http://books.google.co.id/books?id=p64WAQAAIAAJ&dq=Kottawaringin&pg=RA1-PA286#v=onepage&q=Kottawaringin&f=false|author=Perhimpunan Ilmu Alam Indonesia, Madjalah ilmu alam untuk Indonesia|title=Indonesian journal for natural science|volume=10-11|year=1856}}</ref>
 
Daerah-daerah di Kalbar yang terkenal pada zaman dahulu diantaranya Tanjungpura dan Batang Lawai. Loue (Lawai) oleh [[Tomé Pires]] digambarkan daerah yang banyak intan, jarak dari [[Kerajaan Tanjungpura|Tanjompure]] empat hari pelayaran. Tanjungpura maupun [[Lawai]] masing-masing dipimpin seorang Patee (Patih). Patih-patih ini tunduk kepada [[Pati Unus|Patee Unus]], penguasa [[Kesultanan Demak|Demak]].<ref>Sejarah Nasional Indonesia; Pertumbuhan dan perkembangan kerajaan-kerajaaan</ref><ref>[http://books.google.co.id/books?id=0x1Io6VOuAIC&lpg=PA581&dq=river%20Lawai&pg=PA581#v=onepage&q=river%20Lawai&f=false {{en}} Donald F. Lach, Asia in the making of Europe: The century of discovery, Volume 2, University of Chicago Press, 1994 ISBN 0-226-46732-5, 9780226467320]</ref> [[Kesultanan Demak]] juga telah berjasa membantu raja Banjar [[Pangeran Samudera]] berperang melawan pamannya Pangeran Tumenggung penguasa [[Kerajaan Negara Daha]] terakhir untuk memperebutkan hegemoni atas wilayah Kalimantan Selatan.