Buka menu utama

Perubahan

652 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
 
== Sejarah ==
[[Staatsspoorwegen]] ter Sumatra's Westkust (SSS), divisi dari Staatsspoorwegen, membangun jalur kereta api di [[Sumatera Barat]] berdasarkan konsesi izin yang diterbitkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda yang telah disetujui oleh Parlemen Belanda pada bulan September 1887. Pembangunan ini dimulai tanggal 6 Juli 1889,<ref name=":0">{{Cite web|url=http://searail.malayanrailways.com/PJKA/Sumatra%20West%20coast%20State%20Railway/SSS.htm|title=Staatsspoorwegen ter Sumatra's Westkust|website=searail.malayanrailways.com|access-date=2018-03-08}}</ref> difungsikan untuk menghubungkan Padang dengan tambang [[batu bara]] [[Batang Ombilin]] yang sangat terkenal.<ref>{{Cite book|title=Sejarah Kota Padang|last=Safwan|first=Mardanas dkk|publisher=Direktorat Jenderal Kebudayaan, Depdikbud RI|year=1987|isbn=|location=Jakarta|pages=43}}</ref>
Pembangunan stasiun ini sejalan dengan pembangunan jalur kereta api sepanjang Padang sampai [[Sawahlunto]] yang dimulai pada tanggal 6 Juli 1889 untuk memperlancar transportasi angkutan batu bara dari Sawahlunto ke pelabuhan Emmahaven (kini [[Pelabuhan Teluk Bayur|Teluk Bayur]]). Pembangunan jalur kereta api tersebut dimulai dari jalur dari Pulau Aie (Muaro Padang) - [[Padang Panjang]], diteruskan ke jalur Padang Panjang - [[Bukittinggi]] (selesai 1891), Padang Panjang - [[Solok]] (selesai 1892), kemudian jalur Solok - [[Muaro Kalaban]] dan Padang - Teluk Bayur yang juga selesai pada tahun 1892.
 
Secara rinci, jalur kereta api segmen ini terdiri atas segmen Emmahaven ([[Teluk Bayur]]) menuju [[Stasiun Padang]] yang diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1892, serta [[Stasiun Pulau Air|Pulau Air]]–[[Stasiun Padangpanjang|Padangpanjang]] pada tanggal 1 Juli 1891.<ref name="verslag"/>
 
Pada tahun 1979, dibangunlah jalur baru menuju Indarung, khusus untuk pemberangkatan kereta api Semen Padang.<ref name=":0" />
 
== Layanan kereta api ==