Buka menu utama

Drs. H.M. Idham Samawi (Yogyakarta, 22 Juni 1950) adalah seorang politisi Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.[1] Ia pernah menjabat bupati Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama 2 periode, 1999 – 2004 dan 2005 – 2010.

Mohammad Idham Samawi
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Daerah Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – -
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
PendahuluDjuwarto
Eddy Mihati
Pengganti-
Daerah pemilihanDaerah Istimewa Yogyakarta
Mayoritas120.796
Bupati Bantul
Masa jabatan
1999–2010
PresidenAbdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
GubernurSri Sultan Hamengkubuwono X
[[Wakil Bupati Bantul|Wakil]]Sumarno
PendahuluDrs. H. Kismosukirdo (Pejabat)
PenggantiSri Surya Widati
Informasi pribadi
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politik30px Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (1999-sekarang)
PasanganSri Surya Widati (Bupati Bantul periode 2010-2015)
AnakIntan Titisari
Mohamad Wirmon Samawi SE, MIB
Adi Karang, S.Psi.
Orang tuaHM. Samawi
Tempat tinggalJalan Menur 11 A, RT 32/ RW 9, Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jalan Ir. Juanda 1 Nogosari, RT 004, Trirenggo, Bantul, Bantul, DI Yogyakarta
Alma materSMA Negeri 6 Yogyakarta
Universitas Islam Indonesia
PekerjaanPolitisi
Dikenal karenaBupati Bantul, DIY periode 1999-2010
Anggota DPR RI (2014-2019)
Pemilik Persiba Bantul
Pemilik saham koran Kedaulatan Rakyat
Pengurus Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan bidang Ideologi dan Kaderisasi

Idham dikenal sebagai seorang pemimpin yang merakyat.[2] Karena sudah menjabat dua periode, ia pun tak bisa mencalonkan diri lagi dalam pilkada Bantul pada tahun 2010. Istrinya, Sri Surya Widati kemudian terpilih dalam pilkada tersebut menjadi bupati Bantul untuk periode 2010 – 2015.[3]

Idham, yang juga aktif sebagai Penasihat Redaksi Kedaulatan Rakyat, merupakan putra dari HM. Samawi[4], seorang tokoh pers Yogyakarta dan salah seorang pendiri harian Kedaulatan Rakyat, salah satu koran tertua di di kota itu.[5]

Selain itu, Idham Samawi juga menjadi Anggota DPR RI terpilih untuk periode 2014-2019 (hasil dari Pemilihan Umum Legislatif 2014) dengan suara 120.796 (terbanyak kedua di daerah pemilihan DIY).[6] Ia menjadi Anggota DPR RI dengan Nomor Anggota 146.[7] Meskipun ia sempat terjerat kasus hukum terkait dana kesebelasan Persiba Bantul yang divonis pada tahun 2013[8], ia akhirnya dilantik setelah kasusnya SP3 pada tahun 2015.[9] Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan periode 2015-2020.[10]

ReferensiSunting

  1. ^ Idham Samawi Terpilih Ketua DPD PDIP DIY detikNews, 07 Maret 2010. Diakses 12 Juli 2013.
  2. ^ Warga Desak Idham Samawi Maju DPR RI KRjogja.com, 3 April 2013. Diakses 12 Juli 2013.
  3. ^ Istri Gantikan Suami Jadi Bupati Bantul VIVAnews, 27 Mei 2010. Diakses 12 Juli 2013.
  4. ^ Redaksi Kedaulatan Rakyat Yogyakarta krjogja.com. Diakses 12 Juli 2013.
  5. ^ Perayaan HUT Bersama Empat Media KR Group KR radio, 2 April 2012. Diakses 12 Juli 2013.
  6. ^ "Daftar Top 50 Peraih Suara Terbanyak Caleg DPR RI". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  7. ^ RI, Setjen DPR. "Anggota DPR RI - Dewan Perwakilan Rakyat". www.dpr.go.id. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  8. ^ Fadjri, Raihul (2013-07-19). "Bekas Bupati Bantul Idham Samawi Jadi Tersangka". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-10. 
  9. ^ Iqbal, M. "Kasusnya SP3, Politikus PDIP Idham Samawi Dilantik Jadi anggota DPR". detiknews. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  10. ^ "Formasi Pengurus PDIP Tahun 2015-2020". SINDOnews.com. Diakses tanggal 2019-02-10. 

Pranala luarSunting