Hacker News adalah situs web berita sosial berfokus pada ilmu komputer dan kewirausahaan. Dijalankan oleh dana investasi Paul Graham dan inkubator startup, Y Combinator. Secara umum, konten yang dapat dikirimkan didefinisikan sebagai "segala sesuatu yang memuaskan keingintahuan intelektual seseorang".[1]

Hacker News
Y Combinator logo.svg
Hacker News.png
Jenis situs
Pembaca umpan
BahasaBahasa Inggris
PemilikY Combinator
PendiriPaul Graham
Situs webnews.ycombinator.com
Daftar akunOpsional
Diluncurkan19 Februari 2007; 13 tahun lalu (2007-02-19)
StatusAktif
Bahasa pemrogramanArc

SejarahSunting

Situs web Hacker News dibuat oleh Paul Graham pada bulan Februari 2007.[2] Awalnya disebut Startup News atau kadang-kadang News.YC. Pada bulan Agustus 2007, menjadi dikenal dengan namanya saat ini.[3] Hacker News dikembangkan sebagai proyek dari perusahaannya Paul Graham, Y Combinator, berfungsi sebagai aplikasi nyata dari bahasa pemrograman Arc yang dikembangkan Paul Graham.[4]

Pada akhir bulan Maret 2014, Paul menjauh dari peran kepemimpinannya di Y Combinator dan meninggalkan administrasi Hacker News di tangan anggota staf lainnya.[5][6]

Pada bulan Juni 2019, Suhail Yazijy menyusun analisis lalu lintas situs web Hacker News sejak awal tahun 2007 (12 tahun) dengan keterangan yang menampilkan pos-pos utama Hacker News dan acara teknologi.[7]

Visi dan praktikSunting

Tujuan Hacker News adalah untuk menciptakan kembali sebuah komunitas yang mirip dengan masa-masa awal Reddit.[2][8] Namun tidak seperti Reddit di mana pengguna baru dapat dengan cepat upvote dan downvote konten, Hacker News tidak mengizinkan pengguna untuk downvote konten sampai mereka mengumpulkan 501 poin "karma". Poin karma dihitung sebagai jumlah upvote yang telah diterima oleh konten pengguna dikurangi jumlah downvote.[2] Men-flag komentar juga tidak diizinkan sampai pengguna memiliki 30 poin karma.[9]

Paul menyatakan bahwa dia berharap menghindari September Abadi yang membuat penurunan percakapan cerdas dalam suatu komunitas.[4] Situs ini memiliki sikap proaktif dalam memoderasi konten, termasuk pendeteksi frame war dan spam secara otomatis. Hacker News juga mempraktekkan pelarangan secara diam-diam di mana postingan pengguna berhenti muncul untuk dilihat orang lain, tanpa sepengetahuan pengguna.[10] Perangkat lunak tambahan digunakan untuk mendeteksi "pemanipulasian voting cerita secara sengaja".[2]

KritikSunting

Menurut sebuah artikel TechCrunch tahun 2013: "Graham mengatakan bahwa Hacker News mendapat banyak keluhan karena memiliki bias terhadap cerita yang ditampilkan di beranda Hacker News tentang perusahaan rintisan Y Combinator, tetapi dia mengatakan tidak ada bias seperti itu. [...] Graham menambahkan bahwa dia mendapat banyak perkataan pedas dari pengguna secara pribadi dengan tuduhan bias atau penyensoran."[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Graham, Paul. "Hacker News Guidelines". Diakses tanggal 13 November 2019. 
  2. ^ a b c d e Leena Rao (18 Mei 2013). "The Evolution of Hacker News". TechCrunch. Diakses tanggal 13 November 2019. 
  3. ^ "Startup News Becomes Hacker News". Diakses tanggal 13 November 2019. 
  4. ^ a b Paul Graham. "What I've Learned from Hacker News". Diakses tanggal 13 November 2019. 
  5. ^ Colleen Taylor (29 Maret 2014). "After Stepping Aside From Y Combinator, Paul Graham Hands Over The Reins At Hacker News". TechCrunch. Diakses tanggal 13 November 2019. 
  6. ^ Isaac, Mike (29 Maret 2014). "Paul Graham Steps Down From Daily Hacker News Duties". Vox. Diakses tanggal 13 November 2019. 
  7. ^ Y, Suhail (04 Juni 2019). "Hacker News turned 12 last February. Here's the traffic since the beginning — or a dozen-years brief internet history". @yazijys di Twitter (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 November 2019. 
  8. ^ Paul Graham. "New: Y Combinator Startup News". Diakses tanggal 13 November 2019. 
  9. ^ "Hacker News FAQ". Hacker News. Diakses tanggal 13 November 2019. 
  10. ^ "Can the democratic power of a platform like Hacker News be applied to products?". Pando. Diakses tanggal 13 November 2019. 

Pranala luarSunting