Buka menu utama

Gusnaldi gelar Sutan Nagari (lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, 25 Desember 1974; umur 44 tahun) adalah seorang seniman tata rias wajah dan penulis Indonesia. Ia merupakan ahli tata rias wajah ternama yang banyak menangani rias wajah atau make-up para artis terkenal di tanah air.[1]

Gusnaldi
220px
Lahir25 Desember 1974 (umur 44)
Bendera Indonesia Bukittinggi, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Nama lainSutan Nagari (gelar adat)
PekerjaanSeniman tata rias wajah, penulis
Dikenal atasPenata rias wajah artis ternama
Suami/istriDesilawaty
Orang tuaBachtiar St. Rajo Ameh (ayah)
Martius Ahmad (ibu)

Gusnaldi bahkan juga pernah merias supermodel dunia Linda Evangelista serta aktris Hollywood dan mantan model berdarah Korea, Kimora Lee Simmons.[2][3] Sebagai penulis ia telah menerbitkan tujuh buah buku tentang tata rias wajah dan dua buah novel.[4][5]

Pada tahun 2003 ia menerbitkan buku pertamanya tentang tata rias wajah yang berjudul The Power of Make-up dengan menggandeng Dewi Sandra dan Luna Maya sebagai model. Buku yang laris di pasaran ini kemudian dicetak ulang beberapa kali, bahkan diterbitkan di Malaysia dalam bahasa Melayu oleh suatu institusi yang tertarik pada buku tersebut. The Power of Make-up dianggap sebagai buku pertama di Asia yang mengupas tentang dunia make-up artist yang dihasilkan seorang seniman tata rias wajah.[2]

Daftar isi

RiwayatSunting

Kehidupan pribadiSunting

Ia lahir pada 25 Desember 1974 di kota Bukittinggi, Sumatra Barat, anak bungsu di antara enam orang bersaudara dari pasangan H. Bachtiar St. Rajo Ameh (ayah) dan Martius Ahmad (ibu). Gusnaldi berasal dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai sopir di Pemda Kota Bukittinggi, sedangkan ibunya sebagai ibu rumah tangga biasa. Namun orang tuanya telah mengajarkan disiplin kepada Gusnaldi sejak usia dini.[6]

Pada usia balita ia pernah mati suri dan dianggap sudah meninggal dunia sehingga ia pun dimandikan serta dikafani dan siap untuk dimakamkan. Karena ayahnya belum pulang dari pekerjaannya, sang ibu meminta agar pemakaman dilaksanakan setelah ayahnya datang. Bunyi bel sepeda sang ayah yang punya kebiasaan membunyikan bel sepeda yang dikendarainya sesaat sebelum sampai rumah akhirnya membangkitkan Gusnaldi dari mati surinya. Sejak saat itu Gusnaldi mengalami perubahan besar dalam hidupnya, ia berubah menjadi anak yang lebih kuat dari sebelumnya yang sering sakit-sakitan.[6]

Gusnaldi menikah dengan mantan reporter sebuah tayangan infotainment, Desilawaty, pada 24 September 2004 di kota kelahirannya Bukittinggi dalam suatu prosesi yang berlangsung selama 4 hari. Sesuai adat Minangkabau, dalam acara pernikahan itu Gusnaldi sekaligus diberi gelar Sutan Nagari sebagai tanda seorang Minang yang telah berkeluarga atau menikah.[7]

PendidikanSunting

Gusnaldi menamatkan pendidikan dasarnya di SD Negeri 2 Bukittinggi, Sumatra Barat. Sedangkan pendidikan menengah ia tempuh di kota yang sama, yaitu di SMP Negeri 4 Bukittinggi dan SLTA Don Bosco Bukittinggi. Selanjutnya setelah merantau ke Jakarta ia menempuh pendidikan di bidang tata rias pada Puspita Martha International Beauty School.[1]

Karya tulisSunting

Tentang tata rias wajah
  • The Power of Make-up (2003)
  • Celebrity Zoom Makeup
  • Instant Make-up
  • I Do: Bridal Make-up
  • Love Eyes [5][8]
  • The Masterpiece Make-up of Gusnaldi (2014) [4]
Novel
  • Pria Terakhir
  • Cinta Luna [5]

PenghargaanSunting

  • The Best Make-up Artist dari Presiden Abdurrahman Wahid (2000)
  • The Phenomenal Make-up Artist dari Cosmopolitan Reader’s Choice Award [5]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting

Templat:The Cuts Indonesia