Buka menu utama

George Francis Rayner Ellis, FRS, Hon. FRSSAf, (lahir 11 Agustus 1939; umur 80 tahun), adalah Emeritus Distinguished Professor of Complex Systems di Departemen Matematika dan Matematika Terapan di Universitas Tanjung Harapan, Afrika Selatan. Ia merupakan salah satu pengarang The Large Scale Structure of Space-Time dengan fisikawan Universitas Cambridge Stephen Hawking, yang diterbitkan pada 1973, dan dianggap menjadi salah satu teoris utama di dunia dalam bidang kosmologi.[1] Ia merupakan seorang Quaker aktif dan pada 2004 ia memenangkan Penghargaan Templeton.[2] Dari 1989 sampai 1992, ia menjabat sebagai Presiden International Society on General Relativity and Gravitation. Ia dulunya adalah Presiden International Society for Science and Religion. Ia merupakan seorang peneliti tingkat A pada NRF.

George F R Ellis
George Ellis 0040.jpg
George Francis Rayner Ellis
Lahir11 Agustus 1939 (umur 80)
Johannesburg, Afrika Selatan
Tempat tinggalAfrika Selatan
KebangsaanAfrika Selatan
AlmamaterMichaelhouse, Tanjung Harapan dan Cambridge
Dikenal atasKosmologi fisika teori
PenghargaanPenghargaan Templeton 2004
Karier ilmiah
BidangKosmologi
InstitusiUniversitas Tanjung Harapan; sebelumnya Universitas Cambridge dan SISSA
Pembimbing doktoralDennis W. Sciama
Mahasiswa doktoralJohn M. Stewart
Malcolm A.H. MacCallum
Andrew R. King
Roy Maartens
Marco Bruni
Henk van Elst
Tim Gebbie
Jeffrey Murugan
Ulrich Kirchner

Ellis adalah penentang vokal apartheid pada masa pemerintahan Partai Nasional pada 1970an dan 1980an, dan pada masa itu, riset Ellis berfokus pada aspek-aspek kosmologi yang lebih filsafat, yang membuatnya memenangkan Penghargaan Templeton. Ia juga dianugerahi Ordo Bintang Afrika Selatan oleh Nelson Mandela, pada 1999. Pada 18 Mei 2007, ia terpilih menjadi a Fellow of the British Royal Society.

Pada 2005, Ellis tampil sebagai pembicara tamu di Konferensi Nobel di St. Peter, Minnesota.

Catatan dan referensiSunting

  1. ^ Gibbs, W.W. (1995) Profile: George F. R. Ellis – Thinking Globally Acting Universally, Scientific American 273(4), 50-55.
  2. ^ Templeton Prize for Progress Toward Research or Discoveries about Spiritual Realities

Pranala luarSunting