Gempa bumi Messina 1908

Gempa bumi Messina 1908 (juga dikenal sebagai Gempa bumi Messina dan Reggio 1908) terjadi pada tanggal 28 Desember di Sisilia dan Calabria, Italia selatan dengan magnitudo momen 7,1 dan intensitas Mercalli maksimum XI (Ekstrim). Sebuah tsunami dengan ketinggian 12 meter terjadi di pesisir Messina, dan menghancurkan banyak bangunan bersejarah. Gempa ini merupakan salah satu gempa bumi terbesar yang pernah melanda Italia, dan salah satu tsunami paling mematikan sepanjang sejarah, setelah Gempa bumi Samudra Hindia 2004 dan Letusan Krakatau 1883.[3][4]

Gempa bumi dan tsunami Messina 1908
Reruntuhan Messina setelah gempa bumi dan tsunami
Gempa bumi Messina 1908 di Italia
Gempa bumi Messina 1908
Gempa bumi Messina 1908 di Eropa
Gempa bumi Messina 1908
Waktu UTC1908-12-28 04:20:27
ISC16958009
USGS-ANSSComCat
Tanggal setempat28 Desember 1908 (28 Desember 1908)
Waktu setempat05:20:27
Lama37 detik
Kekuatan7.1 Mw[1]
Kedalaman5–6 mi (8–10 km)
Episentrum38°09′N 15°41′E / 38.15°N 15.68°E / 38.15; 15.68Koordinat: 38°09′N 15°41′E / 38.15°N 15.68°E / 38.15; 15.68
Wilayah bencanaKerajaan Italia
Intensitas maks.XI (Ekstrem)[2]
TsunamiYa hingga 12 m (39 ft)
Gempa susulan293
Korban75,000–123,000 tewas[2]

Pusat gempa berada di Selat Messina yang memisahkan Sisilia dari daratan Italia.[5] Kota Messina dan Reggio Calabria hampir hancur total dan antara 75.000 hingga 123,000 orang tewas karena gempa bumi dan tsunami. Gempa Itu adalah gempa bumi paling merusak yang pernah melanda Eropa, setelah Gempa bumi Lisbon tahun 1755.

Latar belakang

sunting

Italia tengah dan selatan beberapa kali dilanda gempa bumi mematikan dalam kurun waktu 300 tahun terakhir, dengan gempa bumi paling mematikan setidaknya sejak gempa bumi di Sisilia tahun 1693. Guncangan dahsyat juga terjadi pada tahun 1693, 1783, 1908, 1915, 1976, dan 1980 dengan masing-masing telah menewaskan lebih dari 30.000 orang. Kondisi bangunan Italia yang tua dan terbuat dari bahan batu bata, rentan roboh terhadap guncangan gempa yang sangat dahsyat.

Italia terletak di dua perbatasan lempeng tektonik antara Lempeng Afrika, dan Lempeng Eurasia sehingga rentan terhadap aktivitas gempa bumi dan erupsi gunung berapi, gunung berapi paling aktif di Italia adalah Gunung Vesuvius, Gunung Etna dan Stromboli.[6]

Gempa bumi

sunting
 
Gempa bumi Messina 1908 seismogram

Gempa bumi berkekuatan 7,1 Mw terjadi pada hari Senin tanggal 28 Desember 1908, pukul 05:20:27. Pusat gempa berada di Selat Messina yang memisahkan kota pelabuhan Messina di Sisilia dan Reggio Calabria Italia. Pusat gempa tepatnya terletak di wilayah Laut Ionia bagian utara dekat bagian tersempit Selat tersebut, di lokasi Messina. Kedalamannya sekitar 9 km (5,5 mil).[7]

Gempa berguncang selama 37 detik, dan kerusakannya meluas, dengan kerusakan yang dirasakan seluas 4.300 km2 (1.700 mil persegi), dan menyebabkan gelombang tsunami, yang disebabkan oleh longsor bawah tanah.

Kerusakan dan korban

sunting
 
Reggio Calabria luluh lantah setelah dilanda tsunami.
 
Mayat korban tergeletak di luar dengan bangunan dalam kondisi rusak parah dan sebagian hancur

Gempa hampir meratakan Messina. Setidaknya 91% bangunan di Messina hancur total atau rusak parah dan 75.000 orang tewas di Reggio Calabria, lokasi lain di Calabria juga mengalami kerusakan parah, dengan sekitar 25.000 orang tewas. Pusat bersejarah di Reggio hampir seluruhnya musnah. Gempa Itu adalah gempa bumi paling merusak yang pernah melanda Eropa. Tanah berguncang selama 37 detik, dan kerusakan terjadi sangat luas, dengan kerusakan seluas 4.300 km2 (1.700 sq mi).

Seorang penyintas menceritakan bahwa "keheningan dipecahkan oleh suara yang luar biasa seperti ledakan seribu bom, diikuti oleh hujan yang deras dan deras." Kemudian dia mendengar "suara siulan yang menyeramkan" yang dia samakan dengan "seribu besi panas mendesis di dalam air." Orang yang selamat lainnya melaporkan bahwa ada tiga gerakan yang terpisah dan berbeda selama guncangan gempa selama 37 detik: yang pertama bergetar ke belakang dan ke depan, yang kedua mendorong ke atas dengan keras, dengan yang ketiga bergerak dalam gerakan melingkar. Sebagian besar catatan setuju bahwa bahwa gerakan ke atas kedua yang menyebabkan kehancuran yang meluas di Messina; kebisingan yang dihasilkan gempa bumi digambarkan sebagai "persis seperti sebuah kereta api cepat di dalam terowongan".

Messina kehilangan hampir separuh populasinya dan seluruh pusat kota bersejarah hancur termasuk katedral Norman, yang telah bertahan dari gempa bumi sebelumnya seperti yang parah pada tahun 1783; hanya dinding pembatas yang tetap berdiri kokoh.[8]

Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting
  1. ^ Pino, N.A.; Piatanesi, A.; Valensise, G.; Boschi, E. (2009). "The 28 December 1908 Messina Straits Earthquake (Mw 7.1): A Great Earthquake throughout a Century of Seismology" (PDF). Seismological Research Letters. 80 (2): 243–259. doi:10.1785/gssrl.80.2.243. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2021-09-11. Diakses tanggal 2023-02-17. 
  2. ^ a b USGS (September 4, 2009), PAGER-CAT Earthquake Catalog, Version 2008_06.1, United States Geological Survey, diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-07-17, diakses tanggal 2023-02-17 
  3. ^ Encyclopædia Britannica
  4. ^ Clancey, Greg (2006-05-01). Earthquake Nation: The Cultural Politics of Japanese Seismicity, 1868-1930 (dalam bahasa Inggris). University of California Press. hlm. 172. ISBN 978-0-520-93229-6. 
  5. ^ Grifasi, A. "Sicily – The Messina 1908 earthquake". Diakses tanggal 25 August 2016. 
  6. ^ "Italy's earthquake history". BBC News. 31 October 2002. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2004-07-09. Diakses tanggal 25 April 2009. 
  7. ^ Hitchens, Robert (April 1909). November 1908 to April 1909. "After the Earthquake". The Century Illustrated Monthly Magazine. New York City. New Series, vol. LV: 932. 
  8. ^ Cini, George (5 January 2005). "When a tsunami hit Malta in 1908". Times of Malta. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 October 2015.