Gajah (catur)

bagian dalam permainan papan catur

Gajah, peluncur, kuncung[1] (,) adalah salah satu jenis bidak catur dalam permainan papan catur. Tiap pemain memulai permainan dengan dua gajah. Satu gajah diletakkan di antara kuda raja dan raja. sedangkan gajah lainnya diletakkan di antara kuda ratu dan ratu. Dalam notasi aljabar, kotak awal untuk gajah putih adalah c1 dan f1, sedangkan untuk gajah hitam adalah c8 dan f8.

Buah catur
Chess klt45.svgChess kdt45.svg
Raja
Chess qlt45.svgChess qdt45.svg
Menteri
Chess rlt45.svgChess rdt45.svg
Benteng
Chess blt45.svgChess bdt45.svg
Gajah
Chess nlt45.svgChess ndt45.svg
Kuda
Chess plt45.svgChess pdt45.svg
Bidak
Gajah dalam pola Staunton standar.

Istilah "gajah" telah dipakai dalam permainan catur kuno. Dalam permainan catur kuno Persia, bidak yang bergerak semacam ini dinamakan fil ("gajah"). Dalam bahasa Rusia bidak ini dinamakan слон (slon), "gajah". Dalam bahasa Inggris bidak ini disebut sebagai bishop ("uskup") dan dalam bahasa Belanda disebut sebagai loper ("pelari", "kurir", "utusan"). Di Indonesia, gajah seringkali dalam bahasa sehari hari secara informal disebut sebagai "menteri".

ReferensiSunting

Daftar pustakaSunting