Buka menu utama

Francisco Aldo Barreto Miranda (lahir di Abai, Caazapa, Paraguay, 1 Maret 1981; umur 38 tahun) adalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Paraguay. Posisi nya adalah sebagai penyerang tunggal.

Aldo Barreto
Informasi pribadi
Nama lengkapFrancisco Aldo Barreto Miranda
Tanggal lahir1 Maret 1981 (umur 38)
Tempat lahirBendera Paraguay Abai, Caazapa, Paraguay
Tinggi1,82 m (5 ft 11 12 in)
Posisi bermainPenyerang tunggal
Informasi klub
Klub saat iniPersikabo Bogor
Nomor17
Karier junior
1999-2002Cerro Porteño
Karier senior*
TahunTimTampil(Gol)
2002-2003Cerro Porteno17(9)
2003-2004Club Guarani20(8)
2004-2006BEC Tero Sasana32(20)
2006-2008PSM Makassar58(25)
2008-2009Persisam Samarinda24(13)
2009-2010Bontang FC32(19)
2010-2012Persiba Balikpapan57(33)
2012-2014Gresik United22(8)
2014Persikabo Bogor
2014Sportivo Luqueño
2014Cerro Porteño
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.

Daftar isi

ProfilSunting

Aldo Baretto lahir sebagai anak seorang petani di Paraguay. Meskipun ia hidup dengan cukup, ia tidak mau hidup manja. Hal ini terungkap dari wawancaranya dengan Kaltimpost, sebuah media cetak dari Kalimantan Timur. "Di Paraguay, saya hidup seadanya. Meski tidak kelaparan karena orangtua punya perkebunan dan peternakan, tetapi saya tidak mau hidup manja. Setelah saya yakin sepak bola adalah jalan hidup, dari situ saya tidak mau merusak potensi yang saya punya. Seperti orangtua saya yang selalu menjaga perkebunan dan sapi-sapi mereka." tutur Aldo.

Aldo juga seorang yang sangat menyayangi keluarganya. Hal ini terbukti dengan ia lebih memilih keluarganya dibanding terjerumus pada kehidupan malam yang biasanya melanda para Pemain Sepak Bola. “Memang banyak pemain yang suka pesta atau minum di klub malam. Saya pernah, tetapi tidak mau ganggu latihan dan karier. Karena saya sekarang andalkan main bola untuk cari uang. Makanya saya tidak mau bermasalah saat main atau di saat di rumah. Tiap saya keluar daerah dan tidak sama istri, pasti dia yang selalu ingatkan saya untuk ingat anak dan istri di rumah,” tuturnya. "Setelah menikah, saya berpikir apa yang saya bisa lakukan dan apa yang saya dapatkan hanya untuk mereka. Bahkan sampai saat Estela mau mati karena selalu melahirkan dengan cara operasi, saya rela menunggui. Pengorbanan itu yang buat saya tidak mau merusak karier saya dengan cara bodoh," ujarnya.

Aldo adalah seseorang yang menghargai sesamanya, begitu pula keluarganya. "Baik Estela dan Aldo ternyata menghargai pertemanan meski dengan orang yang baru dikenal, tidak ada rasa sungkan meski berbeda bangsa ataupun agama," ujar Robi Johan, wartawan Kaltimpost. "Kami datang dari jauh. Di sini yang bisa diajak komunikasi hanya teman-teman. Teman bisa gantikan keluarga yang ada di Paraguay," ujar Aldo.

Karier KlubSunting

Cerro PortenoSunting

Aldo mengawali kariernya sebagai Pemain Sepak Bola di Cerro Porteno, sebuah klub Sepak Bola di Paraguay. Kala itu, Cerro Porteno menempati Paraguay Primera Division. Ia bermain sebanyak 17 kali dan mencetak 9 Gol.

Club GuaraniSunting

Setelah penampilannya yang bagus pada Cerro Porteno, Club Guarani, sebuah klub Sepak Bola yang juga merupakan penghuni Paraguay Primera Division, merekrutnya. Disini ia tampil sebanyak 20 kali dan mencetak 8 Gol.

BEC Tero SasanaSunting

Pada tahun 2004, ia membela BEC Tero Sasana, sebuah klub Sepak Bola dari Thailand. Ia tampil sebanyak 32 kali dan mencetak 20 Gol.

PSM MakassarSunting

Pada tahun 2006, ia membela PSM Makassar, sebuah klub Sepak Bola dari Indonesia. Ia tampil sebanyak 58 kali dan mencetak 25 Gol.

Persisam SamarindaSunting

Persisam Samarinda merekrutnya dari PSM Makassar setelah kontraknya habis dan PSM Makassar tidak memperpanjang kontraknya. Saat itu Persisam Samarinda adalah penghuni Divisi 1 Liga Indonesia. Aldo mengantar klubnya menjadi juara dan meraih gelar Pemain Terbaik Indonesia Super League. Ia tampil sebanyak 24 kali dan mencetak 13 Gol.

Bontang FCSunting

Melihat penampilannya yang sangat baik bersama Persisam Samarinda, Bontang FC merekrutnya dengan nilai kontrak Rp. 1,2 Milyar. Nilai kontrak ini menjadikannya pemain termahal Indonesia Super League kedua setelah Christian Gonzalez dengan nilai kontrak Rp. 1,5 Milyar. Bontang FC beruntung memiliki pemain sekelas Aldo, ia berhasil mempertahankan Bontang FC pada Indonesia Super League, dan meraih gelar sebagai Pencetak Gol Terbanyak Indonesia Super League musim 2009-2010 dengan 19 Gol.

Persiba BalikpapanSunting

Salah satu klub penghuni Indonesia Super League, Persiba Balikpapan, merekrutnya pada musim transfer Indonesia Super League 2010-2011, namun nilai kontrak dan jangka waktu kontrak Aldo tidak dipublikasikan.

Persegres GresikSunting

Tahun 2012 Aldo Baretto memutuskan untuk mencari tantangan di pulau jawa bersama salah satu kontestan ISL Persegres Gresik.

Statisik Karier ProfesionalSunting

Klub Musim Liga Piala Keseluruhan
Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol
Cerro Porteno 2002-2003 17 9 3 1 20 10
Jumlah 17 9 3 1 20 10
Club Guarani 2003-2004 20 8 4 1 24 9
Jumlah 20 8 4 1 24 9
BEC Tero Sasana 2004-2005 20 9 5 1 25 10
2005-2006 12 11 3 4 15 15
Jumlah 32 20 8 5 40 25
PSM Makassar 2006-2007 30 12 4 2 34 14
2007-2008 28 13 3 3 31 16
Jumlah 58 15 7 5 65 30
Persisam Samarinda 2008-2009 24 13 3 2 27 15
Jumlah 24 13 3 2 27 15
Bontang FC 2009-2010 32 19 4 3 36 22
Jumlah 32 19 4 3 36 22
Persiba Balikpapan 2010-2011 0 0 0 0 57 33
Jumlah 0 0 0 0 0 0
Jumlah Keseluruhan 183 94 29 17 212 111

PrestasiSunting

KlubSunting

IndividuSunting

Kehidupan PribadiSunting

Aldo telah berkeluarga, beristrikan Estela Mary, yang sekarang bernama Estela Barreto, memiliki 2 orang anak perempuan bernama Mahia Marisol Barreto dan Mily Barreto.

TriviaSunting

  • Nomor favoritnya adalah 17.
  • Ketika membela Persisam Samarinda, ia terpaksa mengenakan nomor 12 karena nomor 17 susah dikenakan pemain lain.
  • Aldo Barreto merupakan salah satu pemain dengan kontrak termahal dengan nilai kontrak Rp. 1,2 Milyar pada Indonesia Super League musim 2009-2010.

ReferensiSunting