Four Seasons Hotels and Resorts

Four Seasons Hotels Limited., dipasarkan dengan nama Four Seasons Hotels and Resorts, adalah perusahaan hotel mewah internasional asal Kanada.[2] Didirikan pada tahun 1960 oleh Isadore Sharp, Four Seasons saat ini mengelola 130 hotel, resor, dan hunian mewah di seluruh dunia.

Four Seasons Hotels and Resorts
Swasta
IndustriPenyantunan, pariwisata
Didirikan1960; 64 tahun lalu (1960)
Kantor
pusat
,
Cabang
130 (2024)
Tokoh
kunci
Isadore Sharp
(Pendiri & Ketua)
Alejandro Reynal
(Presiden & CEO)
PendapatanKenaikan US$ 4 miliar (2013)
PemilikCascade Investment (71,25%)
Kingdom Holding Company (23,75%)
Triples Holding (5%)
Karyawan
44.000 (2013)[1]
Situs webwww.fourseasons.com

Sejarah

sunting

Pada tahun 1960, Isadore Sharp, pengusaha asal Kanada, terinspirasi untuk mendirikan perusahaan hotel setelah dia dipekerjakan oleh ayahnya untuk merancang sebuah motel. Setelah membeli sebuah petak lahan di Toronto, dia mendirikan properti pertamanya, Four Seasons Motor Hotel, pada tahun 1961. Dia lantas mendirikan beberapa properti lagi pada tahun-tahun berikutnya, termasuk Inn on the Park, sebuah sanggraloka dua lantai yang terkenal karena memiliki diskotek pertama di Toronto.[3]

Ketika mendapatkan tawaran untuk mendirikan sebuah hotel di London, Sharp memutuskan untuk merancangnya sebagai hotel mewah, agar dapat bersaing dengan hotel-hotel mewah seperti Claridge's dan The Connaught. Dibuka pada tahun 1970, Inn on the Park London menjadi hotel mewah pertama Four Seasons dan hingga saat ini masih berdiri dengan nama Four Seasons London at Park Lane.[3]

Dikarenakan pembiayaan pembangunan Four Seasons Hotel Vancouver pada tahun 1974 yang hampir membangkrutkan perusahaan, Four Seasons memutuskan untuk beralih haluan ke bisnis manajemen agar biaya yang dikeluarkan untuk membeli tanah dan gedung tiap properti dapat dikurangi. Mereka resmi berstatus perusahaan terbuka pada tahun 1986.[3]

Pada tahun 1992, Four Seasons membeli Regent Hotels & Resorts, perusahaan hotel yang didirikan oleh Adrian Zecha. Kebanyakan properti yang hendak dibuka oleh Regent saat itu, seperti yang ada di Bali dan Istanbul, dibuka dengan nama Four Seasons, sementara sisanya diperbolehkan untuk menggunakan nama Regent hingga mereka mencapai kriteria untuk menjadi Four Seasons.[4] Carlson membeli hak cipta untuk mendirikan properti Regent baru pada tahun 1997,[5] dan per tahun 2000-an, hampir seluruh properti Four Seasons dengan nama Regent sudah berganti nama. Satu-satunya pengecualian adalah Regent Singapore, yang terus menggunakan nama tersebut hingga mereka mengakhiri kontrak kerja dengan Four Seasons pada tahun 2018.[6]

Pada tahun 2007, Bill Gates melalui Cascade Investment dan Al-Walid bin Talal bin Abdul Aziz al-Saud melalui Kingdom Holding Company menjadi pemegang saham terbesar Four Seasons dengan berinvestasi sebesar $3,9 miliar. Pasca penyelesaian transaksi, Sharp hanya memegang 5% saham perusahaan saja. Pada tahun 2021, Cascade mengumumkan pembelian setengah saham milik Kingdom Holding Company seharga $2,21 miliar, sehingga meningkatkan saham mereka menjadi 71,25%.[7]

Pencapaian

sunting

Majalah Travel + Leisure dan Zagat Survey menempatkan 98 properti milik jaringan hotel ini dalam jajaran hotel termewah dunia.[8][9] Pembaca majalah Condé Nast Traveler memasukkan Four Seasons Camp Golden Triangle di Chiang Rai ke daftar sepuluh hotel terbaik di dunia selama tiga tahun berturut-turut.[10] Perusahaan ini masuk daftar "100 Best Companies to Work For" versi Fortune setiap tahun sejak daftarnya dirintis tahun 1998; Four Seasons menempati peringkat #47 pada tahun 2015.[11] Four Seasons mendapat pujian karena tingkat pergantian karyawannya tergolong rendah dalam industri perhotelan.[12][13]

Four Seasons di Indonesia

sunting

Hingga tahun 2024, Four Seasons memiliki tiga properti di Indonesia, dua di Bali dan satu di Jakarta.

Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay dibuka pada tahun 1993 sebagai hotel mewah pertama yang ada di kawasan Jimbaran. Dirancang oleh Grounds Kent dan Made Wijaya, dimiliki oleh Ong Beng Seng, dan awalnya direncanakan dibuka dengan nama Regent Jimbaran Bay, hotel ini mencetak sejarah sebagai hotel besar pertama yang mengusung konsep all-villa (keseluruhan kamarnya bertipe villa) serta hotel pertama yang menyediakan kolam renang pribadi di seluruh kamarnya. Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay memiliki kapasitas jumlah kamar sebanyak 156 yang dibagi menjadi dua kategori besar, yakni villa dan residence. Pada tahun 2015, keseluruhan kamar hotel ini direnovasi sesuai dengan arahan Jaya Ibrahim.[14][15][16]

Four Seasons Resort Bali at Sayan dibuka pada tahun 1998. Dirancang oleh John Heah dan dimiliki oleh Ong Beng Seng, hotel ini terletak di Ubud, tepatnya di Desa Sayan, dan memiliki jumlah kamar sebanyak 60, 18 di antaranya bertipe suite, sementara 42 bertipe villa. Salah satu ciri khas hotel ini adalah gedung utamanya yang berbentuk "mangkuk nasi" dan memiliki sebuah kolam teratai di atapnya. Gerbang hotel berada di seberang jembatan yang terhubung dengan atap gedung ini, sehingga tamu akan diarahkan untuk melewati kolam teratai sebelum turun ke bawah gedung. Seluruh kamar bertipe suite berada di gedung utama, sementara kamar bertipe villa terletak berjejeran di pekarangan bawah. Setiap kamar bertipe villa memiliki fasilitas kolam renang pribadi.[17][18]

Four Seasons Hotel Jakarta dibuka pada tahun 2016. Terletak di Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Kota Jakarta Selatan, hotel ini menempati gedung 18 lantai yang ada di Capital Place Jakarta, sebuah kawasan terpadu yang dimiliki oleh Rajawali Property Group dan dirancang oleh Pelli Clarke Pelli Architects. Jumlah kamar hotel adalah 125, keseluruhannya bertipe suite.[19] Hadirnya Four Seasons di Capital Place merupakan hasil pertukaran manajemen dengan hotel yang ada di Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, tepatnya di kawasan Rajawali Place yang juga dikelola oleh Rajawali Property Group. Hotel tersebut dibuka pada tahun 1995 dengan nama Regent Jakarta, sebelum bersalin nama menjadi Four Seasons Hotel Jakarta pada tahun 2004.[20] Pada tahun 2014, hotel tersebut tutup untuk renovasi, sementara Four Seasons direlokasikan ke Capital Place yang sebelumnya direncanakan akan ditempati oleh hotel St. Regis milik Marriott International.[21][22] Pada tahun 2022, hotel Rajawali Place dibuka kembali dengan menyandang merek St. Regis.[23]

Referensi

sunting
  1. ^ "100 Best Companies to Work For - Fortune". Money.cnn.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-04-07. Diakses tanggal 2015-07-30. 
  2. ^ "Company Overview of Four Seasons Holdings Inc". investing.businessweek.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-07-24. Diakses tanggal 21 August 2014. 
  3. ^ a b c "How the Founder of Four Seasons Stumbled Into the Hotel Business". Fortune. 29 Maret 2016. 
  4. ^ "COMPANY NEWS; Four Seasons In Regent Deal". The New York Times. 18 Maret 1992. 
  5. ^ "Carlson Hospitality Worldwide Announces Major Expansion of its Luxury Hotel Brand and Entry Into Two of the Hottest Hospitality Growth Areas". Hospitality Net. 3 Desember 1998. 
  6. ^ "Rebranded Conrad Singapore Orchard capitalises on Tanglin-Orchard Boulevard renaissance". Edge Prop. 16 Desember 2022. 
  7. ^ "Bill Gates' investment firm to take control of Four Seasons in $2.21 bln deal". Reuters. 19 September 2021. 
  8. ^ "World's Best 2014 | Travel + Leisure". Travelandleisure.com. 2015-06-25. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-06-26. Diakses tanggal 2015-07-30. 
  9. ^ Richard L. Johnson (2007-05-01). "Zagat's Consumer Survey Rates Amanresorts and Four Seasons Best Hotel Chains in the World; Surveyors Found Four Seasons George V (Paris) the Top Large Hotel / May 2007". Hotel-online.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-03-23. Diakses tanggal 2015-07-30. 
  10. ^ "Top 100 Hotels & Resorts in the World". Condé Nast Traveler. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-02-15. Diakses tanggal 2016-03-13. 
  11. ^ fortune.com Four Seasons Hotels & Resorts Diarsipkan 2015-03-06 di Wayback Machine. 2015
  12. ^ "100 Best Companies to Work For - Fortune". Money.cnn.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-07-16. Diakses tanggal 2015-07-30. 
  13. ^ "100 Best Companies to Work For - Fortune". Money.cnn.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-06-09. Diakses tanggal 2015-07-30. 
  14. ^ "Four Seasons Jimbaran Bay". Yak Online. 2 November 2022. 
  15. ^ "Review: Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay (Indonesia)". The Luxury Travel Expert. 26 September 2018. 
  16. ^ "The Four Seasons at Bali's Jimbaran Bay is back and looks better than ever". Robb Report. 28 Juli 2017. 
  17. ^ "Review: Four Seasons Resort Bali at Sayan (Ubud, Bali)". The Luxury Travel Expert. 3 Oktober 2018. 
  18. ^ "A BRIDGE BETWEEN WORLDS: 25 YEARS OF FOUR SEASONS WONDER IN BALI'S SACRED SAYAN VALLEY". Four Seasons. 10 Maret 2023. 
  19. ^ "Dapat Lokasi Baru, Four Seasons Jakarta akan Dibuka Juni 2016". Market. 21 Mei 2016. 
  20. ^ "Four Seasons Hotels and Resorts to Rename Jakarta Property". Hospitality Net. 13 Juli 2004. 
  21. ^ "Akhirnya, The St Regis Jakarta Bergeser ke Kuningan". Kompas. 4 Februari 2016. 
  22. ^ "Fours Seasons Resmi Gantikan The St Regis di Capital Place Jakarta". Kompas. 27 Januari 2016. 
  23. ^ "St Regis Jakarta Resmi Dibuka, Menambah Deretan Hotel Mewah Ibu Kota". Kompas. 3 Desember 2022. 

Pranala luar

sunting