Buka menu utama

Farida Susanty (lahir di Bandung, Jawa Barat, 30 Juni 1990; umur 29 tahun) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui sejumlah karya sastra berupa fiksi dan puisi yang dipublikasikan di berbagai media massa. Farida Susanty merupakan salah satu penerima Penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa melalui karyanya, Dan Hujan Pun Berhenti, untuk kategori Penulis Muda Berbakat, tahun 2007, bersama dengan Gus tf Sakai melalui karyanya, Perantau (prosa) dan Acep Zamzam Noor melalui karyanya, Menjadi Penyair Lagi (puisi).[1][2][3]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting