Buka menu utama

Achmad Fahmi Alatas atau lebih dikenal dengan nama Fahmi Alatas (lahir di Jakarta, 8 Juli 1959; umur 60 tahun) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karya musiknya yang dipentaskan di berbagai pertunjukan, direkam, maupun untuk ilustrasi film layar lebar. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Komponis Indonesia (AKI) untuk wilayah DKI Jakarta dan Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta.[1]

Latar belakangSunting

Pertemuannya dengan Slamet Abdul Sjukur dalam sebuah lokakarya elektro-akustik di LPKJ (kini IKJ), membuat Fahmi pada 1980 menempuh pendidikan musiknya di sana. Pada hari ujian penyaringan, Slamet meloloskan Fahmi sebelum ujian dilaksanakan. Belakangan Fahmi baru tahu kalau Slamet memberlakukan hal ini kepada semua calon mahasiswa agar banyaknya peminat jurusan komposisi. Slamet, bagi Fahmi, adalah guru yang luar biasa. Maka ketika Slamet keluar dari IKJ, Fahmi pun kehilangan gairah, sehingga ia memutuskan untuk tak meneruskan kuliahnya. Semasa kuliahnya, ia kerap membuat aransemen untuk Studio Orchestra TVRI dan membentuk band, di mana dirinya bermain bass elektrik. Kemudian ia banyak terlibat sebagi pengarang musik film, salah satunya Boneka dari Indiana, dengan Nyak Abbas Akup sebagai sutradaranya. “Ini film pertama gue, (tapi) film terakhir Nya Abbas,” kenang Fahmi. Ya, setahun kemudian Nyak Abbas Akup wafat. Judul-judul film lain yang musiknya turut digarap Fahmi: Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002), Novel Tanpa Huruf ‘R’ (2003), Mencari Madonna (2004), Rumah Pondok Indah (2006), Betina (2006), dan Tapi Bukan Aku (2008). Tak hanya sebagai penata musik, Fahmi juga memainkan peran lain dalam film, seperti sebagai produser untuk Surat untuk Bidadari (1992) dan aktor di Beth dan Betina.[2]

Pada 1990, bersama Ray Sahetapy ia membuat pertunjukan multimedia berjudul Gokil di Onchor Studio. Kemudian pada 1994 di Mojosongo, Solo, Fahmi menggarap ilustrasi musik untuk pameran instalasi Labyrinth. Dalam Asian Composer League di Solo dan Yogyakarta pada 1999, Fahmi menjadi pemenang pertama lewat karyanya, Monologue, dengan klarinet tunggal sebagai instrumennya. Selain berkesenian, Fahmi juga terlibat dalam kerja organisasi kesenian. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Komponis Indonesia (AKI) untuk wilayah DKI Jakarta dan Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta.[3]

KaryaSunting

Ilustrasi filmSunting

  • Boneka dari Indiana
  • Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002)
  • Novel Tanpa Huruf ‘R’ (2003)
  • Mencari Madonna (2004)
  • Rumah Pondok Indah (2006)
  • Betina (2006)
  • Tapi Bukan Aku (2008)

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Situs resmi Yayasan Kelola, diakses 11 Maret 2015
  2. ^ Institus Ungu: Perempuan dalam teater, diakses 11 Maret 2015
  3. ^ Suara Merdeka: Baruna ngerock dan nyufi, diakses 11 Maret 2015