Erich (juga Heirichus atau Ehericus;[1] died 799) adalah seorang Adipati Friuli (dux Foroiulensis) dari tahun 789 sampai kematiannya. Ia adalah putra sulung Gerold dari Vinzgouw dan melalui pernikahan saudarinya, Hildegard saudara ipar Charlemagne.

Latar belakang sunting

Sebuah elegi yang disusun oleh Santo Paulinus II pada kesempatan kematian sahabatnya, Erich, mengungkapkan bahwa ia telah dilahirkan di "urbs dives Argentea", sebuah nama Latin Franka Strasbourg.[2] Elegi dan karya lain Paulinus disebut Liber Exhortationis, sebuah karya yang ditarik dari Alkitab dan Bapa Gereja untuk menawarkan instruksi tentang bagaimana menjalani kehidupan Kristen sementara menegakkan moral di dalam melaksanakan tugas sekuler, menunjukkan bahwa Erich adalah seorang penganut agama Katolik yang taat. Erich ditunjuk sebagai adipati Friuli di Karoling pada tahun 789, sekitar dua tahun setelah kematian adipati sebelumnya, Markarius.

Kampanye militer sunting

Erich mengatur Kadipaten Friuli dari Cividale del Friuli, bekas ibu kota Langobardi dan juga kediaman Patriark Aquileia. Banyak dari masa Erich sebagai adipati Friuli diduduki oleh tugas menundukkan Avar terdekat. Di dalam hal ini ia ditemani oleh Pippin dari Italia dan ayahandanya sendiri, markgraf Avaria. Pada tahun 791, ia dan Pippin membariskan pasukan Langobardi ke lembah Drava dan menjarah Panonia, sementara Charlemagne berbaris di sepanjang Sungai Donau ke wilayah Avar. Charlemagne meninggalkan kampanye untuk menangani pemberontakan Sachsen pada tahun 792, sementara Pippin dan Erich terus menyerang Avar dengan benteng berbentuk cincin. Benteng hebat Avar yang merupakan benteng ibu kota mereka direbu dua kali, dan rampasan itu dikirim ke Charlemagne di Aachen dan mendistribusikannya ke seluruh pengikutnya dan bahkan beberapa penguasa asing, termasuk Offa dari Mercia.

Annales Laurissenses menghubungkan bahwa pada tahun 795/6 Erich mengirim perampok ke Panonia di bawah pimpinan Vojnomir, adipati Panonia-Kroasia. Sementara itu, ia sendiri dan Pippin, bersekutu dengan Avar Barat Tudun, memimpin sebuah serangan yang kedua untuk memaksa penyerahan kepala Avar Khagan dan menyebabkan penangkapan Hunorum Hringum, atau Cincin Avar, ketua kemp mereka. Khagan dibawa ke Aachen, dimana ia menerima baptis dengan nama Theodorus. Namun menurut Tawarikh Fulda, Theodorus dibunuh oleh orangnya sendiri ketika ia kembali.

Kampanye terakhir dan kematian sunting

Pada tahun 799, ayahanda Erich meninggal di malam pertempuran dari apa yang beberapa menganggap bahwa Avarlah penyebabnya. Kemudian pada tahun yang sama, Erich berkampanye di Liburnia, memimpin Suku Franka melawan Bangsa Kroasia. Beberapa penulis menganggap ia tewas di dalam Pertempuran Trsata, meskipun Trsata bukan terletak di pantai atau memiliki status kota di saat itu. Menurut sarjana Franka dan punggawa Einhard, Erich dibunuh oleh pengkhianatan penduduk Tharsatica, namun Einhard tidak memberikan rincian. Hal yang cukup khas di masa itu bahwa kronik akan membenarkan pertempuran yang hilang dengan 'pengkhianatan' daripada mengakui kekalahan. Situs pertempuran Erich, Tarheste atau Tarsatica di dalam bahasa Latin, dikenal dengan nama Trsata, sebuah benteng di bukit yang reruntuhannya pada hari ini menghadap ke kota Rijeka. Namun diduga bahwa Tharsatica dari catatan Einhard adalah civitas (bahasa Latin untuk "kota") Tergeste di pantai Adriatik di bawah Alpen Dinaridi, yang sekarang adalah Trieste yang dihuni oleh bangsa Kroasia dan Slovenia saat itu. Setahun setelah kematian Erich pada tahun 799, Suku Franka menyerang Tharsatica lagi dan situs modern Trsat sebenarnya didirikan oleh penduduk Tharsatica yang masih hidup setahun setelah pengepungan.

Catatan sunting

  1. ^ It has been suggested that his name is a mistranscription of Munichis.
  2. ^ "Versus Paulini de Herico duce," in L'Oeuvre Poétique de Paulin D'Aquilée. Edited by Dag Norberg (Stockholm: Almquist and Wiskell International, 1979), 100.

Sumber sunting

Pertama sunting

  • Einhard. Vita Caroli Magni. translated by Samuel Epes Turner. New York: Harper & Brothers, 1880.
  • Paulinus II of Aquileia. "Versus Paulini de Herico duce." In L'Oeuvre Poétique de Paulin D'Aquilée. Edited by Dag Norberg. Stockholm: Almquist and Wiskell International, 1979.

Kedua sunting

Didahului oleh:
Markarius
Adipati Friuli
789–799
Diteruskan oleh:
Hunfrid I