Emir Mahira

pemeran laki-laki asal Indonesia

Emir Mahira Salim (lahir di Jakarta, 19 September 1997; umur 23 tahun) adalah seorang aktor Indonesia keturunan Minangkabau, Sumatera Barat. Ia merupakan aktor termuda kedua sepanjang sejarah perfilman Indonesia yang memenangkan Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik saat berusia 14 tahun pada tahun 2011 untuk film Rumah Tanpa Jendela – setelah Albert Fakdawer saat berusia 13 tahun pada tahun 2005 untuk film Denias, Senandung di Atas Awan.

Emir Mahira
LahirEmir Mahira Salim
19 September 1997 (umur 23)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Nama lainEmir Mahira
Pekerjaan
Tahun aktif2009 - sekarang
Orang tuaHarry Budiazhari Salim (ayah)
Trien B. Salim (ibu)
Penghargaan
Festival Film Indonesia

KarierSunting

Emir Mahira memulai karier dalam dunia seni peran pada tahun 2009 melalui film Garuda di Dadaku.[1]

Pada tahun 2011, saat masih berumur 14 tahun, ia meraih penghargaan Aktor Terbaik melalui film Rumah Tanpa Jendela dengan mengalahkan empat aktor senior.[2] Lewat film ini pula Emir Mahira juga memperoleh penghargaan 'Best Performance' di The Isfahan International Film Festival of Children and Young Adults di Teheran, Iran.[3]

PendidikanSunting

Ketika SMP, dia sempat bersekolah di SMP Labschool Kebayoran. Namun, ayahnya harus pindah tugaskan ke Singapura, sehingga ia dan keluarga ikut pindah ke Singapura. Di sana, Emir melanjutkan sekolahnya di International School of Singapore hingga tamat SMP. Kemudian karena ayahnya harus dipindahtugaskan lagi ke Malaysia, akhirnya Emir harus menyelesaikan SMA-nya di International School of Kuala Lumpur. Kini ia melanjutkan pendidikannya di Sauder School of Business University of British Columbia, Vancouver, British Columbia, Canada mengambil jurusan Marketing.

  1. SD Madania School, Bogor, Jawa Barat.
  2. SMP Labschool Kebayoran, Jakarta selatan.
  3. International School of Singapore (Middle Year Program), Singapore.
  4. International School of Kuala Lumpur (Diploma Program), Malaysia.
  5. Sauder School of Bussiness, University of British Colombia, Vancouver, Canada.

FilmografiSunting

Tahun Judul Peran Rumah Produksi Sutradara Catatan
2009 Garuda di Dadaku Bayu Purnomojati SBO Films & Mizan Productions Ifa Isfansyah
2010 Melodi Ruli Imajika Films, Gerilya Films & Dagoe Film Worksh Harry Dagoe Suharyadi
2011 Rumah Tanpa Jendela Aldo PT. Smaradhana Pro & Sanggar Ananda Aditya Gumay
Garuda di Dadaku 2 Bayu Purnomojati SBO Films & Mizan Productions Rudi Soedjarwo
2013 Soekarno Soekarno remaja Dapur Film Hanung Bramantyo

TelevisiSunting

SinetronSunting

Tahun Judul Peran Produksi
Bintang di Langit Eropa
2018 Cinta Asyifa Denis MNC Pictures

Nominasi & PenghargaanSunting

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
2009 Festival Film Indonesia 2009 Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik Nominasi
2010 Indonesian Movie Awards 2010 Pemeran Anak-Anak Terbaik
2011 Festival Film Indonesia 2011 Piala Citra untuk Pemeran Pria Terbaik Menang
2012 Festival Film Indonesia 2012 Piala Citra untuk Pemeran Pria Terbaik Nominasi
Indonesian Movie Awards 2012 Pemeran Anak-Anak Terbaik

ReferensiSunting

  1. ^ Profil Emir Mahira, diakses pada 29 Desember 2011.
  2. ^ Emir Mahira Singkirkan Empat Pria Dewasa, diakses pada 29 Desember 2011.
  3. ^ Jadi Aktor Terbaik FFI 2011, Emir Mahira Speechless, diakses pada 29 Desember 2011.

Pranala luarSunting

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Reza Rahadian
Film: 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta
(2010)
Pemeran Utama Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film: Rumah Tanpa Jendela
(2011)
Diteruskan oleh:
belum ada