Buka menu utama

Duta Besar Indonesia untuk Korea Utara

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Utara:

Duta Besar Indonesia untuk Korea Utara
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Berlian Napitupulu.jpg
Petahana
Berlian Napitupulu

sejak 13 Februari 2019
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Pejabat perdanaAhem Erningpradja
Dibentuk1964[1]
Situs webkemlu.go.id/pyongyang/id
No. Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Ref.
1 No image.svg Ahem Erningpradja 1965 1968 [1][2]
HartonoKKO.jpg Hartono 8 November 1968 7 Januari 1971 [3]:46[3]:54
Moekijat.jpg Moekijat 1971
No image.svg Hardi Djamian 17 Januari 1976 [4]
No image.svg Djundjunan Kusumahardja 25 Juni 1979 [5]
...
No image.svg Soepari Tjokrohartono 23 April 1984 [6]
No image.svg Sanadji 31 Agustus 1987 [7]
No image.svg R. Muhammad Muharam Soemadipradja 3 Januari 1991 [8]
No image.svg Zulkarnain Afri Pane 7 Februari 1995 [9]
No image.svg Buchari Effendi 20 Oktober 1998 [10]
No image.svg Hendrati Sukendar Munthe 30 September 2002 [11]
No image.svg Daulat Hotma Audison Pasaribu 18 Oktober 2006 [12]
No image.svg Nasri Gustaman 10 Agustus 2010 [13]
No image.svg Bambang Hendrasto 15 Oktober 2014 [14]
Berlian Napitupulu.jpg Berlian Napitupulu 13 Februari 2019
Kredensial: 3 Oktober 2019
Petahana [15][16]

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Hubungann Bilateral". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pyongyang, Korea Utara. Diakses tanggal 2019-08-24. 
  2. ^ Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 219 Tahun 1965 tentang Pengangkatan Sdr. Abem Erningpraja sebagai Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Untuk Republik Rakyat Demokrasi Korea berkedudukan di Pyongyang (1965-07-26).
  3. ^ a b Matanasi, Petrik (2015). Hartono: Jenderal Marinir di Tengah Prahara. Yogyakarta: Sibuku Media. 
  4. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973 – 23 Maret 1978. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 327. 
  5. ^ "Bergerak Aktif dan Tangguh untuk Jelaskan Aspirasi Indonesia". Suara Karya. 1979-06-25. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  6. ^ "Para Dubes Diminta Aktif Perluas Pemasaran Barang-Barang Ekspor". Suara Karya. 1984-04-23. Diakses tanggal 2019-08-25. 
  7. ^ "President Lantik 14 Duta Besar Indonesia". Suara Pembaruan. 1987-08-31. Diakses tanggal 2019-08-21. 
  8. ^ Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 387. 
  9. ^ "Hasjim, Wisber Named Ambassadors". Jakarta Post. 1995-02-07. Diakses tanggal 2019-08-31. 
  10. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI., Volumes 85–91. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1998. hlm. 86. 
  11. ^ "Presiden Lantik 20 Dubes Indonesia". Kompas Cyber Media. 2002-09-30. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  12. ^ "Presiden Lantik 24 Dubes Untuk Negara Sahabat". ANTARA News. 2006-10-18. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  13. ^ Insaf Albert Tarigan (2010-08-10). "24 Dubes RI Dilantik Presiden". Okezone News. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  14. ^ Humas Setkab (2014-10-15). "Peter Gontha Dubes Polandia, faizasyah Dubes Kanada". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  15. ^ Titin Supriatin (2019-02-13). "Jokowi Lantik 5 Duta Besar di Istana Negara". Liputan 6. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  16. ^ "Serahkan Surat Kepercayaan, Duta Besar RI Gencarkan Kerja Sama Indonesia dan Korea Utara". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pyongyang, Korea Utara. 2019-10-05. Diakses tanggal 2019-10-07.