Orang Hongaria di Serbia menari csárdás

Csárdás (bahasa Hongaria: [ˈt͡ʃaːrdaːʃ]) adalah tarian tradisional dari Hongaria. Namanya berasal dari kata dalam bahasa Hongaria lama, csárda, yang berarti "kedai". Tarian ini bermula di Hongaria dan dipopulerkan oleh grup-grup musik Rom (Cigány) di Hongaria dan juga di negara tetangga di Serbia, Slowakia, Slovenia, Burgenland, Kroasia, Ukraina, Rusia, Polandia, Transilvania dan Moravia, serta di kalangan Bulgaria Banat.[1]

Sejarah tarian csárdás dapat ditilik kembali ke genre musik Hongaria dari abad ke-18, verbunkos, ketika 'verbunk' digunakan sebagai tarian perekrutan oleh Angkatan Darat Hongaria.[2]

Csárdás memiliki ciri berupa variasi tempo: temponya awalnya lambat (lassú), tetapi kemudian berakhir dengan tempo yang sangat cepat (friss). Baik laki-laki maupun perempuan dapat menarikan tarian ini. Perempuan akan mengenakan rok tradisional yang lebar, yang akan memiliki bentuk khusus saat berputar.

ReferensiSunting

  1. ^ Kaufman, Nikolaj (2002). "Pesnite na banatskite bǎlgari". Regionalni proučvanija na bǎlgarskija folklor. Tom 4. Severozapadna Bǎlgarija: obštnosti, tradicii, identičnost (dalam bahasa Bulgarian): 36. ISSN 0861-6558. 
  2. ^ Tari, Lujza (2012), "The Verbunkos, A Music Genre And Musical Symbol Of Hungary" (PDF), Bulletin of the Transilvania University of Brasov, 5 (54) (1): 81–86, diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2015-05-27, The origin of the verbunkos style – verbunk, the dance used to recruit young serfs for the army – came to the fore of public attention already during recruitments in the 18th century...During the Austrian domination of Hungary, after 1715 the custom of enlisting recruits for the regiments of the imperial army at tavern carousals with drinking and dancing also became customary.