Buka menu utama

Lahan Mahkota (bahasa Inggris: Crown Estate) adalah kumpulan lahan dan kepemilihan di Britania Raya yang dipegang penguasa Inggris sebagai kepemilikan tunggal, menandainya sebagai "lahan publik Penguasa", yang menjadikannya properti pemerintah sekaligus bagian dari lahan pribadi penguasa.[1][2][3][4] Akibat dari aransemen ini, penguasa tak terlihat dengan kepengurusan atau pengawasan lahan tersebut, hanya memegang kontrol yang sangat terbatas dari urusan tersebut.[5] Selain itu, portofolio ekstensif dari lahan tersebut diurus oleh sebuah badan publik terinkorporasi dan semi-independen yang dikepalai oleh para Komisioner Lahan Mahkota, yang memegang "kekuasaan dan kepemilikan" lahan, meskipun mereka bukanlah "pemilik dalam hak mereka sendiri".[1] Pendapatannya berasal dari pewarisan yang diperoleh dari penguasa atas ijin Pemerintahan Yang Mulia dan kemudian diproses langsung ke Perbendaharaan Yang Mulia agar bermanfaat bagi negara Inggris.[1][6][7] Lahan Mahkota resmi tercatat pada Parlemen Britania Raya, dimana lahan tersebut secara sah dimandatkan untuk dibuatkan laporan tahunan kepada penguasa, sebuah salinan diserahkan ke Dewan Bangsawan.[5][8]

The Crown Estate
Berkas:The Crown Estate.png
Tentang Perusahaan statutori
Dibentuk1961 (1961)
Wilayah hukumInggris dan Wales, Irlandia Utara
Kantor pusat16 New Burlington Place, London, W1S 2HX
Pegawai397
Pejabat eksekutif
  • Robin Budenberg, Ketua
Situs webthecrownestate.co.uk

Lahan Mahkota adalah salah satu manajer properti terbesar di Britania Raya, yang memiliki nilai sebesar £12 miliar,[9] dengan properti perkotaan senilai £9.1 miliar[10] mewakili mayoritas lahan menurut nilai. Lahan tersebut meliputi sejumlah besar properti di pusat London, selain juga meliputi lahan pertanian dan kehutanan seluas 792000 ha (1960000 ekar), lebih dari setengah wilayah dari Inggris, dan meliputi berbagai kepemilikan dan hak tradisional lainnya, termasuk Ascot Racecourse dan Windsor Great Park.[11] Wilayah yang mengandung emas dan perak di Inggris, yang secara kolektif disebut sebagai "Pertambangan Kerajaan" (bahasa Inggris: Mines Royal), diurus oleh Lahan Mahkota dan diserahkan kepada para operator pertambangan.[12][13]

Dulunya, properti-properti Lahan Mahkota diurus oleh penguasa yang memerintah untuk membantu pendanaan usaha-usaha dari pemerintahan negara. Namun, pada 1760, George III menyerahkan kontrol atas pendapatan Lahan kepada perbendaharaan,[4] kemudian menarik dirinya dari pertanggungjawaban untuk membayar biaya pelayanan sipil, biaya pertahanan, utang nasional, dan utang pribadinya sendiri. Selain itu, ia meraih pemberian tahunan yang dikenal sebagai the Civil list. Menurut tradisi, setiap penguasa berikutnya sepakat terhadap aransemen tersebut atas kenaikan tahtanya. Namun, dari 1 April 2012, menurut Undang-Undang Pemberian Penguasa Berdaulat 2011 (SSG), Civil List ditiadakan dan penguasa sebagai gantinya disediakan dengan sumber pendapatan stabil terindeks dari persentase pendapatan bersih tahunan Lahan Mahkota (sekarang meliputi 15%). Hal ini bertujuan untuk menyediakan solusi jangka panjang dan menghilangkan masalah politik sensitif dari Parlemen yang mendebatkan perijinan Civil List setiap sepuluh tahun. Kemudian, Undang-Undang Pemberian Penguasa Berdaulat membolehkan seluruh penguasa masa mendatang untuk memberikan tujuan-tujuan pemerintahan mereka menurut Order in Council.[2] UU tersebut tak hanya memberikan perubahan hukum pada soal kepemilikan lahan, tetapi juga pemberian penguasa dijadikan sebagai pemberian oleh Parlemen.

CatatanSunting

  1. ^ a b c The House of Commons Treasury Committee (2010). The management of the Crown Estate (PDF). London: House of Commons. hlm. 5–8. 
  2. ^ a b "Sovereign Grant Bill – Further background information provided to Members of Parliament in advance of the Bill's Second Reading Debate on 14 July 2011" (PDF). Her Majesty's Treasury. July 2011. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-01-29. Diakses tanggal 28 December 2015. 
  3. ^ "Who owns The Crown Estate?". The Crown Estate. Diakses tanggal 29 December 2015. 
  4. ^ a b "Sovereign Grant Act,2011: Guidance". Her Majesty's Treasury (gov.uk). 2011. Diakses tanggal 29 December 2015. 
  5. ^ a b "Crown Estate Act, 1961" (PDF). Her Majesty's Stationery Office and Queen's Printer of Acts of Parliament. 1961. hlm. 5–7. Diakses tanggal 31 December 2015. 
  6. ^ "The Crown Estate – Who We Are". The Crown Estate. Diakses tanggal 29 December 2015. 
  7. ^ "Gracious Message from the Queen to the House of Commons re: Sovereign Grant" (PDF). Buckingham Palace. 2011. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-01-29. Diakses tanggal 29 December 2015. 
  8. ^ "FAQs". The Crown Estate. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 September 2011. Diakses tanggal 20 October 2008. 
  9. ^ "Crown Estate makes record £304m Treasury payout". BBC News. 28 June 2016. Diakses tanggal 28 June 2016. 
  10. ^ "Integrated Annual Report 2015/16" (PDF). The Crown Estate. Diakses tanggal 19 October 2016. 
  11. ^ "Schedule of The Crown Estate's properties rights and interests June 2015" (PDF). The Crown Estate. Diakses tanggal 19 October 2016. 
  12. ^ "Our Portfolio". The Crown Estate. Diakses tanggal 19 October 2016. 
  13. ^ "Commercial Development of Mines Royal". The Crown Estate. Diakses tanggal 19 October 2016. 

ReferensiSunting

Pranala luarSunting