Buka menu utama

Candrakirti

Filsuf Buddhis, spesialis perguruan Madhyamaka

Candrakirti (600—650) (Dewanagari: चन्द्रकीर्ति,IASTCandrakīrti,Cina: 月称 Yuèchēng; Jepang: 月称 Gesshō; Tibet: ཟླ་བ་གྲགས་པ) adalah sarjana India di Mahawihara Nālandā. Ia merupakan murid Nagarjuna sekaligus penafsir karya gurunya dan murid utamanya, Aryadeva. Candrakirti lahir dalam keluarga brahmana di Samanta, selatan India.[1]

Ajaran dan karyaSunting

Candrakirti merupakan salah satu anggota masyhur dari kelompok yang disebut dbU-ma thal-'gyur dalam bahasa Tibet, suatu gerakan dalam menafsirkan filsafat Madhyamaka yang kadangkala diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Sanskerta sebagai Prāsaṅgika Madhyamaka atau dalam bahasa Indonesia sepadan dengan perguruan "konsekuensialis" atau "dialektisis"[2]

Dalam karyanya, Candrakirti mendukung Buddhapalita daripada Bhavaviveka; mengkritik Bhavaviveka yang menerima silogisme mandiri. Ia juga mengutarakan kritik terhadap sejumlah perguruan Buddhis awal seperti Vijñānavāda atau sekolah idealis.[3]

Karya-karya Candrakirti meliputi Prasannapada—bahasa Sanskerta yang berarti "kata-kata yang jelas"—suatu tafsiran terhadap karya Nagarjuna, Mulamadhyamakakarika dan Madhyamakavatara (suplemen bagi tulisan-tulisan Nagarjuna). Madhyamakāvatāra digunakan sebagai buku sumber bagi kebanyakan sekolah pertapaan Tibet dalam mempelajari 'kekosongan' (Sanskerta: śūnyatā) dan filsafat mazhab Madhyamaka.

ReferensiSunting

  1. ^ P. 298 Global History of Philosophy: The Patristic-Sutra Period, Volume 3, By John C. Plott
  2. ^ Candrakirti - Budda World. Accessed January 29, 2012.
  3. ^ Fenner, Peter G. (1983). "Chandrakīrti's refutation of Buddhist idealism." Philosophy East and West Volume 33, no.3 (July 1983) University of Hawaii Press. P.251. Source: [1] (accessed: January 21, 2008)