Buka menu utama

Butana, juga disebut n-butana, adalah alkana rantai lurus dengan empat atom karbon CH3CH2CH2CH3. Butana juga digunakan sebagai istilah kolektif untuk n-butana dan satu-satunya isomernya, isobutana (disebut juga metilpropana), CH(CH3)3. Butana sangat mudah terbakar, tidak berwarna, dan merupakan gas yang mudah dicairkan. Nama butana diturunkan dari nama asam butirat.

n-Butana
skeletal structure of the butane molecule
displayed structure of the butane molecule
ball-and-stick model of the butane molecule
space-filling model of the butane molecule
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
butane
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
KEGG
UNII
Sifat
C4H10
Massa molar 58,12 g·mol−1
Penampilan Gas tidak berwarna
Densitas 2.48 kg/m3, gas (15 °C, 1 atm)
600 kg/m3, cairan (0 °C, 1 atm)
Titik lebur −138.4 °C (135.4 K)
Titik didih −0.5 °C (272.6 K)
6.1 mg/100 ml (20 °C)
Bahaya
Mudah terbakar (F+)
Titik nyala −60 °C
Ambang ledakan 1.8 – 8.4%[1]
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

IsomerSunting

Nama angkutan umum normal butana
butana tak bercabang
n-butana
isobutana
i-butana
Nama X-PAC butana metil propana
Gambar
molekul
   
Diagram
kerangka
   

ReaksiSunting

Ketika oksigen tersedia dalam jumlah yang melimpah, maka butana akan terbakar dan membentuk karbon dioksida dan uap air. Sedangkan, apabila oksigen jumlahnya terbatas, maka akan terbentuk karbon monoksida.

2 C4H10 + 13 O2 → 8 CO2 + 10 H2O

n-Butana juga dipakai sebagai bahan baku dalam proses katalis DuPont untuk membentuk maleat anhidrat:

2 CH3CH2CH2CH3 + 7 O2 → 2 C2H2(CO)2O + 8 H2O

ReferensiSunting

Pranala luarSunting