Buka menu utama

Bintang Lima adalah album kelima karya grup band Dewa yang dirilis pada tahun 2000. Di album ini Dewa memperkenalkan 2 personel barunya, yaitu Once sebagai vokalis dan Tyo Nugros sebagai drummer. Kehadiran 2 personel baru ini membawa angin segar pada musik Dewa. Album ini meledak di pasaran dan sukses terjual hingga mencapai 1,7 juta keping. Album ini merupakan album paling sukses sepanjang karier Dewa. Album ini mencetak sejumlah hits termasuk "Roman Picisan", "Dua Sejoli", "Risalah Hati", "Separuh Nafas", "Cemburu" dan "Lagu Cinta".

Bintang Lima
Bintang Lima.jpg
Album studio karya Dewa
Dirilis30 April 2000
Direkam2000
GenreRock
Durasi41:26
LabelAquarius Musikindo
ProduserDhani Ahmad
Kronologi Dewa
The Best of Dewa 19
(1999)The Best of Dewa 191999
Bintang Lima
(2000)
Cintailah Cinta
(2002)Cintailah Cinta2002
Singel dari album Bintang Lima
  1. Roman Picisan
  2. Dua Sejoli
  3. Risalah Hati
  4. Cemburu
  5. Separuh Nafas
  6. Lagu Cinta

Bila ada sebuah group band yang paling kontroversial di Indonesia itu adalah Dewa 19. Kontroversi ini bersumber dari cara Ahmad Dhani dalam menangani band ini yang dianggap terlalu dominan dan cenderung otoriter. Setelah memecat Wong Aksan dan Ari Lasso pada tahun 1997, tak terdengar kabar Dewa 19 akan merilis album baru. Banyak yang berpikir Dewa 19 sudah habis. Hingga pada tahun 2000, Dhani kembali menghidupkan Dewa 19 dengan merilis album baru yang bejudul “Bintang Lima”, Dhani merekrut Once sebagai vokalis dan Tyo Nugros sebagai drummer. Angka 19 pun dihilangkan menjadi “Dewa” saja. Banyak yang meragukan kalau Dewa mampu bangkit lagi dan mengulang sukses album "Pandawa Lima" yang terjual 900 ribu keping. Namun nyatanya, album ini perlahan tetapi pasti berhasil terjual menyentuh angka 1,8 juta keping. Meskipun lirik lagu dan aransemen musik di album ini terdengar cukup rumit, nyatanya hampir semua lagu di album ini berhasil menjadi hits. Bagi yang suka membaca buku sastra dan puisi ala Kahlil Gibran mungkin judul-judul lagu di album ini sangat tidak asing. Sebut saja Roman Picisan, Dua Sejoli, Cinta adalah Misteri, dan Sayap-sayap Patah. Kehadiran album ini sekali lagi menguatkan posisi Dewa sebagai salah satu band paling berpengaruh di Indonesia. Lima penghargaan AMI Awards pun diraih oleh album ini, termasuk untuk kategori group terbaik dan album terbaik.

Daftar isi

Daftar laguSunting

No. JudulPenciptaVokalis Durasi
1. "Mukadimah"  Dhani AhmadInstrumental 0:50
2. "Roman Picisan"  Dhani AhmadOnce Mekel 4:02
3. "Dua Sejoli"  Dhani AhmadOnce Mekel 5:24
4. "Risalah Hati"  Dhani AhmadOnce Mekel 4:53
5. "Separuh Nafas"  Andra Ramadhan, Dhani AhmadOnce Mekel dan Dhani Ahmad 5:01
6. "Cemburu"  Once Mekel, Dhani AhmadOnce Mekel 3:07
7. "Hidup Adalah Perjuangan"  Dhani AhmadOnce Mekel 3:27
8. "Lagu Cinta"  Dhani AhmadOnce Mekel 4:27
9. "Cinta Adalah Misteri"  Andra Ramadhan, Dhani AhmadOnce Mekel 5:07
10. "Sayap-Sayap Patah"  Dhani AhmadDhani Ahmad dan Once Mekel 4:19
11. "1000 Bintang"  Dhani AhmadInstrumental 0:54

PersonelSunting

Musisi tambahanSunting

  • Ari Lasso - Background vocal pada "Roman Picisan"
  • Erwin Prasetya - Bass (Additional Player)
  • Bebi Romeo - Background vocal pada "Roman Picisan"
  • Yani Libels - Background vocal pada "Roman Picisan"
  • Erwin Gutawa - String arrangement
  • Sa'unine - Jokja orchestra
  • Shanty - Background vocal
  • Vika - Background vocal
  • Dade - Bass pada "Cinta Adalah Misteri"
  • Kenny Jo - Flute pada "Risalah Hati"

Catatan PentingSunting

  • Walaupun sudah dikeluarkan dari Dewa 19, Ari Lasso sempat menjadi background vocal dalam lagu Roman Picisan. Tahun 2012, Ari Lasso menyanyikan lagu Cinta Adalah Misteri di album Yang Terbaik.
  • Erwin Prasetya tetap bermain bass di album ini, namun hanya sebagai additional player, bukan pemain tetap.
  • Lagu "Cinta Adalah Misteri" dijiplak oleh grup band asal Brebes, Jawa Tengah yang bernama Naculla' mereka membuat lagu yang berjudul "Karena Ku Cinta" yang iramanya serupa dan hal ini tidak diketahui oleh semua personil Dewa 19 bahkan Ahmad Dhani sendiri.

Lihat pulaSunting