Buka menu utama

SinopsisSunting

Sebuah sketsa tentang Jakarta yang meski wujud fisiknya kota besar, tetapi perilaku orang-orangnya masih dusun. Kisah berputar pada keluarga Partoyo (Rachmat Hidayat), direktur sebuah perusahaan besar, yang menelantarkan keluarganya. Saat ulang tahun ke-20 perkawinannya, ia masih sibuk dengan kompanyonnya dan mengejar karyawatinya yang cantik. Anak lelakinya sering ngebut dan ditangkap polisi, bahkan terakhir masuk dalam perangkap sebuah gang perjudian. Untuk melunasi hutangnya, ia merampok, ditangkap dan diadili. Anak perempuannya kabur dengan seorang penyanyi pop. Lalu ada wartawan yang ingin mengikis kebejatan sosial masyarakat, tetapi toh korannya memuat foto-foto setengah bugil, hingga sering cekcok dengan istrinya. Ia membuntuti terus keluarga Partoyo. Ada ustad yang mencoba memahami perubahan keadaan ini, sambil terus melakukan tugasnya. Di akhir film, dalam sidang pengadilan, hakim berkhotbah tentang keadaan sosial Jakarta yang memengaruhi kehidupan keluarga Partoyo.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ Laman Big Village, diakses pada 1 Maret 2010

Pranala luarSunting