Blustru

(Dialihkan dari Belustru)

Blustru,[1] belustru, petola[2] atau ketola[3] (Luffa aegyptiaca) adalah tumbuhan merambat sejenis mentimun, buah yang masih muda dapat disayur, kulit buah yang tua dapat dijadikan spons.[1]

Blustru
Luffa aegyptiaca sunting
Luffa aegyptiaca Blanco2.334-cropped.jpg
sunting
Taksonomi
DivisiTracheophyta
UpadivisiSpermatophytina
Kladangiosperms
Kladmesangiosperms
Kladeudicots
Kladcore eudicots
Kladsuperrosids
Kladrosids
Kladfabids
OrdoCucurbitales
FamiliCucurbitaceae
TribusSicyoeae
GenusLuffa
SpesiesLuffa aegyptiaca sunting
Mill.
Tata nama
Sinonim takson
  • Cucurbita luffa hort.
  • Luffa cylindrica M.Roem.
  • Luffa aegyptica (lapsus)
  • Luffa pentandra Roxb.
  • Momordica cylindrica L.
  • Momordica luffa L.
  • Luffa aegyptiaca
Mill.

PenanamanSunting

Penanamannya biasanya di pekarangan atau bagian ladang yang tidak digunakan untuk tanaman lain. Belustru biasanya dipanen ketika buahnya masak dan dimanfaatkan sebagai sepon pembersih waktu mandi. Buahnya yang masih muda juga bisa dimakan seperti gambas (Luffa acutangula), kerabatnya. Beberapa pihak meyebutnya sebagai luffa.

Nama lainSunting

Di Indonesia, belustru mempunyai nama-nama seperti blustru (Melayu), hurung jawa, ketolang, dan timput (Palembang). Di Jawa, dikenal dengan sebutan-sebutan seperti lopang, oyong (Sunda), bestru,[4] blestru, dan blustru. Di Maluku, dikenal dengan nama-nama seperti: dodahala (Halmahera), petola cina dan petola panjang.[5]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata blustru pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-11-9. 
  2. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata petola pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-11-11. 
  3. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata ketola pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-11-11. 
  4. ^ Dharma, A.P. (1987). Indonesian Medicinal Plants [Tanaman-Tanaman Obat Indonesia] (dalam bahasa Inggris). hal.46 – 47. Jakarta: Balai Pustaka. ISBN 979-407-032-7.
  5. ^ Dalimartha, Setiawan (2000). Atlas Tumbuhan Obat Indonesia 2:17 – 24. Jakarta: Trubus Agriwidya. ISBN 979-661-065-5.